32.9 C
Jakarta
Minggu, 2 Oktober, 2022

Cara Beli Saham Online, Emak-emak juga Bisa Investasi Lho

JAKARTA, duniafintech.com – Cara beli saham online akan bermanfaat bagi para kaum hawa yang ingin terjun ke dunia investasi. 

Tak jarang, kini kaum perempuan, muda, gadis dan emak-emak sekalipun sudah banyak yang melek investasi. Bagi kaum hawa, investasi bisa menjadi salah satu rutinitas yang menguntungkan. 

Karena, di samping waktu yang lapang usai mengurus rumah tangga, Anda bisa langsung berfokus pada investasi yang dilakukan. 

Sebagai informasi, dalam aktivitas jual beli saham, terdapat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berperan sebagai pengelola pasar secara keseluruhan. BEI menjadi pihak yang mengatur perusahaan apa saja yang dapat diperjualbelikan hingga kewajiban perusahaan melaporkan kondisi terkini dari aktivitas bisnisnya tersebut. 

Selain BEI, dalam pasar modal terdapat satu entitas yang berperan sebagai broker atau perantara dalam jual beli saham. Mereka dinamai perusahaan sekuritas. 

Layaknya perantara dalam jual beli, perusahaan sekuritas berperan menjadi perantara investor untuk melakukan jual beli saham, mempertemukan pihak yang ingin menjual saham dengan yang membeli saham.

Pembelian saham-saham yang tercatat di BEI tersebut cuma bisa dilakukan melalui perusahaan-perusahaan sekuritas di Indonesia.

Di antara broker saham tersebut, setidaknya tercatat ada sebanyak 110 perusahaan sekuritas. Sebagai legitimasinya, broker resmi sudah pasti terdaftar di OJK.

Seiring pemanfaatan teknologi, kini dalam rangka membeli saham di BEI, investor sudah dapat melakukan secara online penuh. Mudah dan praktis. 

Nah, kali ini, cara beli saham online untuk investasi tersebut akan sangat berguna. Bagi yang masih bingung, sebagaimana dilansir dari Bisnis.com, berikut ini langkah yang mesti Anda pahami. 

Cara Beli Saham Online

Cara Beli Saham Online, Simak Tips Ini

Berikut ini ada tata cara beli saham online melalui sekuritas di BEI, di antaranya:

1. Registrasi Rekening Saham atau Rekening Efek

Pertama, sebelum membeli saham, calon investor harus terlebih dahulu meregistrasikan diri untuk memiliki rekening saham atau rekening efek ya. 

Pembukaan rekening saham atau rekening efek dapat dilakukan secara online lewat aplikasi atau website ataupun secara offline di kantor perusahaan sekuritas tersebut. 

2. Daftarkan Rekening Saham dan Rekening Dana Nasabah Secara Online

Saat ini sejumlah perusahaan sekuritas sudah memiliki aplikasi dan dapat melayani pembuatan rekening hingga pembelian saham secara online, sudah gampang. 

Setelah memiliki rekening saham atau Rekening Dana Nasabah (RDN), investor dapat menghubungkan rekening itu dengan aplikasi atau perusahaan sekuritas sehingga setiap aktivitas pembelian dan penjualan saham dapat langsung disimpan dalam rekening tersebut.

3. Install Aplikasi Online Trading– Cara Beli Saham Online

Banyak perusahaan efek telah menyediakan aplikasi online trading untuk memudahkan investor dalam transaksi sahamnya. 

Baca juga: Sudah 33 Tahun Terjun ke Dunia Saham, Berapa Harta Lo Kheng Hong? 

Sebagai calon investor, pastikan mendaftar di perusahaan sekuritas yang memiliki fasilitas mudah tersebut. Aplikasinya juga tersedia di website, playstore atau apple store di smartphone kamu. 

Cukup instal aplikasi online trading tersebut, baik di desktop maupun smartphone, lalu login maka kamu siap membeli saham.

4. Setor Dana Deposit Awal– Cara Beli Saham Online

Setelah mendapat konfirmasi dari perusahaan sekuritas akun dan RDN milikmu telah aktif dan instal aplikasi online trading, langkah selanjutnya menyetor dana alias deposit awal ya. 

Besaran dana deposit awal utu disesuaikan dengan aturan minimal deposit awal perusahaan sekuritas. Cara deposit awal itu cukup mudah lho 

Siapkan dana dari tabungan dan setor ke nomor RDN milikmu. Penyetoran dapat ditransfer lewat ATM, mobile banking, ataupun internet banking.

Tunggu sebentar setelah transfer ke RDN, ketika pengisian RDN dilakukan di luar jam kerja, biasanya akan membutuhkan waktu yang agak lebih lama. Kemudian cek dana yang masuk di aplikasi online trading yang telah di-instal tadi. 

5. Lakukan Transaksi Beli dan Jual Saham

Selesai menyimak isi tutorial penggunaan aplikasi online trading, pastikan sebagai calon investor sudah paham bagaimana membeli atau menjual saham tersebut. 

Minimal pembelian saham itu adalah 1 lot. Pembelian 1 lot saham itu sama dengan pembelian 100 lembar saham. Jual saham pun juga demikian. Saham dijual dalam besaran 1 lot.

Baca juga: Belajar Yuk! Ini Tips Penting dan Cara Invstasi Saham yang Tepat

Setiap transaksi beli dan jual saham dikenakan fee transaksi. Saham yang ada di BEI punya harga yang variatif. Harga tersebut mencerminkan nilai perusahaannya. 

Semakin rendah harga, semakin banyak lot yang dimiliki. Semakin tinggi harga, semakin sedikit lot yang dapat dibeli dengan jumlah dana yang sama tersebut. 

6. Mengubah Order Saham Online– Cara Beli Saham Online

Saat melakukan transaksi saham, investor dapat mengubah harga beli atau harga jual. Pada aplikasi saham online tersedia fitur ini ketika melakukan perdagangan saham.

Jika posisi harga yang dipasang tidak terjadi, maka dapat melihat posisi yang tersedia di pasar saat itu. Setelah itu, investor dapat mengubah harga sesuai kondisi pasar.

7. Settlement Transaksi

Cara beli saham online berbeda dengan transaksi jual beli pada umumnya, yang harus punya uang saat membeli barang atau jasa ya. 

Pada transaksi saham, penyelesaiannya atau settlement bisa dilakukan dua hari sejak transaksi. Harganya pun sesuai dengan transaksi yang dilakukan dua hari sebelumnya.

Namun, jika investor tidak melakukan settlement pada waktu yang ditentukan, maka akan dikenakan denda sebesar 45 persen per tahun. Settlement ini terutama ketika investor menggunakan fitur transaksi margin.

Itulah ulasan seputar cara beli saham online. Semoga informasi tersebut bermanfaat ya.

Baca juga: Cara Investsi Saham Buat Pemula, Berikut Langkah Sederhananya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kartu Debit Mandiri: Jenis-jenis hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu debit Mandiri senantiasa memberikan kemudahan dalam bertransaksi di banyak tempat dan di waktu kapan saja. Sebagai informasi, kalau dibandingkan dengan uang...

Call Center Allianz Asuransi dan Layanan Pengaduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Call Center Allianz asuransi dan layanan pengaduannya tentu penting diketahui oleh para pemilik polis/nasabahnya. Seperti diketahui bersama, Allianz Indonesia menjadi salah satu...

Jenis-jenis Mining Bitcoin, Bisa Dilakoni Buat Mendulang Cuan! 

JAKARTA, duniafintech.com - Mining atau menambang bitcoin ada berbagai jenis juga lho. Ini perlu diketahui bagi seorang investor crypto. Karena selain trading, ada cara...

Wow, Hampir Rp 1 Triliun Bitcoin Dibekukan Terkait Kasus Bos Terra Luna

JAKARTA, duniafintech.com – Otoritas Korea Selatan meminta dua platform jual beli kripto untuk membekukan Bitcoin senilai US 60 juta dollar yang terkait dengan Bos...

Asuransi Rumah Tinggal Terbaik, Ini 5 Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi rumah tinggal, apa itu? Adapun rumah tinggal adalah tempat beristirahat hingga berkumpul bersama keluarga. Fungsi rumah tinggal ini membuat siapa pun...
LANGUAGE