28.8 C
Jakarta
Sabtu, 20 April, 2024

Daftar Rekomendasi P2P Lending Syariah, Jangan Keliru ya!

JAKARTA, duniafintech.com –  Daftar rekomendasi P2P Lending Syariah ada apa saja ya? P2P Lending syariah ini merupakan sebuah platform pinjaman yang menerapkan prinsip syariah dalam pemberian pinjamannya. Dengan begitu, maka P2P Lending syariah ini pun menjalankan bisnisnya sesuai dengan syariat Islam yang salah satunya adalah tidak menerapkan riba.

Baca juga: Waspadai! Ini Ciri P2P Lending Syariah yang Bodong

Sebelum mengulas lengkap daftarnya, ada baiknya Anda juga turut menyimak cara investasi di P2P Lending Syariah berikut ini:

Cara Investasi P2P Lending Syariah

Bagi pemula, tentunya akan ada rasa khawatir saat akan memulai investasi. Untuk itu, sebelum Anda memulai berinvestasi syariah, ada baiknya jika menyimak beberapa tips berikut ini agar yakin ketika berinvestasi.

1. Tetapkan Tujuan Investasi

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan dalam memulai investasi adalah menetapkan tujuan berinvestasi. Apakah tujuannya adalah untuk jangka pendek atau jangka panjang. Pada setiap tujuannya, tentu akan ada instrumen investasi yang akan Anda pilih.

Nah, instrumen investasi ini pada umumnya bisa berupa deposito, emas, P2P Lending, dan lain sebagainya. Anda bisa memilih instrumen yang paling sesuai dengan ketentuan syariah.

2. Pahami Kondisi Anda

Dalam memahami kondisi Anda, ada hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan, mulai dari seperti apa rencana Anda kedepan atau target apa yang ingin Anda capai dalam hidup. Hal ini tentunya akan sangat penting Anda lakukan, agar keputusan dalam berinvestasi tepat dan membawa manfaat.

Untuk itu, para pemula disarankan untuk berinvestasi dari sekarang dan tidak menunggu hingga mapan terlebih dahulu untuk memulai berinvestasi. Sebab, mapan itu relatif.

3. Pilih Instrumen Sesuai Profil Risiko

Sebaiknya, Anda cari tahu terlebih dahlu seperti apa profil risiko Anda. Apakah Anda merupakan tipe yang moderat, konservatif atau agresif. Jika memang Anda merupakan orang yang suka mencari aman dan tidak berani mengambil risiko, maka pilihlah instrumen investasi yang memiliki tingkat risiko paling rendah.

Namun, jika Anda suka dengan tantangan dan ingin berinvestasi dengan keuntungan yang besar, maka Anda bisa memilih saham syariah. Investasi ini terkenal bisa memberikan keuntungan yang tinggi, namun tetap sepadan dengan risiko yang bisa Anda dapatkan nantinya.

Baca jugaDisimak Ya, Ini Persyaratan Dokumen Mengajukan Pembiayaan P2P Lending Syariah

Daftar Rekomendasi P2P Lending Syariah

Daftar Rekomendasi P2P Lending Syariah

P2P Lending syariah ini beroperasi dengan landasan hukum dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI). Keberadaan P2P Lending syariah di Indonesia ini sangat banyak, dan berikut adalah beberapa rekomendasinya untuk Anda.

1. Ammana.id

Ammana ini merupakan salah satu fintech P2P Lending syariah yang sudah beroperasi sejak diawal bulan Maret 2018. Ammana ini merupakan P2P Lending yang berbasis syariah pertama di Indonesia dan sudah terdaftar di OJK. Selain itu, Ammana ini juga berfokus pada pendanaan di bidang UMKM.

2. Investree

Investree ini merupakan pelopor P2P yang sudah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Setelah mengalami perkembangan di sektor pembiayaan yang berbasis konvensional, Investree ini juga memberikan penawaran pinjaman yang berbasis syariah.

Pinjaman yang ditawarkan oleh Investree ini merupakan pembiayaan untuk modal kerja atau tagihan berjalan. Investree sendiri akan memberikan pinjaman yang difungsikan untuk modal usaha, dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Investree sendiri tidak akan memberikan dana kepada keseluruhan invoice untuk lebih bisa menjaga prinsip syariah.

3. Ethis

Ethis menjadi salah satu P2P Lending yang berbasis syariah dan sudah terdaftar di OJK. Ethis sendiri memberikan pembiayaan dalam sektor infrastruktur, properti, dan real estate. Target dari fintech yang satu ini adalah uang pembiayaan yang akan disalurkan ke dalam proyek yang bisa memberikan dampak sosial dalam skala yang besar.

Bagi individu, pemilik sebuah perusahaan, kontraktor properti bisa mengajukan dana pembiayaan untuk proyek. Anda hanya cukup melampirkan data diri, surat perizinan yang akan diajukan dan perusahaan.

Nilai dari pembiayaan ini akan berbeda-beda, semua itu akan tergantung dengan jangka waktu pelunasan dan nilai proyeknya. Hal ini ditambah lagi dengan margin keuntungan yang akan didapatkan kepada pemberi pembiayaan tersebut.

Dan inilah beberapa rekomendasi P2P Lending syariah yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan.

Baca jugaNilai Syariah yang Terkandung dalam P2P Lending Syariah

 

Editor: Rahmat Fitranto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE