27.2 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Dalam 6 Tahun Terakhir, Berikut Ini Daftar Reksadana Terbaik

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar reksadana terbaik penting diketahui oleh para investor yang ingin menanamkan modal di jenis investasi yang satu ini. Reksadana adalah sebuah tempat yang berfungsi untuk menghimpun dana yang bersumber dari masyarakat.

Bukan hanya menghimpun, reksadana juga menginvestasikan dana yang diberikan kepadanya ke dalam portofolio efek. Biasanya, investasi ini akan dilakukan oleh manajer investasi.

Reksadana pun menawarkan banyak keuntungan, di antaranya imbal hasil lebih tinggi ketimbang menabung di bank, risiko lebih terukur, dan bersifat likuid atau bisa dicairkan kapan saja.

Daftar Reksadana Terbaik 6 Tahun Terakhir (2017—2022)

  1. Shinhan Equity Growth

Shinhan Equity Growth bertujuan untuk memberikan hasil yang optimal untuk para investor dalam jangka panjang melalui proses investasi yang dilakukan secara selektif dan pengelolaan yang penuh kehati-hatian di dalam pasar modal Indonesia pada Efek bersifat ekuitas.

Salah satu yang masuk daftar reksadana terbaik ini juga akan melakukan investasi dengan komposisi portofolio investasi minimum 80% dan maksimum 100% pada Efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi yang dijual dalam Penawaran Umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia; dan minimum 0% dan maksimum 20% pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun dan/atau deposito; sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

  1. Sucorinvest Flexi Fund

Ini adalah pilihan investasi jangka menengah atau panjang bagi pemodal yang bertujuan untuk memberikan tingkat pertumbuhan modal yang optimal melalui investasi pada Efek Ekuitas, Efek Hutang, dan Instrumen Pasar Uang. Kebijakan dari investasi reksadana terbaik ini adalah:

  • Minimum sebesar 5% dan maksimum sebesar 75% pada Efek Ekuitas, yaitu terdiri atas saham-saham dan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) serta warran yang ditawarkan melalui Penawaran Umum dan dicatatkan pada Bursa Efek di Indonesia.
  • Minimum sebesar 5% dan maksimum sebesar 75% pada Efek Hutang, yaitu terdiri atas obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia, obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan berbadan hukum Indonesia, dan Efek Hutang lainnya yang memiliki jatuh tempo lebih dari 1 tahun.
  • Minimum sebesar 5%  dan maksimum sebesar 75% pada Instrumen Pasar Uang yang meliputi Deposito Berjangka, Sertifikat Bank Indonesia, dan Instrumen Pasar Uang lainnya termasuk Obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari 1 tahun.
  1. Shinhan Balance Fund

Shinhan Balance Fund adalah reksa dana terbuka berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya. Tujuannya adalah memberikan hasil optimal untuk para investor dalam jangka panjang melalui proses investasi yang dilakukan secara mendalam dan pengelolaan yang penuh kehati-hatian di dalam pasar modal Indonesia melalui investasi pada Efek bersifat ekuitas, Efek bersifat utang dan instrumen pasar uang.

Investasinya dilakukan dengan komposisi portofolio investasi minimum 1% dan maksimum 79% pada Efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi yang dijual dalam Penawaran Umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia; minimum 1% dan maksimum 79% pada Efek bersifat utang yang diterbitkan oleh korporasi yang dijual dalam Penawaran Umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia; dan minimum 1% dan maksimum 79% pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun dan/atau deposito; sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

  1. STAR Balanced II

Tujuan dari reksadana STAR Balanced II ini adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang optimal dalam jangka menengah panjang dengan melakukan investasi pada Efek bersifat ekuitas dan Efek Bersifat Utang serta dapat berinvestasi pada instrumen pasar uang dan/atau deposito.

STAR Balanced II sebagai salah satu daftar reksadana terbaik akan melakukan investasi dengan komposisi portofolio investasi maksimum 79% dari Nilai Aktiva Bersih pada Efek bersifat ekuitas; maksimum 79% dari Nilai Aktiva Bersih pada Efek Bersifat Utang; dan maksimum 79% dari Nilai Aktiva Bersih pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 tahun dan/atau deposito; dengan ketentuan dalam portofolio investasi tersebut wajib terdapat Efek Bersifat Utang dan Efek Bersifat Ekuitas, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

  1. Syailendra Balanced Opportunity Fund

Tujuan Investasi Syailendra Balanced Opportunity Fund, yakni memberikan hasil investasi yang optimum melalui investasi pada Efek Ekuitas dan/atau Efek Utang yang masih mempunyai potensi yang cukup besar untuk tumbuh dalam jangka menengah dan panjang serta dapat berinvestasi pada instrumen pasar uang dalam hal terdapat kondisi pasar modal yang sedang dalam kondisi terkoreksi dengan tetap memperhatikan ketentuan pada kebijakan investasi.

Kebijakan investasinya adalah sebesar 10%—75% pada Efek bersifat Ekuitas, 10%—75% pada Efek bersifat Utang, antara lain, Surat Utang Negara (SUN), Obligasi Pemerintah Daerah (Municipal Bond), obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan (investment grade atau non investment grade) dan Efek bersifat utang lainnya, 2%—75% pada instrumen pasar uang antara lain Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Perbendaharaan Negara (SPN) atau Treasury Bills (T-Bills), Efek bersifat utang yang memiliki jatuh tempo kurang dari 1 tahun dan deposito. Manajer Investasi dapat berinvestasi pada efek-efek yang ditawarkan dan atau diperdagangkan di bursa efek di Indonesia maupun di luar negeri.

Baca juga: Asuransi yang Bermasalah? Kenali 7 Ciri-cirinya Berikut Ini

Daftar Reksadana Terbaik 2022

Untuk diketahui, produk dari reksadana ini sendiri banyak jenis atau macamnya. Masing-masingnya punya keuntungan dan risiko tersendiri. Berikut ini daftarnya.

  1. Reksadana Saham

Reksadana Saham adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk saham. Pasalnya, mayoritas portofolionya ada di efek saham sehingga sifat dan pergerakan reksadana ini mirip dengan sifat dan pergerakan saham.

Tujuan dari investasi reksadana saham adalah untuk pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dari reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap, tetapi punya potensi tingkat pengembalian yang paling tinggi (high risk high return).

Beberapa produk terbaik reksadana saham yang tersedia adalah:

  • Schroder Dana Istimewa
  • BNP Paribas Solaris
  • Sucorinvest Sharia Equity Fund
  • Mandiri Investa Equity ASEAN 5 Plus
  • Eastspring Investments Alpha Navigator KELAS A
  1. Reksadana Campuran

Reksadana campuran adalah salah satu jenis yang masuk daftar reksadana terbaik dengan mengalokasikan dana ke berbagai instrumen investasi, seperti obligasi, saham, dan pasar uang. Reksadana ini lebih direkomendasikan untuk investor yang memiliki karakter moderat, yakni bisa menerima risiko yang tidak besar, tetapi juga tidak kecil.

Imbal hasil yang ditawarkan reksadana ini cukup besar, bahkan lebih dari 100 persen dalam kurun waktu lima tahun. Pasalnya, reksadana ini memang ditujukan untuk investasi jangka menengah, yaitu return baru dapat dinikmati dalam waktu satu hingga lima tahun. Beberapa reksadana campuran terbaik, antara lain:

  • Sucorinvest Flexi Fund
  • Shinhan Balance Fund
  • STAR Balanced
  • Simas Satu
  • Syailendra Balanced Opportunity Fund
  1. Reksadana Terproteksi

Reksadana terproteksi atau Capital Protected Fund (CPF) adalah sebuah jenis reksadana yang memberikan proteksi atas nilai investasi awal apabila pemegang unit penyertaan memegang reksadana tersebut hingga tanggal jatuh tempo melalui mekanisme pengelolaan portofolio investasi. Secara periodik, reksadana terproteksi juga melakukan pembagian hasil investasi dalam bentuk dividen.

  1. Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang adalah reksadana yang dana kelolaannya diinvestasikan seluruhnya di instrumen pasar uang, deposito berjangka, atau obligasi, yang diterbitkan dengan jangka waktu 1 tahun atau obligasi yang sisa jatuh temponya kurang dari 1 tahun.

Contohnya adalah deposito berjangka, sertifikat deposito (negotiable certificates of deposit), surat berharga pasar uang, surat pengakuan utang, sertifikat Bank Indonesia, surat berharga komersial yang telah diperingkat oleh perusahaan pemeringkat efek, obligasi yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun dan instrumen pasar uang lainnya.

Reksadana ini biasanya akan memberikan potensi pengembalian investasi yang lebih tinggi ketimbang deposito dan tabungan.

Berikut ini produk terbaik reksadana pasar uang:

  • Sucorinvest Money Market Fund
  • Syailendra Dana Kas
  • Batavia Dana Kas Maxima
  • Bahana Dana Likuid
  • Danamas Rupiah Plus
  1. Reksadana Indeks & ETF

Reksadana indeks adalah jenis reksadana yang dikelola untuk mendapatkan hasil investasi yang mirip dengan suatu indeks yang dijadikan acuan, baik itu indeks obligasi maupun indeks saham. Namun, cara kerjanya lain dari reksadana konvensional yang berfokus pada saham dan obligasi.

Baca juga: Kabar Gembira Bagi Trader Kripto, Indodax Kembali Listing Terra Luna

  1. Reksadana Dollar

Reksadana Dollar sendiri seperti mengelola portofolio dalam denominasi Dollar Amerika Serikat, misalnya Obligasi, Deposito, dan lain-lain, untuk memberikan tingkat pengembalian yang menarik. Portofolio yang bisa dibeli berupa efek yang tercatat di Bursa Efek, baik di Indonesia maupun Bursa Efek Luar Negeri.

Keunggulannya:

  • Investasi awal relatif kecil. Minimum investasi USD100. Deposito dollar minimum USD1,000.
  • Mendapatkan return yang lebih tinggi sebab Reksadana dollar dikelola dan dimonitor oleh Manajer Investasi, yang berpengalaman di bidang manajemen investasi di Indonesia, sehingga pemodal tidak lagi perlu melakukan riset, analisa pasar dan berbagai pekerjaan administrasi yang berhubungan dengan pengambilan keputusan investasi.
  • Diversifikasi Portofolio. Dengan dukungan dana besar, reksadana dapat melakukan diversifikasi portofolio investasi untuk memperkecil risiko investasi yang timbul. Misalnya, Reksadana ini tidak hanya menginvestasikan di deposito tetapi instrumen lain yang keuntungannya lebih tinggi dengan resiko terjaga baik.
  1. Reksadana Penyertaan Terbatas

Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) adalah sebuah tempat yang digunakan untuk menghimpun dana dari pemodal profesional. Manajer Investasi kemudian akan menginvestasikan dana tersebut pada Portofolio Efek yang berkaitan langsung dengan sektor riil, sektor infrastruktur dan lain-lain.

Salah satu yang masuk daftar reksadana terbaik ini, ditawarkan melalui penawaran terbatas yang harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh OJK yang terbagi dalam dua jenis, yakni:

  • RDPT kegiatan sektor riil
  • RDPT investasi khusus

RDPT kegiatan sektor riil bisa juga berinvestasi pada efek bersifat hybrid securities yang tidak ditawarkan melalui penawaran umum. Efek yang bersifat hibrida, di antaranya:

  • Saham preferen
  • Surat utang perpetual
  • Surat utang kovers
  • Surat utang subordinasi
  • Jenis efek lain yang memiliki karakteristik kombinasi antara efek bersifat utang dan efek bersifat ekuitas.
  1. Reksadana Syariah

Reksadana syariah adalah reksadana yang hanya dapat berinvestasi di efek keuangan sesuai dengan kaidah dan prinsip syariah dan tentunya masih terikat dengan batasan investasi yang ditetapkan oleh OJK.

Karakteristik dari jenis reksadana terbaik ini adalah:

  • Terjangkau unit penyertaannya, rata-rata dapat dibeli minimal Rp100.000.
  • Diversifikasi investasi, reksadana syariah kumpulan berbagai efek, sehingga memperkecil risiko investasi jika kinerja salah satu efek mengalami penurunan.
  • Kemudahan berinvestasi, investor tidak perlu melakukan analisis mendalam karena dikelola oleh manajer investasi.
  • Efisiensi biaya dan waktu. Biaya investasi di reksadana syariah relatif rendah dan investor tidak perlu memantau karena sudah dilakukan manajer investasi.
  • Hasil optimal. Imbal hasil investasi (return) sesuai dengan jangka waktu dan jenis reksadana syariah yang diinginkan.
  • Likuiditas terjamin. Pencairan dana investasi dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan cara menjual unit penyertaan yang dimiliki.
  • Legalitas terjamin. Produk reksadana syariah diawasi oleh OJK dan dikelola oleh manajer investasi yang memperoleh izin dari OJK.
  • Sesuai prinsip syariah. Investasi di reksadana syariah telah mendapatkan fatwa dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan aspek kesyariahannya diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Baca juga: Data Bursa, Peminat Industri Kripto di Asia Tenggara Terus Meningkat

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Editor: Rahmat Fitranto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Buka Tabungan BCA Dollar Terbaru dan Daftar Biayanya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara buka Tabungan BCA Dollar berikut ini penting diketahui jika kamu memang tertarik dengan jenis tabungan yang satu ini. Sebagaimana diketahui, BCA...

OJK Keluarkan 671 Sanksi Kepada Pelaku Pasar Modal

JAKARTA, duniafintech.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan sebanyak 671 surat sanksi, serta selain itu, OJK juga menerbitkan 12...

OJK Akui Minimnya Pengetahuan Perempuan Soal Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat jarak tingkat literasi keuangan digital antara perempuan dan laki-laki. Perempuan merupakan sektor yang membutuhkan perhatian...

Mendag Harapkan Harga Mie Instan Tidak Naik

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Zaini, mengharapkan kenaikan harga gandum tidak membuat harga mie ataupun mie instan menjadi naik. Hal itu disebabkan...

Malacca Trust Insurance: Profil Lengkap hingga Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Malacca Trust Insurance merupakan adalah perusahaan asuransi umum yang lumayan terkenal di kalangan masyarakat. Perusahaan ini berdiri dengan nama PT Malacca Trust...
LANGUAGE