26.8 C
Jakarta
Kamis, 13 Agustus, 2020

FINTECH AUSTRALIA SAMBUT REFORMASI

duniafintech.com – Industri fintech Australia tengah bergembira menyambut berkurangnya hambatan dalam perijinan perbankan dan pemotongan pajak atas mata uang digital dalam anggaran belanja federal tahun ini.

Direktur FinTech Australia Danielle Szetho memuji Bendahara Scott Morrison atas apa yang disebutnya sebagai anggaran yang menyampaikan pernyataan baru terperinci yang akan menciptakan persaingan dan akuntabilitas dalam sistem perbankan Australia.

Ia memuji reformasi data keuangan terbuka yang mengurangi hambatan dalam perijinan perbankan, perangkat peraturan yang diperluas, serta pemotongan pajak mata uang digital. Szetho juga mengatakan organisasinya akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut.

Kami menyambut baik inisiatif ini – yang merupakan langkah besar untuk mengembangkan industri fintech Australia yang kompetitif secara global, serta memberikan pilihan yang lebih baik dan meningkatkan nilai finansial lebih bagi konsumen,” kata Szetho. “Kami juga bangga bahwa inisiatif ini juga muncul melalui kerja keras, dukungan dan advokasi yang kuat dari FinTech Australia dan para anggotanya.”

Anggaran tersebut mencakup peluncuran rancangan undang-undang untuk memperluas kerangka kerja pendanaan ekuitas pemerintah dari perusahaan publik ke perusahaan swasta, yang oleh Szetho disebutkan seharusnya ikut membantu usaha kecil untuk akses lebih baik terhadap modal yang tumbuh melalui platform fintech yang inovatif.

Hal baru dan penting lainnya adalah keputusan yang memastikan jika pengguna mata uang digital, seperti Bitcoin, tidak perlu membayar pajak barang dan jasa (GST) atas penggunaan mata uang tersebut – yang hingga sekarang dinilai sebagai bentuk ‘pajak berganda’ yang cukup menghambat pertumbuhan industri mata uang digital di Australia.

Sangat senang melihat pemerintah dengan jelas menggunakan anggaran tersebut untuk menegaskan komitmennya terhadap industri fintech Australia, dan melihat industri ini sebagai pemicu meningkatnya pilihan konsumen dan pertumbuhan lapangan kerja dalam layanan keuangan,” kata Szetho. “Kami sangat berharap pelaksanaan inisiatif ini dilakukan dengan cepat, mengingat Australia berada dalam lingkungan global yang sangat kompetitif dan bergerak cepat ketika harus mencapai keuntungan fintech regional.”

 

 

Sumber: theaustralian.com.au

Picture: www.pexels.com

Written by: Rosmy Sophia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Aset Kripto Terbaik 2020, Berikut Rekomendasinya Untuk Investasi Anda

DuniaFintech.com - Apakah Anda berencana berinvestasi aset kripto tahun ini? Dengan lebih dari 5000 cryptocurrency di luar sana, memilih mana aset kripto...

7 Fakta Trading Bitcoin yang Wajib Diketahui Para Trader Pemula

DuniaFintech.com - Buat Anda trader kawakan, informasi tentang fakta trading Bitcoin berikut ini bisa jadi sering didengar, namun bagi para trader pemula,...

GudangAda Solusi Pedagang Grosir dan Eceran di Masa Pandemi

DuniaFintech.com - Kebutuhan akan pasokan dan ketersediaan barang merupakan hal utama yang perlu diperhatikan pedagang grosir dan eceran. Di masa pandemi COVID-19,...

Sebelum Berhutang, Kenali Dahulu Perbedaan Pinjaman Produktif dan Konsumtif

DuniaFintech.com - Punya utang sebetulnya wajar-wajar saja, hanya saja jika porsi utang terlalu besar ketimbang pendapatan, tentunya hal ini dikhawatirkan akan membuat...

Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik 2020 Berdasarkan Kekuatan Finansial

DuniaFintech.com - Perusahaan mana yang menyandang gelar sebagai perusahaan asuransi jiwa terbaik 2020? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang harus...
LANGUAGE