28.9 C
Jakarta
Jumat, 7 Agustus, 2020

Google Play Kini Terima Pembayaran Digital Dengan Gopay

duniafintech.com – Kembali memudahkan para penggunanya, Google Play bermitra dengan PT Dompet Anak Bangsa (Gopay), menghadirkan opsi pembayaran digital baru di aplikasi Google Play. Kehadiran Gopay melengkapi opsi lainnya yang sebelumnya telah tersedia, yakni pembayaran dengan pulsa, pembelian voucher saldo dan kartu kredit.

Baca juga : Sistem Perekaman Data Senjata Api Berbasis Blockchain Dipatenkan!

SVP Digital Product Gopay Timothius Martin menerangkan kerja sama GoPay dan Google Play merupakan pertama kalinya terjadi dengan uang elektronik di Indonesia. Selama ini pembayaran dengan kartu kredit di Google Play menjadi paling umum digunakan.

Dengan kehadiran Gopay pula akan memberikan akses yang lebih mudah bagi pengguna Android di Indonesia dalam berbelanja aplikasi atau melakukan in-app purchase di Google Play tanpa menggunakan kartu kredit.  mengingat baru sebagian kecil saja masyarakat Indonesia yang memiliki kartu kredit.

Timothius berharap kemudahan yang dihadirkan oleh Gopay ini dapat menjangkau anak-anak muda yang sering memanfaatkan aplikasi-aplikasi baik untuk hobi maupun kebutuhan sehari-hari namun belum memiliki kartu kredit.

Opsi pembayaran melalui Go-Pay akan muncul di metode pembayaran, atau saat akan melakukan transaksi pembelian aplikasi. Saat ini, menurut penelitian dari FT Confidential Research Mobile Payment, DailySocial dan OJK, serta YouGov, Go-Pay disebut menjadi uang elektronik yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Lebih lanjut, Timothius mengatakan kolaborasi ini juga terjalin karena pihaknya melihat potensi belanja aplikasi di platform. Total pengeluaran masyarakat Indonesia untuk belanja mobile apps selama 2018 mencapai US$313,6 juta.

Bicara potensi belanja aplikasi di platform seperti Google Play terbilang cukup fantastis. Menurut data yang dikutip Timothius, total pengeluaran masyarakat Indonesia untuk belanja aplikasi mobile tahun lalu mencapai $313,6 juta (lebih dari 4,3 triliun Rupiah).

Google Play sendiri mengalami peningkatan jumlah unduhan sebesar 15,4% pada awal tahun ini. Aplikasi yang paling banyak diunduh adalah media sosial. Gim masih menjadi daya tarik utama untuk belanja aplikasi atau in-app purchase. Transaksi gim di Google Play tumbuh 16,8%.

Tidak hanya mendukung gim yang diterbitkan publisher internasional, Timothius berharap GoPay dapat mendukung perkembangan aplikasi dan gim dari penerbit lokal.

Melihat potensi industri gim yang besar, perusahaan juga secara aktif terlibat sebagai sponsor ajang esport seperti PUBG Mobile Indonesia National Championship (PINC) 2019, Mobile Legends: Bang Bang Professional League Season 2, dan EVOS E-Sports.

Baca juga : Cara Mudah Pengiriman Uang Era Digital Ala Milenial

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

P2P Lending Syariah Terpercaya dan Terdaftar di OJK

DuniaFintech.com - P2P lending syariah menjadi pilihan bagi masyarakat yang menghindari bunga pinjaman. P2P lending syariah tidak hanya menawarkan pinjam meminjam tetapi...

Mau Bisnis Untung Saat Corona? Peluang Usaha ini Cukup Menjanjikan untuk Dicoba

DuniaFintech.com - Saat ini usaha yang bisa dilakukan hanya dengan di rumah saja menjadi usaha yang paling cocok untuk dilakukan agar penghasilan...

Pinjam Uang Tanpa Riba, Ini Beberapa Jenis Pinjaman yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Berencana pinjam uang tanpa riba? Banyak yang menganggap penyertaan bunga pada pinjaman konvensional sebagai riba yang seharusnya dihindari umat Muslim. Beberapa...

Fintech Bersaing jadi Penyedia Pembayaran di Saat Transaksi E-Commerce Meningkat

DuniaFintech.com - Pandemi covid-19 membuat transaksi digital semakin menggeliat. Pasalnya, imbauan untuk mengurangi penggunaan uang tunai yang digaungkan pemerintah membuat fintech bersaing...

Telunjuk.com Bantu Tingkatkan UMKM Lewat Basis Data

DuniaFintech.com - Layanan e-commerce aggregator berbasis digital, Telunjuk.com menekankan pentingnya pemanfaatan basis data elektronik untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...
LANGUAGE