26.1 C
Jakarta
Rabu, 17 Juli, 2024

IDO Crypto: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

JAKARTA, duniafintech.com – IDO Crypto adalah salah satu istilah yang banyak muncul seperti ICO (Initial Coin Offering), IEO (Initial Exchange Offering) ketika sebuah aset crypto baru diluncurkan. Mungkin sekilas investor maupun trader telah mengetahui tentang istilah-istilah dalam crypto, dalam artikel berikut ini akan membahas lengkap tentang salah satu istilah tersebut serta perbedaannya dengan ICO crypto. Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu IDO Crypto?

IDO atau Initial DEX Offering adalah metode crowdfunding dengan cara meluncurkan token melalui exchange terdesentralisasi. Sesuai namanya, yakni tidak hanya terbatas pada aset crypto, namun bisa juga berupa album musik, game nft dan lain sebagainya.

Fungsi Initial DEX Offering

Initial DEX Offering adalah metode crowdfunding yang banyak dipilih trader karena relatif aman dan cepat. Namun, dalam metode ini diketahui bahwa tidak seperti penawaran pada umumnya, yakni para investor IDO tidak memiliki ekuitas di awal peluncuran proyek tersebut.

Menurut pemilik proyek, IDO crypto dapat membantu mereka untuk mengumpulkan sejumlah modal dan dana. Sementara bagi investor, mereka bisa memperoleh sejumlah insentif dan keuntungan dari proses staking aset bersangkutan dan besarnya pun tergantung dari tiap-tiap platform.

Contoh Initial DEX Offering (IDO)

Salah satu proyek yang berhasil diluncurkan melalui Initial DEX Offering adalah SushiSwap. SushiSwap ini merupakan exchange crypto yang terdesentralisasi dan dibangun pada blockchain Ethereum. Pada bulan September lalu, dikabarkan bahwa para pengguna SushiSwap akan memindahkan lebih dari $1,14 miliar aset yang sudah dikunci di UniSwap ke platform SushiSwap.

Tahapan IDO Crypto

Ada beberapa tahapan mengenai hal ini, antara lain sebagai berikut:

  • Persetujuan Terdesentralisasi

Tahap awal adalah proyek harus memenuhi kriteria sebuah platform exchange bersangkutan untuk bisa mengantongi izin IDO.

  • Penjualan Publik

Para penggunanya sudah bisa membeli token, namun token baru akan diperoleh setelah Token Generation Event (TGE), dan biasanya TGE ini akan diadakan beberapa saat setelah IDO.

  • Listing Token

Setelah Token Generation Event (TGE), maka token akan melewati sebuah proses pencatatan dan pendaftaran agar dapat diperdagangkan di DEX.

  • Insentif Likuiditas

Selanjutnya adalah yang terakhir, yaitu beberapa proyek umumnya yang nantinya akan memberikan imbalan berupa token gratis kepada pengguna yang membantu menyediakan likuiditas pada platform mereka.

Kelebihan Initial DEX Offering

Initial DEX Offering adalah sebuah penawaran yang memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan kedua istilah yang sebelumnya sudah dijelaskan, yaitu ICO atau IEO. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari IDO diantaranya:

  • Proses Cepat

Berbeda dengan IEO dan ICO yang memiliki masa tunggu yang terbilang cukup lama, namun IDO bisa langsung menyediakan akses trading dan likuiditas kepada para penggunanya.

  • User Experience yang Baik

Dapat membantu dalam menyederhanakan pengalaman pengguna dengan cara menggabungkan berbagai jenis dompet dan platform trading di dalam satu interface.

  • Potensi Monopoli Keuntungan Kecil

Ditegaskan kembali bahwa IDO adalah sebuah metode crowdfunding yang relatif lebih adil jika dibandingkan dengan ICO atau IEO. Hal ini dapat menghindari mekanisme premining, yakni tahap biasanya akan berpotensi menguntungkan pendiri proyek daripada anggota komunitas.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU