32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Iis Dahlia Korban Trading Bersama Sang Suami, Kapok Harta Ludes

JAKARTA, duniafintech.com – Penyanyi dangdut ternama, Iis Dahlia mengaku pernah jadi korban trading bersama suaminya. Investasi trading belakangan ini kerap menjadi sorotan karena banyaknya kasus penipuan yang dilakukan oleh berbagai oknum, seperti Doni Salmanan dan Indra Kenz.

Menanggapi hal itu, Iis Dahlia mengaku pernah jadi korban trading. Dirinya bersama sang suami tergiur untuk menyelami bisnis trading karena saat itu sedang naik daun. Namun setelah beberapa lama mencoba bisnis tersebut, Iis Dahlia rupanya hanya mengalami kerugian.

“Trading punya dua kemingkinan, kalau sedang bagus akan mendapatkan banyak keuntungan, tapi kalau rugi akan mengalami banyak kehilangan uang.” ungkap Iis Dahlia dikutip dari Tribunnews Rabu (6/4).

“Trading itu udah ada dari zaman dulu, cuma orang Indonesia ini harus dikasih pembelajaran dulu bahwa trading itu ada resikonya, itu yang mereka tidak ketahui.” tambah Iis.

“Terkadang mereka cuma mempromosikan yang enaknya aja, itu salah.” tegas Iis.

Hingga kini Iis enggan mengakui berapa jumlah total kerugian yang dialami akibat bisnis trading yang diikutinya tersebut.

Iis Dahlia mengaku dirinya kini kapok bermain trading. Kini Iis lebih memilih tabungan dalam bentuk fisik. Menurutnya hal tersebut lebih jelas ada barangnya. Iis menegaskan bahwa trading itu hanya diperuntukkan kepada pengusaha-pengusaha yang lebih paham hal tersebut.

“Jadi kalau buat aku sekarang ini ya nabung-nabung aja yang ada bentuk fisiknya ajam, kalau ikut trading lagi bukan untuk kita, untuk orang bisnis yang mengerti kalau untuk orang yang tidak mengerti apalagi cuma uang yang dipunya itu-itu aja, jangan.” pungkas Iis.

Iis justru mengibaratkan bisnis trading seperti membeli hantu. Melihat maraknya artis yang ikut terseret kasus trading itu sendiri, Iis mengatakan kalau dirinya sebisa mungkin tidak menerima endorse investasi seperti itu.

Kasus investasi bodong memang lagi marak diperbincangkan. Sebut saja Binomo, Oxtrade dan Viral Blast Global yang memakan banyak korban mencapai ratusan bahkan miliaran hingga triliunan rupiah, dan sedang menjadi sorotan pihak kepolisian Indonesia. Satu per satu para afiliator telah diperiksa dan menjadi tersangka, seperti Doni Salmanan, Indra Kenz, lalu menyusul Fakarich serta sang manajer Binomo Brian Edgar Nababan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...

Lindung Konsumen, AFPI Percepat Sertifikasi Tenaga Penagihan

JAKARTA, duniafintech.com – Untuk meningkatkan perlindungan konsumen, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) percepat program pelatihan dan sertifikasi bagi para tenaga penagihan sehingga di...
LANGUAGE