29.9 C
Jakarta
Minggu, 21 April, 2024

Ini Fokus Pemerintah Hadapi Tahun 2023

JAKARTA, duniafintech.com – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan fokus pemerintah untuk menghadapi tahun 2023 adalah pada penciptaan lapangan kerja, penurunan tingkat kemiskinan, serta peningkatan kualitas SDM. 

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait fokus pemerintah tahun 2023, adapun sejumlah bauran kebijakan yang telah disiapkan Pemerintah mulai dari hilirisasi industri, penerapan digitalisasi, hingga reformasi sistem perizinan melalui Undang-Undang Cipta Kerja.

Baca juga: Menko Airlangga Ajak Investor untuk Investasi di Sektor Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru

Airlangga mengatakan seiring dengan bonus demografi yang diproyeksikan pada tahun 2030, upaya peningkatan kualitas SDM juga dilakukan Pemerintah dengan memberikan fasilitas pembiayaan melalui KUR dengan suku bunga sebesar 6 persen guna mendorong jiwa kewirausahaan. Pemerintah turut melakukan penguatan ekosistem start-ups guna mendorong penciptaan lapangan kerja melalui berbagai program seperti Program 100 Startup Digital dan startup4industry.id.

Menurutnya dalam  kurun waktu tiga tahun terakhir, Indonesia dihadapkan pada tantangan extraordinary dengan munculnya pandemi Covid-19 yang berdampak pada berbagai sektor mulai dari kesehatan hingga ekonomi. Respon tanggap dilakukan Pemerintah dengan menerapkan kebijakan “gas dan rem” guna menyeimbangkan penanganan pandemi sekaligus memulihkan ekonomi nasional secara paralel.

Melalui kebijakan gas yang dilakukan dengan program perlindungan sosial, dukungan program prioritas, serta insentif usaha, dan kebijakan rem yang dilakukan melalui pembatasan mobilitas, kampanye 3M, hingga vaksinasi, Pemerintah mampu mengendalikan laju penyebaran Covid-19 serta mendorong peningkatan kinerja berbagai indikator ekonomi nasional.

Baca juga: Menko Airlangga Ungkap Pentingnya Transformasi Ekonomi untuk Hilirisasi SDA

”Hasilnya, dari sisi kesehatan sudah terkendali dan sisi pertumbuhan ekonomi sudah solid di tahun 2022 walaupun ekonomi secara global mengalami perlambatan,” kata Airlangga. 

Airlangga menilai efektivitas upaya Pemerintah dalam memulihkan perekonomian tersebut ditunjukkan dengan capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang impresif pada tahun 2022 sebesar 5,31 persen meskipun di tengah pelemahan ekonomi global maupun kawasan. Sejumlah indikator utama pertumbuhan ekonomi juga terus menunjukkan prospek yang positif seperti Indeks Keyakinan Konsumen pada level 123 per Januari 2023, Purchasing Manager’s Index sebesar 51,2 per Februari 2023, hingga Indeks Penjualan Riil yang tumbuh sebesar 1,7 persen (yoy) per Januari 2023.

“Di tengah risiko perlambatan global, pertumbuhan ekonomi Indonesia diharapkan tetap di tahun 2023 di kisaran 5,3 persen dan di KEM PPKF kemarin untuk tahun 2024 kisarannya di 5,3–5,7 persen dengan inflasi ditargetkan ke rentang sasaran 3+1 persen,” kata Airlangga. 

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,31 Persen, Menko Airlangga: Tertinggi Masa Pemerintahan Jokowi

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE