25 C
Jakarta
Minggu, 27 November, 2022

INILAH 42 TIM YANG LOLOS SELEKSI BNI HACKFEST 3rd JOGJA

duniafintech.com – Setelah melalui penyaringan, 42 tim terpilih untuk mengikuti BNI Hackfest 3rd Round di Jogjakarta. Empat puluh dua peserta tersebut tersaring dari 78 pendaftar BNI Hackfest. Mereka akan berkompetisi merealisasikan ide aplikasinya secara marathon 1 x 24 jam yang akan dilangsungkan di Jogja Digital Valley pada 16-17 September 2017 mendatang.

Kriteria pemilihan adalah dari beberapa faktor, seperti kelengkapan personil tim, kematangan ide, dan kesesuaian ide tim dengan tema BNI Hackfest. Adapun tim terpilih adalah sebagai berikut (urutan tidak menggambarkan peringkat):

  1. OneVest
  2. Angga Nusantara
  3. Bonbin Studio
  4. Antindi
  5. Deviants
  6. Metamorfosis
  7. Grif
  8. Salurin
  9. Gifood
  10. Hore
  11. in
  12. The Flash
  13. Triple Helix
  14. Ternakle
  15. Exa Media
  16. EventQ
  17. Dekap
  18. Al-Syahid
  19. NS-Kretek
  20. Solution
  21. Deftwork
  22. Semut
  23. Mujiyanto
  24. Kawan Messenger
  25. Anak Jalanan Geek
  26. Otak Studio
  27. Pasgara
  28. SyarQ
  29. Antri Bos
  30. Komunitas Koding Palopo
  31. Bayar Bareng
  32. Winner P76
  33. Teman Travel
  34. org
  35. Fin Up
  36. Farmin ID
  37. KMTX – Project
  38. Beta_Code
  39. Komar Interactive
  40. Ekadaster
  41. Topi Jerami
  42. Inkotsia

Pada tahun ini, BNI Hackfest akan digelar di lima lokasi. Kelima lokasi itu adalah Malang, Makassar, Jogjakarta, Bandung, dan Medan. BNI Hackfest 1st Round telah berlangsung di Malang, sedangkan BNI Hackfest 2nd Round telah digelar di Makassar. Tim yang lolos di tiap Round akan memperebutkan hadiah total Rp60 juta.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, pada gelaran BNI Hackfest di Jogja kali ini peserta diperkenankan untuk mencari dan membentuk tim impiannya melalui aplikasi “Founders Matching” yang bisa diakses melalui website www.bnihackfest.com. Setiap tim yang akan tampil didorong untuk memilih tim yang ideal, yaitu yang terdiri atas hustler (jago bisnis), hacker (jago coding), dan hipster (jago desain) melalui aplikasi tersebut.

Selain hadiah, para pemenang BNI Hackfest di tiap kota berkesempatan mengikuti sesi pembekalan lanjutan di bidang bisnis dan model operasional di Jakarta sebagai persiapan untuk event BNI Digination Summit 2017 yang akan diselenggarakan pada November mendatang.

Aplikasi-aplikasi terbaik dari berbagai gelaran BNI Hackfest akan dikumpulkan dalam forum besar bersama para investor dan stakeholders lain di bidang digital untuk mengeksplorasi potensi kerjasama serta investasi untuk implementasi teknologi yang membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia. BNI Digination merupakan sebuah movement nasional yang memiliki semangat memberikan kekuatan kepada Indonesia (empowering Indonesia) melalui teknologi digital di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Source: Bnihackfest.com

Written by: Sebastian Atmodjo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Menghitung Obligasi pada Harga Diskonto dan Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghitung obligasi perlu dipahami oleh mereka yang memilih menggunakan instrumen investasi yang satu ini. Tujuannya adalah agar para investor, khususnya pemula,...

Cara Berinvestasi di Bank dan Beberapa Keuntungannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara berinvestasi di bank tentu saja akan sangat penting diketahui oleh masyarakat secara luas sekarang ini. Investasi di bank sendiri menjadi solusi...

Tipe Kemitraan Shopee Affiliate: Cashback hingga Mitra Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Tipe kemitraan Shopee Affiliate penting dipahami saat kamu akan mengisi formulir pendaftaran Shopee affiliate. Seperti diketahui, banyak orang yang tertarik dengan kemitraan...

Surat Berharga Negara: Jenis-jenis hingga Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Surat Berharga Negara (SBN) masih menjadi salah satu pilihan instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan. Bagi para pemula, SBN pun layak untuk dimiliki....

Indonesia Krisis Beras dan Pemerintah Harus Impor?

JAKARTA, duniafintech.com - Indonesia saat ini harus dihadapi dengan adanya ancaman bahaya pangan, stok beras beras nasional sedang berada titik terendah atau krisis. Hal semacam...
LANGUAGE