27.6 C
Jakarta
Jumat, 19 April, 2024

Inventory Control: Fungsi, Tugas, dan 6 Metodenya

Inventory control adalah sistem manajemen yang berfokus pada pengelolaan stok barang dalam suatu perusahaan. Ini merupakan usaha dalam mengelola persediaan barang yang digunakan dalam kegiatan operasional bisnis

Pengelolaan inventaris atau inventory control menjadi aspek penting yang memerlukan perhatian dari tim manajemen stok persediaan. Konsep inventaris mencakup pengelolaan stok di gudang, di mana setiap masuk dan keluarnya barang perlu dicatat dengan cermat. 

Untuk memahami inventory control dengan lebih mendalam, mari kita telusuri pembahasan ini secara lengkap di bawah ini, seperti dinukil dari OCBC.id.

Apa Itu Inventory Control?

Inventory control adalah kegiatan terkait dalam manajemen stok persediaan barang suatu perusahaan. Pengontrolan ini perlu dilakukan dengan cermat agar stok barang dapat memenuhi kebutuhan bisnis.

Baca juga: Apa Itu Valuasi Saham ? Ini Untung Ruginya Untuk Perusahaan

Inventory Control

Fokus utama dalam pengelolaan inventaris adalah menjaga ketersediaan stok yang akan digunakan dalam kegiatan operasional. Aktivitas ini memiliki peran krusial dalam mengorganisir barang untuk memastikan stok terpenuhi dan kelancaran kegiatan operasional tetap terjaga.

Dengan adanya kontrol inventaris, perusahaan mampu memantau stok persediaan dalam periode tertentu dan merencanakan kebutuhan barang di masa yang akan datang. Beberapa contoh aktivitas dalam pengelolaan inventaris mencakup penghitungan dan pelacakan inventaris yang terkait dengan pesanan untuk dikirimkan kepada pelanggan.

Fungsi Inventory Control

Pengelolaan inventaris perlu dilakukan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan lancar. Beberapa fungsinya adalah:

  • Mengatur persediaan barang berdasarkan prioritas.
  • Mengaplikasikan barcode agar proses pencatatan stok lebih mudah.
  • Mencantumkan nomor identitas dan spesifikasi barang.
  • Memastikan stok barang sesuai dengan kebutuhan operasional.
  • Mengantisipasi restock untuk barang yang persediaannya menipis.
  • Membantu menyajikan laporan stok secara real-time.
  • Menyajikan informasi yang dapat dikonfirmasi oleh pihak gudang dan penjualan.

Tugas Inventory Control Staff

Pengelolaan inventaris perlu dilakukan oleh tim yang memiliki tugas spesifik dalam pengelolaan barang. Berikut adalah tugas inventory control staff:

1. Penghitungan Stok

Tim yang bertanggung jawab untuk melaksanakan inventarisasi memiliki tugas utama, yaitu melakukan penghitungan stok. Langkah kritis yang perlu diambil adalah memastikan keamanan stok barang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu, penghitungan dan rekapan stok barang harian perlu dilakukan secara rinci agar tidak berdampak negatif pada aktivitas operasional dan pengiriman.

2. Pengecekan Data

Setelah melakukan penghitungan dan rekapan data stok persediaan, langkah selanjutnya adalah melakukan pengecekan data oleh tim yang bertugas. Jika kuantitas barang sudah sesuai dengan rekapan, staf yang melaksanakan tugas tersebut akan menyampaikan laporan kepada supervisor.

3. Pendataan Berkala

Pengelolaan stok persediaan barang harus dilakukan dengan baik oleh tim yang bertugas melakukan pengecekan inventaris. Pendataan saat ini dapat dilakukan dengan memasukkan stok persediaan barang secara real-time ke dalam sistem. Oleh karena itu, pendataan perlu dilakukan secara rutin dan berkala agar tidak terjadi kehabisan stok yang dapat berdampak pada aktivitas operasional dan pengiriman.

4. Penyusunan Laporan

Salah satu tanggung jawab tim pengelola inventaris adalah menyusun laporan terkait status stok persediaan barang. Dalam laporan tersebut, informasi yang mencakup barang yang masuk dan keluar, jumlah barang yang tersisa, dan prediksi barang yang akan dibutuhkan perlu dicantumkan dengan jelas. Laporan yang terperinci memungkinkan pihak manajemen untuk membuat keputusan yang tepat terkait pengelolaan stok untuk kebutuhan bisnis di masa mendatang.

Metode Inventory Control

Terdapat beberapa metode yang perlu diketahui dalam mengelola stok persediaan barang suatu perusahaan, di antaranya:

  1. Just in Time (JIT)

Bagi pemilik bisnis berskala kecil, metode pengelolaan inventaris yang sesuai adalah Just in Time (JIT). Penting untuk dicatat bahwa metode Just in Time tidak melibatkan biaya dan risiko penyimpanan stok.

  1. Pengiriman Massal

Perusahaan dengan produk daya jual tinggi dapat memanfaatkan metode pengiriman massal. Penerapan metode ini didasarkan pada asumsi bahwa pelanggan akan melakukan pembelian dalam jumlah besar, yang kemudian dapat memberikan keuntungan harga. Penggunaan metode ini memerlukan aplikasi yang tepat untuk kebutuhan stock opname guna memastikan ketersediaan barang. Namun, perlu dicatat bahwa terdapat risiko perubahan permintaan yang tidak terduga.

Baca juga: Rekomendasi Asuransi Proyek Terbaik, Ini 5 Perusahaan Terbaik

Inventory Control

  1. Cross-Docking

Metode cross-docking memungkinkan pelaku bisnis menyortir barang yang baru tiba di gudang dan mengirimkannya langsung ke tujuan akhir. Penerapan cross-docking menekankan pengiriman barang yang baru tiba terlebih dahulu, di mana barang tersebut segera diangkut oleh truk lain di lokasi yang sama.

  1. Consignment

Metode consignment memungkinkan pelaku bisnis untuk mengelola inventaris tanpa pembayaran di muka. Dengan penerapan consignment, barang dikirim kepada pembeli setelah transaksi pemesanan selesai, dan pembayaran dilakukan sesuai dengan harga yang telah disepakati.

  1. Analisis ABC

Identifikasi stok persediaan dapat dilakukan melalui analisis ABC, yang mengklasifikasikan barang berdasarkan tingkat nilai konsumsi. Barang secara otomatis diatur berdasarkan nilai konsumsi tertinggi hingga terendah, dengan pemberian label sesuai dengan tingkat nilai konsumsi tersebut.

  1. Penghitungan Siklus

Juga dikenal sebagai cycle count, metode inventory control ini menitikberatkan pada penghitungan stok pada hari tertentu tanpa melakukan pengecekan keseluruhan. Dengan penghitungan yang dilakukan secara berkala, inventory control ini dapat dilakukan dengan akurat dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Inventory Control

Penutup

Demikianlah ulasan terkait inventory control yang penting untuk diketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Baca juga: Daftar Perusahaan Asuransi Mobil Syariah, Ini Fitur Produknya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE