24.5 C
Jakarta
Jumat, 1 Juli, 2022

iSTOX Raih Pendanaan US$ 5 Juta dari Perusahaan Asset Management Korea

duniafintech.com – Platform pasar modal iSTOX raih pendanaan sebesar US$ 5 juta dari Hanwha, sebuah perusahaaan management asset komprehensif di Korea Selatan. Pemimpin investasi keuangan iSTOX di Korea juga turut mengikuti kemitraan dengan berbagai perusahaan lainnya di Asia seperti Kiatnakin Phatra Financial Group Thailand dan Tokai Tokyo Financial Holdings Jepang.

Selain iSTOX raih rendanaan US$ 5 Juta dari Hanwha, pemegang saham utama lainnyapun termasuk Singapore Exchange (SGX) yang mengikuti pertukaran multi-aset internasional terkemuka di Asia dan Heliconia yaitu anak perusahaan dari Temasek Holdings yang mempunyai fokus pada investasi di perusahaan-perusahaan yang berkembang pesat di seluruh dunia.

Danny Toe, Pendiri dan CEO dari Singapura mengatakan, “Seiring dengan pertumbuhan dengan iSTOX raih pendanaan ini maka hubungan kami dengan mitra seperti Hanwha memungkinkan kami membangun fondasi yang kuat untuk mengembangkan iSTOX menjadi layanan perintis yang menjawab kebutuhan yang berkembang dari investor abad ke-21. Kemitraan ini akan semakin penting pada awal 2020, ketika iSTOX transisi ke status operasional penuh.”

Baca Juga:

Berkantor pusat di Seoul, Hanwha Asset Management menawarkan berbagai produk investasi keuangan dalam ekuitas, pendapatan tetap, investasi alternatif, dan strategi multi-aset di seluruh Korea, Asia Tenggara, Cina, AS, dan seterusnya. Ini adalah anak perusahaan dari Hanwha Life dan merupakan pemegang saham terbesar dari Hanwha Investment & Securities.

iSTOX adalah platform pasar modal teregulasi pertama di pusat keuangan utama untuk mendukung penerbitan, penahanan, dan perdagangan sekuritas digital. Dengan memanfaatkan kekuatan smart contract canggih dan teknologi buku besar terdistribusi untuk merampingkan proses penerbitan dan perdagangan.

iSTOX berupaya untuk mengembangkan kembali pasar modal swasta dengan memungkinkan investor dan penerbit untuk terhubung dan bertransaksi secara langsung. Dibandingkan dengan tempat perdagangan tradisional lainnya, iSTOX adalah alternatif yang lebih fleksibel, terjangkau dan inklusif, dan menawarkan opsi investasi yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh perusahaan manapun.

Saat ini iSTOX telah terdaftar di Otoritas Moneter Singapura (MAS) FinTech Regulatory Sandbox, dan berharap untuk lulus dari program itu pada kuartal pertama tahun 2020.

(DuniaFintech/Vidia Hapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Dear Ibu-ibu, Harga Minyak Goreng Kemasan Turun Nih! Cek Harganya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Harga minyak goreng kemasan di Alfamart dan Indomaret terpantau turun mulai Rabu (29/6/2022) kemarin.  Sebagaimana diketahui perkembangan minyak goreng terus menjadi fokus...

Apa Itu NFT? Begini Penjelasan Lengkap dan Cara Kerjanya 

JAKARTA, duniafintech.com - Apa itu NFT? Aset investasi ini merupakan akronim dari Non Fungible Token yang merupakan salah satu aset investasi yang termasuk ke...

Pemerintah Optimis Aset Kripto Punya Masa Depan Gemilang, Transaksi Tembus Rp 859 Triliun 

JAKARTA, duniafintech.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga memproyeksikan aset kripto di Indonesia punya masa depan gemilang. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya jumlah...

Apa Itu Payment Gateway: Manfaat & Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu payment gateway dan contohnya? Buat para pelaku bisnis, istilah ini tentunya sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Sistem PaymentGateway...

Cari Pinjaman Bunga Rendah? Ini Solusinya!

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pinjaman bunga rendah hadir untuk memfasilitasi kebutuhan dana di masyarakat. Belakangan ini, tren menggunakan layanan pinjaman online atau pinjol cukup...
LANGUAGE