26.2 C
Jakarta
Sabtu, 2 Maret, 2024

Jadi Contoh untuk Dunia, Bank Indonesia Dorong Digitalisasi ASEAN

JAKARTA, duniafintech.com – Bank Indonesia optimis melalui digitalisasi ASEAN akan memimpin jalan dan menjadi contoh bagi dunia untuk konektivitas pembayaran lintas batas untuk mendukung ekonomi, inklusi keuangan serta dalam membuat kerangka kebijakan dan pengawasannya.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan sejalan dengan  itu, inklusi keuangan yang erat dengan UMKM, sebagai skala usaha mayoritas digitalisasi di Negara ASEAN, perlu difasilitasi melalui strategi yang inovatif. 

Baca juga: Pemerintah Dorong Negara ASEAN Gunakan QR Code untuk Metode Pembayaran

Dia menjelaskan pentingnya kerangka integrasi digital ASEAN yang mempercepat digitalisasi negara ASEAN, integrasi ekonomi, dan konektivitas pembayaran antarnegara. Untuk mencapainya, Gubernur Perry mengungkapkan 3 (tiga) kunci untuk membawa transformasi sistem pembayaran ASEAN sekaligus mengatasi risiko yang meliputinya, yaitu pertama melanjutkan Regional Payment Connectivity (RPC) yang telah disepakati oleh 5 negara ASEAN dan menyambut baik partisipasi negara ASEAN lainnya.

Kedua, memperkuat kerangka pengaturan dan pengawasan, khususnya terhadap aset kripto. Ketiga, mendorong kerja sama lintas batas untuk meningkatkan efektivitas pengaturan dan pengawasan, memahami implikasi makroekonomi, dan pengembangan infrastruktur pendukungnya.

“Digitalisasi pembayaran erat kaitannya dengan inklusi keuangan,” kata Perry. 

Perry mengungkapkan kunci untuk meningkatkan inklusi keuangan, yaitu pertama, mengembangkan ekosistem untuk mendukung inklusi seperti pemberian insentif kepada UMKM untuk mengakses sektor keuangan. Kedua, pengembangan infrastruktur digital untuk mendukung inklusi keuangan dan ekonomi, termasuk melalui digitalisasi pembayaran. Ketiga, penguatan data guna mendukung inovasi pembukaan akses keuangan seperti credit scoring. Keempat, memperkuat literasi keuangan serta perlindungan konsumen.

Baca juga: OJK Optimistis ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mendorong negara-negara di dalam ASEAN untuk menggunakan QR Code sebagai transaksi jual beli. 

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkapkan salah satu dari 7 prioritas ekonomi yang dibawa Indonesia dalam ASEAN Economic Ministers Retreat adalah Develop the ASEAN Digital Economy Framework (DEFA). Salah satu fokusnya adalah mendorong ASEAN untuk transaksi menggunakan QRIS atau QR Code. 

Menurutnya saat transaksi menggunakan QR Code tentunya dapat memudahkan akses pembayaran baik di negara-negara ASEAN maupun para pelaku usaha untuk lebih efisien. Misalnya, jika ingin berbelanja ke toko-toko dapat menggunakan handphone atau gadget. 

‘Nah ini salah satu yang saya pikir walaupun sangat sederhana tapi sangat strategis. Kita juga mengefisiensikan tarif dengan cara digitalisasi atau dengan cara-cara digital yang semakin membuat semuanya menjadi efisien,” kata Jerry.

Baca juga: Pemerintah Dorong ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE