33.7 C
Jakarta
Minggu, 23 Juni, 2024

Jenis Investasi Jangka Panjang yang Aman untuk Investor

JAKARTA, duniafintech.com – Jenis investasi jangka panjang beragam dan banyak diminati para investor terutama bagi yang menginginkan untuk mengembangkan kekayaan. Dengan melakukan investasi, sama saja dengan menerapkan solusi untuk melindungi diri serta meningkatkan kekayaan yang ada.

Beragam jenis investasi termasuk yang jangka panjang dan ditawarkan saat ini, sekaligus mempermudah untuk memilih jenis investasi apa yang sesuai dan menguntungkan untuk kamu.

Apa Itu Investasi

Sebelum kita bahas lebih jauh mengenai jenis investasi jangka panjang, ada baiknya untuk mengenal lebih jauh apa itu investasi. Investasi sendiri merupakan sebuah aktivitas menyimpan atau menaruh modal baik dalam bentuk uang atau aset yang bernilai ke dalam suatu benda berharga, lembaga, atau suatu pihak dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang.

Biasanya, dana atau aset yang diinvestasikan oleh seorang investor akan dikembangkan oleh lembaga atau pihak yang mengelola investasi. Nantinya keuntungan dari pengembangan itu akan kemudian dibagikan kepada investor sebagai transaksi timbal balik dengan ketentuan yang ada dari kedua belah pihak.

Baca jugaCara Investasi Emas di Gojek Ternyata Mudah dan Cuan!

Jenis Investasi Jangka Panjang

Baca jugaAsuransi untuk Investasi yang Perlu Dilirik Para Investor Nih!

Ragam Jenis Investasi Jangka Panjang

Kini tim DuniaFintech akan mengulas khusus untuk Anda juga perlu memahami jenis-jenis investasi yang umum digunakan oleh berbagai kalangan dan cukup populer di Indonesia.

  1. Deposito

Jenis investasi jangka panjang yang akan kita bahas pertama adalah deposito merupakan jenis investasi yang paling populer dan memiliki banyak peminat. Investasi ini adalah produk yang banyak ditawarkan oleh perbankan karena investasi deposito menawarkan berbagai keuntungan dengan resiko yang rendah dan mudah dilakukan oleh kalangan manapun.

  1. Properti

Investasi properti ini dikenal sebagai nilai investasi yang tinggi dan dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pendapatan pasif. Dengan membeli properti seperti rumah, apartemen atau ruko di lokasi yang strategis serta kemudian disewakan berpotensi mendatangkan keungungan.

  1. Reksa Dana Saham

Sesuai dengan namanya, reksa dana saham mengalokasikan dananya ke saham (80%) dan 20% sisanya diinvestasikan ke instrumen lainnya, seperti pasar uang dan obligasi.

Namun tingkat risiko dan imbalnya turut tinggi karena tingginya alokasi presentase pada saham, dikarenakan harga saham yang fluktuatif, sehingga ini adalah cocok untuk investasi jangka panjang.

  1. Emas

Harga yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu membuat emas menjadi alasan banyak orang sebagai jenis investasi jangka panjang. Masyarakat percaya jika menyimpan emas dapat menguntungkan dirinya untuk waktu yang akan datang.

Emas juga memiliki risiko yang minim dan tahan terhadap laju inflasi serta dapat dijual kapanpun.

Baca jugaKoin Kripto yang Akan Naik dan Berikut Prediksinya ya!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Iklan

ARTIKEL TERBARU