30 C
Jakarta
Rabu, 30 September, 2020

JPMorgan Menginvestasikan Dana Sebesar US$25 Juta untuk Startup Fintech

duniafintech.com – JPMorgan Chase & Co. merupakan sebuah firma sekuritas yang menyediakan jasa keuangan terbesar dengan aset senilai US$2 triliun dan merupakan institusi perbankan AS yang memiliki kapitalisasi pasar kedua di Amerika dan dasar deposito domestik terbesar ketiga. Kali ini JPMorgan menginvestasikan dana sebesar US$25 Juta untuk kemajuan bisnis para startup dibidang financial technologi (fintech).

Kepala filantropi global JPMorgan, Karen Keogh mengatakan kepada reuters bahwa investasi di financial solution lab akan membantu tahap awal terhadap produk-produk fintech yang dapat membantu orang-orang diberbagai komunitas fintech. JPMorgan menginvestasikan dana sebesar US$25 Juta untuk mendukung perusahaan fintech yang membantu orang-orang Amerika berpenghasilan rendah menjadi lebih sehat secara financial.

Investasi ini dilakukan merujuk pada komentar chief executive JPMorgan Jamie Dimons bahwa tanggung jawab perusahaan bukan hanya kepada investornya namun juga semua pemangku kepentingan. Investasi ini juga menunjukkan bahwa bank berspekulasi bahwa mendukung aplikasi keuangan dan memiliki ruang pertemuan untuk kelompok masyarakat di cabang-cabangnya dapat menghasilkan lebih banyak pelanggan baru.

Baca Juga :

Sebelumnya, bank investasi asal Amerika Serikat (AS) ini juga meluncurkan aplikasi investasi berbasis digital. Aplikasi tersebut dilengkapi dengan fitur layanan perdagangan saham yang didiskon dan bahkan gratis, penyusun portofolio yang canggih, dan akses gratis ke riset saham bank tersebut. Aplikasi yang membutuhkan waktu pembuatan selama dua tahun itu akan memanaskan perang harga di sektor investasi. Tarif untuk mengeksekusi transaksi saham hingga kepemilikan reksa dana telah ramai-ramai turun di Wall Street.

JPMorgan menginvestasikan dana sebesar US$25 Juta sebagai pandangan baru terhadap tren yang sedang dilakukan oleh bank-bank lain seperti Capital one yang mengubah beberapa cabangnya menjadi perusahaan-perusahaan frenchise. Sementara itu JPMorgan juga akan berencana untuk terus berinvestasi di sektor-sektor lainnya.

-Vidia Hapsari-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Paris Saint-German Tanda Tangani Kontrak dengan Perusahaan Blockchain Sorare

DuniaFintech.com – Tim sepakbola terkemuka asal Prancis, Paris Saint-Germany (PSG) menjadi klub Eropa terbaru yang menandatangani kesepakatan lisensi dengan perusahaan Blockchain Sorare. Perusahaan...

Hati-Hati Dengan Praktik Fintech Ilegal, Tawarkan Pinjaman Lewat SMS

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyatakan aktivitas penawaran dari fintech ilegal makin marak di tengah masyarakat. Mereka biasanya menyasar...

BukuWarung Raih Pendanaan Hingga Puluhan Juta Dolar

DuniaFintech.com - Penyelenggara teknologi keuangan (fintech) untuk pembukuan dan kas, BukuWarung disebut meraih pendanaan hingga puluhan juta Dollar Amerika Serikat. Hal ini...

Hikmah Pandemi, Indonesia Punya Moment untuk Penguatan Kedaulatan Digital

Duniafintech.com - Memasuki era digital merupakan sebuah keniscayaan disaat seperti ini. Hampir semua aktivitas manusia sudah bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital....

Walaupun Kredit Macet Industri Fintech Lending Naik, AFPI Pastikan Masin Aman

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI) menyatakan bahwa industri fintech lending naik. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan rasio wanprestasi pengembalian...
LANGUAGE