33.7 C
Jakarta
Minggu, 7 Juni, 2020

Kasus Covid-19 Menurun, Bitcoin Merangkak Naik

duniafintech.com – Beberapa waktu belakangan, pemberitaan terkait kasus Covid-19 memang kerap membuat banyak investor jantungan. Bagaimana tidak, harga beragam instrumen investasi anjlok. Tidak terkecuali Bitcoin dan berbagai kripto aset lainnya. Sentimen publik serta ketidakstabilan ekonomi memberi efek yang cukup signifikan pada harga Bitcoin dkk.

Namun para Bitcoiners boleh berlega diri. Pasalnya harga Bitcoin kembali menembus angka $7.000 bahkan sempat diperdagangkan sekitar $7.380. Ini merupakan sebuah pertumbuhan yang cukup pesat mengingat beberapa waktu lalu, koin pionir ini diperdagangkan hanya senilai $6.800.

Kenaikan harga Bitcoin ini terjadi konon karena sentimen publik yang mulai mengarah ke sisi positif. Ini juga sekaligus menjadi pertanda bahwa Bitcoin sedang ‘menyembuhkan’ dirinya sendiri. Mulai dari penuruna harga pada pertengahan Februari hingga crash yang terjadi di bulan Maret, kripto aset temuan Satoshi Nakamoto ini mulai pulih perlahan-lahan. Meski begitu, Bitcoin masih membutuhkan $3.000 untuk menutup celah agar dapat mencapai puncak tertingginya di 2020 sekali lagi.

Baca juga :

Pengaruh Covid-19 terhadap Harga Bitcoin

Ketakutan yang disebabkan oleh kasus Covid-19 ini tampaknya perlahan-lahan mulai menampakkan ujungnya. Hal tersebut karena banyak negara yang terdampak kasus Covid-19 paling tinggi seperti Italia, Spanyol dan Inggris melaporkan adanya penurunan kasus. Ini adalah bukti bahwa kampanye social distancing yang digemakan di mana-mana mulai berhasil.

Penurunan kasus Covid-19 tersebut ditunjukkan oleh grafik yang dibuat oleh Profesior Angela McLean di Inggris. Laporan yang dibuatnya itu menunjukkan bahwa negara-negara seperti Italia dan Spanyol mengalami penurunan kasus kematian yang dramatis karena mempraktekkan social distancing yang cukup ketat selama sebulan terakhir. Pihak berwenang setempat percaya bahwa jika tren ini terus belanjut, larangan keluar rumah akan segera dicabut. Perbaikan kondisi ini diperkirakan akan menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi kripto aset dan menaikkan lagi harganya ke rekor yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Langkah Penanganan Covid-19 Masih Harus Dilanjutkan

Direktur Lembaga Kesehatan Nasional Italia, Silvio Brusefarro menyebut bahwa telah terjadi penurunan kurva kasus Covid-19 di Italia. Kasus kematian yang dilaporkan juga mengalami pengurangan. Ini merupakan pertanda bagus, tidak hanya bagi warga Italia tapi juga bagi dunia.

Di sisi lain, tidak hanya Bitcoin, Ethereum juga ikut mencicipi kenaikan harga dalam beberapa jam terakhir. Mata uang altcoin terkemuka itu diperdagangkan dalam kisaran $ 160 untuk pertama kalinya dalam hampir sebulan.

(DuniaFintech/ Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Jenis Aset Kripto yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Memulai Investasi

DuniaFintech.com - Istilah cryptocurrency dan aset kripto sering digunakan secara bersamaan. Faktanya, cryptocurrency hanyalah salah satu dari beberapa jenis aset kripto. Oleh karena itu, ada...

Cari Pinjaman Cepat Tanpa Jaminan? 3 Aplikasi ini Siap Bantu

DuniaFintech.com - Seringkali ketika kita tengah membutuhkan dana secara cepat selalu disulitkan oleh berbagai macam persyaratan terutama adanya jaminan. Namun kini banyak...

Aset Digital Ini Buat Uang Anda ‘Bekerja’ di Akhir Pekan!

DuniaFintech.com – Laju pergerakan aset digital pada akhir pekan ini (6/6) layak dicermati. Peningkatan tren positif di hari sebelumnya berpotensi untuk menghadirkan...

Hadapi Era New Normal, Koinworks Fokus Dampingi UMKM Digital

DuniaFintech.com - Seluruh masyarakat Indonesia tengah mempersiapkan diri dalam memasuki era new normal. Begitu pun dengan kondisi perekonomian Indonesia yang perlahan memasuki...

Prediksi Bitcoin Tahun 2020, Ini Analisa Bloomberg

DuniaFintech.com - Setelah Bitcoin Halving Day pada 12 Mei 2020 terjadi, kabar terkait prediksi bitcoin semakin banyak dicari. Prediksi bitcoin di tahun 2020...
LANGUAGE