29.9 C
Jakarta
Minggu, 21 April, 2024

Kementerian Perdagangan Pastikan Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran Aman

JAKARTA, duniafintech.com – Kementerian Perdagangan memastikan menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok (bapok) di tengah masyarakat jelang Lebaran. Salah satunya dengan menjaga komoditas bawang merah yang banyak dikonsumsi masyarakat periode puasa dan lebaran.

“Kita patut bersyukur saat ini tengah berlangsung panen bawang merah yang bertepatan dengan periode menjelang puasa dan lebaran. Sehingga, diharapkan dapat menambah pasokan bawang merah di pasar rakyat guna menjaga stabilitas harga bawang merah, baik di tingkat petani maupun di tingkat konsumen,” kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Baca juga: Kemendag Temukan 515 Ton Minyak Goreng Mandeg tak Terjual

Jerry mengungkapkan pihaknya memberikan apresiasi upaya Kementerian Pertanian dalam menyediakan pasokan bawang merah kebutuhan pokok pada periode puasa dan lebaran. 

“Ke depan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan terus bersinergi serta meningkatkan koordinasi dalam mengembangkan komoditas pertanian untuk kepentingan masyarakat,” kata Jerry. 

Selain itu, Jerry mengatakan pihaknya mendukung komoditas bawang merah dan komoditas pertanian diantaranya melalui fasilitas pembangunan sistem Resi Gudang (SRG) dengan sistem Controlled Atmosphere Storage (CAS) yang salah satunya dibangun di wilayah Brebes.

Dia mengungkapkan Kabupaten Brebes merupakan sentra utama bawang merah nasional dengan produksi pada Maret 2023 sekitar 15 ribu ton. Pada 2022, luas panen bawang merah di Kabupaten Brebes seluas 32 ribu hektar atau setara produksi 384 ribu ton dengan produktivitas sebesar 11,8 ton per hektar. 

Jerry menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan apresiasi kepada para petani dengan mengkonsumsi produk hasil pertanian nasional. Menurutnya dengan memberikan apresiasi sebagai bentuk memberikan semangat kepada para petani dalam menyediakan pangan untuk semua masyarakat Indonesia.

“Tak ketinggalan, kami juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk memastikan kelancaran distribusi guna menjaga ketersediaan bawang merah di pasar rakyat dengan harga terjangkau. Sehingga masyarakat merasa aman dan tenang dalam menjalankan ibadah puasa dan lebaran,” ujar Jerry. 

Baca juga: Kemendag Dukung Harbolnas Tingkatkan Konsumsi Masyarakat dengan Belanja Online

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan dalam memasuki periode bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2023 akan terjadi peningkatan harga pada pangan dan aneka tarif angkutan. Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2023. 

Airlangga mengungkapkan pertama, pemantauan harga kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang, daging dan telur ayam ras dan daging sapi. Dia mengatakan pemerintah telah memutuskan akan memberikan bantuan beras selama 3 bulan. Demikian pula untuk bantuan telur dan ayam sedang diatur regulasinya. 

“Akan diberikan untuk 3 bulan terutama kepada desil yang mendapatkan PKH dan bantuan pangan non tunai. Nah, ini diharapkan dalam 3 bulan bisa berjalan,” kata Airlangga. 

Baca juga: Kemendag Survei Konsumen Indonesia Sudah Pintar Suarakan Haknya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE