26 C
Jakarta
Senin, 5 Desember, 2022

KERJASAMA SLEEKR DAN ONLINE PAJAK TINGKATKAN KEPATUHAN PAJAK PERUSAHAAN

duniafintech.com – Patuh pada pajak? Tentu dapat menjadi hal yang mudah bagi perusahaan terutama, UKM. Hal ini dikarenakan adanya kemudahan yang diberikan dengan kolaborasi antara Sleekr dengan OnlinePajak. Sebagaimana dilansir dari laman InfoBankNews, Aplikasi pajak berbasis daring (online) OnlinePajak bersama dengan penyedia software HR dan akuntasi berbasis online, Sleekr melakukakan kesepakatan integrasi data antara perangkat lunak Sleekr dengan Onlinepajak. Kerja sama yang berbentuk integrasi aplikasi melalui teknologi atau Application Programming Interface (API) ini dalam rangka memberikan kemudahan kepada perusahaan dalam mengelola data karyawan dan keuangan hingga menutaskan kepatuhan pajak.

Kami melihat bahwa saat ini masih banyak perusahaan yang merasa kesulitan untuk pelaporan pajaknya baik PPh 21 maupun PPN. Oleh karena itu, Integrasi ini merupakan hal penting bagi Sleekr dalam membantu pengguna yang ingin melakukan pelaporan pajak yang sudah terotomasi dan dapat diselesaikan langsung dengan sangat mudah,” kata Suwandi Soh, CEO Sleekr. “Sehingga, proses pelaporan pajak menjadi lebih efektif dan efisien. Saat ini Sleekr telah menangani beberapa perusahaan seperti Biznet, Salestock, Brodo dan masih banyak lagi,” lanjutnya. 

Adanya kerjasama ini memungkinkan pengguna Sleekr untuk melakukan hitung, setor, dan lapor pajak online dengan mudah. Oleh karena itu, perusahaan tidak akan kesulitan lagi dalam mewujudkan kepatuhan pajak.OnlinePajak bertujuan mempermudah kepatuhan pajak di Indonesia dan meningkatkan penerimaan pajak pemerintah Indonesia. Didirikan sejak tiga tahun silam, kini OnlinePajak telah digunakan oleh lebih dari ratusan ribu wajib pajak dan menargetkan pengumpulan pajak Rp 30 triliun di tahun ini,” ujar Charles Guinot, Founder sekaligus Direktur OnlinePajak. “Kami juga percaya akan semakin banyak perusahaan yang akan bermitra dengan OnlinePajak dan mengembangkan layanan-layanannya pada platform kami. OnlinePajak juga telah siap untuk segera lepas landas serta memberikan dampak positif yang besar dan berkelanjutan bagi Indonesia,” sambungnya.

Kementerian Koperasi dan UKM menyambut baik kerja sama antara Sleekr dan OnlinePajak. Upaya yang dilakukan oleh Sleekr dan OnlinePajak sangat berguna untuk saat ini dan diharapkan agar sistem Sleekr ke depannya dapat disempurnakan juga mendukung Koperasi. Sehingga, semakin banyak UMKM dan Koperasi yang memanfaatkan Sleekr dalam melaksanakan pencatatan transaksi harian serta menuntaskan kewajiban perpajakannya,” kata Soeprapto, Asisten Deputi Pembiayaan Non Bank dan Perpayakan Kementrian Koperasi dan UKM.

Source :

  • bisnis.com
  • tempo.co
  • tribunnews.com

Written by : Fenni Wardhiati

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Simulasi Saham Online Terbaik, Coba di 7 Platform Ini!

JAKARTA, duniafintech.com – Simulasi saham online tentunya perlu diketahui saat ingin terjun ke dunia penanaman modal lewat instrumen saham. Saham sendiri adalah salah satu pilihan...

Tips Menabung Ibu Rumah Tangga Setiap Hari di Rumah

JAKARTA, duniafintech.com – Tips menabung ibu rumah tangga tentu saja akan sangat penting diketahui oleh para ibu yang ada di Indonesia. Ibu rumah tangga alias...

Portofolio Investasi adalah: Contoh hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Portofolio Investasi sejatinya adalah satu istilah penting yang perlu diketahui dalam dunia penanaman modal. Saat ini, investasi sendiri memang telah menjadi salah...

Istilah Forex yang Penting Diketahui, Simak Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Istilah forex sangat penting diketahui dan dipahami oleh mereka yang terjun dan menekuni instrumen investasi ini. Dalam trading forex, ada banyak istilah...

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...
LANGUAGE