32.4 C
Jakarta
Jumat, 23 Februari, 2024

Keuntungan Investasi Tanah dan Properti yang Wajib Diketahui

JAKARTA, duniafintech.com – Keuntungan investasi tanah dan properti menjadi pokok pembahasan artikel kali ini. Berinvestasi merupakan salah satu cara untuk memperbaiki kondisi keuangan.

Banyaknya jenis investasi yang tersedia juga memudahkan Anda menyesuaikan kegiatan investasi dengan kebutuhan dan kemampuan. Salah satu bentuk investasi yang paling populer dan menguntungkan adalah tanah dan properti.

Popularitas citra investasi tanah dan properti sudah dikenal dari dulu hingga sekarang. Banyak yang beranggapan bahwa investasi tanah dan properti merupakan salah satu bentuk investasi dengan risiko minimal dan cukup mudah dikelola.

Padahal, anggapan tersebut hanya muncul dari apa yang dilihat dari luar. Seperti halnya investasi lainnya, semakin besar prospek keuntungan dari tanah dan real estat, semakin besar pula risiko yang harus diperhitungkan.

Baca jugaInvestasi Tanah atau Emas Mana yang Lebih Untung?

ISFF 2023 INDODAX

Baca jugaCara Membeli Tanah di Metaverse: Decentraland dan Earth 2.io

Keuntungan Investasi Tanah dan Properti

Untuk memudahkan Anda memahami keuntungan dan risiko yang terkait dengan investasi tanah dan properti, berikut beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum mulai berinvestasi. Mari kita mulai dengan manfaat investasi tanah dan properti.

  1. Dapat Digunakan Sebagai Lokasi Usaha

Manfaat atau keunggulan investasi tanah dan properti adalah fleksibilitas. Fleksibilitas ini mengacu pada kemudahan pengolahan tanah dan aset menjadi bentuk usaha lain. Anda dapat mengubah tanah dan properti Anda menjadi lokasi bisnis yang dikelola sendiri, seperti toko. Jika dirasa waktunya tidak cukup, Anda juga bisa mengalihkan pengelolaannya ke pihak lain.

Dengan kata lain, Anda dapat menyewakan tanah milik Anda sendiri dan produk investasi real estate kepada orang lain, baik sebagai rumah sewa maupun sebagai tanah yang dibangun untuk bangunan komersial lainnya.

Keuntungan investasi tanah dan properti adalah dapat memberikan stabilitas keuangan jangka panjang, sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan keadaan keuangan Anda di masa depan.

Anda dapat berinvestasi pada tanah dan real estate yang Anda miliki sebagai sumber pendapatan utama atau sebagai pendapatan pasif.

  1. Peluang Memperoleh Pertumbuhan Modal

Dibalik semakin menipisnya lahan kosong di perkotaan, ternyata menjadi keuntungan tersendiri dalam melakukan investasi tanah dan properti. Sebab, tanah, rumah, dan harta benda lainnya merupakan salah satu kebutuhan hidup bermasyarakat.

Oleh karena itu, jika minat terhadap kebutuhan tersebut begitu besar, maka harga tanah dan properti akan meningkat seiring berjalannya waktu.

Pertumbuhan ini seringkali melebihi modal awal yang harus Anda gunakan saat memperoleh tanah dan properti untuk pertama kalinya. Dengan meningkatkan nilai tanah dan properti investasi yang Anda miliki,

Anda memiliki peluang untuk menghasilkan keuntungan modal yang lebih besar seiring berjalannya waktu. Anda dapat menjual tanah dan properti investasi yang Anda miliki saat ini, namun tetap mendapatkan keuntungan karena memperoleh properti pengganti yang menjanjikan.

Akan tetapi perlu diingat bahwa seseorang tidak boleh gegabah dalam menangani tanah dan real estate yang dimiliki saat ini, karena ketersediaan tanah semakin berkurang. Ada kemungkinan bahwa pendapatan tersebut nantinya tidak dapat diinvestasikan kembali ke dalam tanah atau properti.

  1. Minim Pemeliharaan dan Pengelolaan

Keuntungan investasi tanah yakni karena minim pemeliharaan. Mengelola tanah dan properti cukup sederhana. Pasalnya, hanya perubahan berkala saja yang perlu diperhatikan. Untuk berinvestasi pada tanah, Anda hanya perlu memikirkan tampilan tanah yang belum digarap agar terlihat rapi dan indah.

Namun dalam kasus properti, banyak aspek yang harus diperhatikan dalam tahap pemeliharaan dibandingkan dengan investasi tanah. Namun, pada dasarnya Anda memerlukan pemeliharaan tahunan. Namun, ada kalanya properti yang Anda miliki memerlukan restorasi atau renovasi besar-besaran untuk menjaga struktur bangunan tetap kuat dan indah.

Kerugian Berinvestasi Tanah dan Properti

Sekarang setelah Anda memahami keuntungan dari investasi tanah dan properti, mari kita telusuri kerugian di baliknya.

  1. Aset Tidak Cepat Cair

Anda harus memahami bahwa aset investasi tanah dan properti yang Anda miliki adalah aset tidak cepat cair. Ini merupakan kelemahan yang ditawarkan oleh investasi tanah dan properti. Salah satu alasan kuat mengapa tanah dan properti tergolong aset lambat cair adalah karena tidak mudah diperjualbelikan.

Jadi jika Anda membutuhkan dana cepat, investasi tanah dan properti bukanlah aset yang bisa Anda jadikan solusi. Selain itu, jika investasi tanah dan properti Anda berada di lokasi yang kurang strategis, hal ini juga akan mempersulit penjualan investasi tanah dan properti Anda dengan cepat. Selain itu, faktor lokasi juga mempengaruhi nilai properti yang Anda miliki.

Penting bagi Anda untuk memiliki instrumen investasi lain di luar tanah dan properti Anda saat ini untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan Anda dalam waktu singkat.

  1. Tidak Cocok untuk Investor Pemula

Kerugian lain dalam memulai bisnis pertanahan dan properti adalah membutuhkan modal yang relatif besar. Oleh karena itu, jenis investasi tanah dan properti ini bukanlah sarana investasi yang cocok bagi investor pemula.

Tentu saja ketika Anda mulai berinvestasi, keinginan untuk mendapatkan keuntungan besar sering kali terlintas di benak Anda, sehingga Anda memutuskan untuk mencari tanah dan properti di tempat atau kawasan yang strategis. Hal tersebut sulit terwujud karena terkendala dengan modal minim.

Jika Anda memutuskan untuk mencari tanah dan properti di kawasan lain yang kurang strategis, hal tersebut tidak akan menjanjikan keuntungan yang diharapkan. Oleh karena itu, pertimbangan yang matang dan memakan waktu, serta modal yang relatif besar menjadi faktor mengapa investasi tanah dan properti kurang cocok dijadikan pilihan bagi investor pemula.

Jika Anda tertarik menjadi investor muda, masih banyak alternatif sarana investasi yang bisa Anda coba. Sebagai investor muda, ada baiknya memulai berinvestasi secara perlahan, dimulai pada instrumen investasi yang profil risikonya relatif rendah, seperti obligasi. Pasalnya, obligasi merupakan salah satu sarana investasi yang menawarkan imbal hasil tetap berupa kupon atau bunga yang memerlukan persetujuan terlebih dahulu.

Selanjutnya, pemegang obligasi menerima token kepemilikan dalam bentuk kupon atau bunga, yang didistribusikan secara berkala. Kupon ini merupakan bukti atau tanda atas keuntungan yang akan Anda peroleh dari investasi obligasi.

Baca jugaMau Ngurus Balik Nama Sertifikat Tanah Jual-Beli? Harus Lampirkan BPJS Kesehatan Lho

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE