26.2 C
Jakarta
Jumat, 1 Juli, 2022

KONSEP PEER TO PEER ASURANSI DARI INSBEE

duniafintech.com – Berbagai macam jaminan perlindungan ditawarkan kepada konsumen untuk menjadi pilihan terbaik yang dapat digunakan sesuai yang diperlukan. Kebutuhan akan jaminan perlindungan atau asuransi terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi.

Seperti halnya kehadiran startup Insbee. Dengan menerapkan konsep asuransi peer to peer. Produk yang ditawarkan adalah asuransi mobil. Produk dari Insbee tersebut membantu untuk mengatasi risiko, meningkatkan kelebihan individu dengan memungkinkan pengemudi untuk membentuk kelompok dan memiliki kelebihan individu pribadi dan kelebihan kelompok umum.

Yujun Chean, adalah co-Founder dari Insbee. Ia pernah bekerja di Citibank, sebagai Management Associate, lalu Relationship Manager. Pernah berkarir pula sebagai Head of New Markets, Asia di Teralytics. Yujun Chean merupakan lulusan dari National University of Singapore jurusan Teknik.

Cara kerja Insbee yaitu pengguna membentuk kelompok-kelompok kecil pada platform Insbee dan membayar premi. Bagian dari premi asuransi yang dibayarkan dikelompokkan ke dalam pool grup umum, dan sisanya dibayarkan kepada perusahaan asuransi. Jika tidak membuat klaim apapun maka akan menerima No-klaim Rebate (NCR) dari pool grup umum pada akhir tahun.

Cakupan komprehensif dari perusahaan rintisan ini bisa pengguna dapatkan, seperti karena cedera atau kematian, kerusakan karena api, dan lain-lain. Namun, bila pengguna ingin menggunakan cakupan premium, di sini bisa mendapatkan manfaat asuransi lebih seperti kerusakan dari kerusuhan, mogok, karena angin ribut dan sebagainya.

Untuk Cara pengajuan klaim, misalnya ketika kecelakaan terjadi, pengguna dapat  mengikuti Format Klaim Motor (MCF) dan melaporkan kejadian tersebut dalam waktu 24 jam. Untuk informasi lebih lanjut pada kerangka klaim Motor (MCF), pengguna bisa mengunjungi ke situs web Asosiasi Asuransi Umum. Jika untuk kecelakaan yang melibatkan pihak lain, pengguna dapat bertindak cepat yang salah satunya adalah menghubungi hotline asuransi.

Kemudahan yang dihadirkan oleh startup Insbee tersebut, sebagaimana yang dikutip dari portal Insbee yaitu:

“Kami membantu membuat asuransi lebih adil dan lebih transparan. Peer-to-peer asuransi adalah salah satu cara yang telah terbukti sukses di negara lain seperti Amerika Serikat, Jerman dan Inggris Raya”.

Source :

  • Insbee.sg
  • linkedin.com

Written by : Fenni Wardhiati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Apa Itu Payment Gateway: Manfaat & Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu payment gateway dan contohnya? Buat para pelaku bisnis, istilah ini tentunya sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Sistem PaymentGateway...

Cari Pinjaman Bunga Rendah? Ini Solusinya!

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pinjaman bunga rendah hadir untuk memfasilitasi kebutuhan dana di masyarakat. Belakangan ini, tren menggunakan layanan pinjaman online atau pinjol cukup...

Daftar Pinjaman Online Berizin OJK per Maret 2022

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar pinjaman online berizin OJK atau Otoritas Jasa Keuangan terbaru telah resmi dirilis pada Maret 2022 lalu. Perilisan ini dilakukan lantaran maraknya...

P2P Lending adalah — Kelebihan hingga Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – P2P Lending adalah teknologi keuangan (fintech) yang kian diminati oleh masyarakat dalam beberapa tahun belakangan. Ada 2 pendekatan dalam konsepnya, yakni sebagai...

Apa Itu Peer to Peer Lending? Begini Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Ada banyak hal yang sejatinya perlu diketahui tentang apa itu peer to peer lending, termasuk hingga ke cara kerjanya. Pada dasarnya, P2P...
LANGUAGE