32.4 C
Jakarta
Minggu, 14 April, 2024

Lemigas Pastikan Kualitas Bahan Bakar B35 Lebih Unggul Dibanding B30

JAKARTA, duniafintech.com – Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Bahan Bakar Nabati pada B35 memiliki keunggulan dibanding pendahulunya B30. 

Kepala Lemigas Kementerian ESDM Ariana Soemanto menjelaskan sejak diterapkan pada 1 Februari 2023, Lemigas terus mengkaji secara komprehensif beberapa aspek seperti higroskopis, efek pelarutan, stabilitas oksidasi dan potensi presipitasi dan menunjukkan Lemigas Bahan Bakar B35 telah lolos uji kualitas mutu. 

Baca juga: Februari, Pemerintah Resmi Oplos Bio Solar dengan Minyak Sawit 35 Persen

Menurutnya penggunaan aditif untuk bahan bakar campuran B35 dapat dilakukan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas bahan bakar tersebut seperti aditif jenis cold-flow improver atau CFI yang digunakan untuk memperbaiki karakteristik bahan bakar B35. 

“Disamping itu untuk melihat kemungkinan penyumbatan filter telah dilakukan uji dan analisis menggunakan sistem filtrasi diantaranya Filter Blocking Tendency (FBT) dan Particle Sizing and Counting (Cleanliness) yang dilakukan di Laboratorium Bahan Bakar dan Aviasi Aplikasi Produk LEMIGAS,” kata Ariana. 

Dia mengungkapkan hasil pengujian yang dicatat berupa jumlah partikel pada setiap ukuran (<4 um, <6 um dan <14 um) serta kode cleanliness yang mengacu pada ISO 4406. Kedua parameter uji digunakan sebagai evaluasi kualitas mutu bahan bakar pada kinerja sistem filtrasi dan potensi pemblokiran filter.

“Pengujian Filter Blocking Tendency mengacu metode standar ASTM D2068 dengan menghitung tekanan dan laju alir bahan bakar yang menunjukkan nilai potensi pemblokiran filter,” kata Ariana. 

Baca juga: Pemerintah Naikkan Harga Pungutan Ekspor untuk Kelapa Sawit

Dia mengatakan untuk pengujian cleanliness mengacu metode standar ASTM D7619 dengan menghitung jumlah dan ukuran partikel terdispersi, tetesan air dan partikel lainnya pada bahan bakar ringan dan menengah serta biodiesel dan campuran biodiesel menggunakan automatic particle counter.

Ariana menambahkan guna menjaga stabilitas dan peningkatan kualitas mutu bahan bakar, pengujian biodiesel harus terus diterapkan menuju perbaikan mutu kualitas bahan bakar, serta sistem penanganan dan penyimpanan bahan bakar. 

“Laboratorium uji Lemigas siap terus mendukung melayani layanan pengujian kualitas mutu bahan bakar dalam program pemanfaatan biodiesel,” kata Ariana. 

Baca juga: Tahun Depan, BBM Jenis Bio Solar Dicampur Minyak Sawit 35 Persen

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE