32.1 C
Jakarta
Selasa, 14 Juli, 2020

Tak Mau Kalah, Fintech Milik BUMN LinkAja, Akan Merambah Bisnis Pinjaman Dana

duniafintech.com – Platform Fintech milik 4 bank BUMN, Pertamina, dan Telkomsel, LinkAja, akan mulai merambah ke bisnis peminjaman dana, dimana layanan utama dari platform ini sebelumnya adalah pembayaran online.

Meski masih berada dalam tahap pengembangan dompet digital, platform yang sebelumnya dijuluki TCASH ini menargetkan akan memulai layanan pendanaannya pada awal tahun 2020.

Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan:

“Nanti kita harapkan bisa jadi bagian dari digital financing, akhir tahun LinkAja bisa memberikan pinjaman kepada pengusaha kecil yang menggunakan platform.”

Meski perkembangan ini telah diberitakan, namun pihak LinkAja masih belum memberikan gambaran mengenai sektor kredit apa yang akan menjadi pangsa pasar perusahaan. Namun, jika dilihat dari gambaran konsumen dan bisnis di platformnya, mungkin saja perusahaan ini akan merambah kesektor pembiayan usaha semacam KUR.

Kartika pun menambahkan:

“Dengan data yang kita dapat dari transaksi-transaksi, kita harap bisa expand sehingga mungkin di akhir tahun bisa memberikan pinjaman bagi pengusaha kecil yang menggunakan platform itu.”

Baca juga

Rencananya, platform LinkAja akan mulai merambah bisnis pinjaman secara Peer-to-Peer (P2P) pada semester awal 2020. Sebagai langkah awal, saat ini LinkAja difokuskan untuk menjadi aplikasi dompet digital seperti yang diungkapkan oleh Kartika:

“Akhir tahun ini harusnya bisa kita mulai. mungkin semester 2 kita masuk ke wallet [dompet digital], terus nanti semester I-2020 kita masuk ke lending [peminjaman].”

Perlu diketahui, saat ini LinkAja sudah memiliki 25 juta pengguna yang terdaftar dan 2,9 juta pengguna aktif, dimana target akhir tahun 2019 dari perusahaan adalah mencapai lebih dari 5 juta pengguna aktif.

Berdasarkan data ini, Kartika pun mengatakan:

“Katakanlah 5 juta setengahnya pengguna yang sifatnya trader bukan individu harusnya kita bisa punya target market [tambahan] 2,5 juta pengguna [aktif].”

Kartika pun menambahkan, dari 2,5 juta itu nantinya akan di pilah-pilah kembali mana saja yang kira-kira memenuhi syarat.

Mengenai bank mana yang akan memberikan pinjamannya via LinkAja, Kartika mengatakan bahwa nanti akan ada 4 opsi Bank BUMN yang terdiri Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN. Nantinya peminjam akan memilih sendiri, kepada bank mana mereka ingin mengajukan pinjaman.

Baca juga

Dan ke depannya dompet digital Tbank milik BRI, eCash milik bank Mandiri, dan Yap! milik bank BNI, akan dilebur menjadi satu ke LinkAja.

picture: pixabay.com

-Syofri Ardiyanto-

 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ingin Memperluas Bisnis Kuliner Anda? Pakai Aplikasi Ini Aja

DuniaFintech.com - Baru mau memulai bisnis kuliner di masa pandemi? Atau sudah memiliki bisnis tersebut dan ingin memperluas bisnis kuliner Anda? Anda...

DeFi, Adaptasi Blockchain untuk Sistem Keuangan Pintar Era 4.0

DuniaFintech.com - Sistem keuangan terus menggali inovasi untuk beradaptasi di era 4.0. Selain sistem, prinsip dan regulasi yang efisien mampu menjadi tolak...

Merdeka Finansial Bukan Hal Mustahil Jika Anda Lakukan Ini

DuniaFintech.com - Saat ini meraih merdeka finansial bukan lagi hal yang mustahil untuk semua orang. Siapa sih yang tidak ingin mengalaminya? Bisa...

Selain OVO, Pengguna Dompet Digital OY! naik Signifikan Selama Pandemi

DuniaFintech.com - Pada waktu lalu, Presiden Direktur OVO mengklaim jumlah penggunanya setara dengan perbankan. Selain itu, selama pandemi ini pengguna dompet digital...

Solusi Blockchain untuk Logistik Industri Pertanian dan Perikanan

DuniaFintech.com - Sektor industri pertanian dan perikanan siap digarap oleh pengembang blockchain bernama Release Project. Hadirnya teknologi distribusi dan desentralisasi data tersebut ditujukan...
LANGUAGE