32.1 C
Jakarta
Jumat, 2 Desember, 2022

LONJAKAN HARGA BITCOIN DIATAS $10.000, NAMUN KAPITALISASI PASAR MASIH TURUN $60 MILYAR PADA TAHUN 2018.

duniafintech.com – Setelah tergelincir di bawah $6.000 sembilan hari sebelumnya, harga Bitcoin kembali rebound di atas $10,200 pada hari ini, senin (19/2). Rally bitcoin tertolong dari katalis berita positif yang didukung pasar yang lebih luas, termasuk Litecoin dan Ethereum.

Sebelumnya, harga telah jatuh di tengah ketakutan kebijakan global cryptocurrency oleh pemerintah, tetapi mendapat tumpangan mengikuti tanda-tanda bahwa Amerika Serikat tidak punya rencana untuk melarang cryptocurrency pada awal bulan ini.

Dilansir dari livecoinwatch, harga Bitcoin telah meluncur kembali di atas US$ 10.000. Sekilas beberapa orang mungkin menemukan tanda-tanda peningkatan lebih lanjut. Biasanya, ketika volume perdagangan tren keatas dari waktu ke waktu diikuti harga Bitcoin.

Baca Juga: teknologi-blockchain-sudah-merambah-ke-bidang-jasa-freelance-melalui-aplikasi-blocklancer/

Namun, ada sisi menarik lain yaitu, harga Bitcoin berjalan lebih rendah di bursa Korea Selatan daripada di tempat lain, berbalik dari tren lainnya.

Cryptocurrency seperti Bitcoin, ethereum dan mata uang digital lain yang terkenal mudah menguap, seperti yang dikatakan oleh Thomas Lee, managing partner di perusahaan riset keuangan Fundstrat Global Penasehat, memproyeksikan melihat puncak rekor baru untuk mata uang Bitcoin pada bulan Juli, didasarkan pada analisis terhadap koreksi 22 mata uang sejak 2010 lalu.

Baca Juga: https://duniafintech.com/invoila-asuransikan-peminjaman-melalui-marketplace/

Layering sentimen negatif adalah dari Korea Selatan yang justru digadang-gadang sebagai ibukota dari mata uang kripto. Negara Gingseng tersebut menurunkan harga Bitcoin tahun ini setelah memaksakan peraturan ketat  sebelumnya, tapi ternyata saat ini malahan mempertimbangkan sistem perizinan untuk pertukaran cryptocurrency, menurut laporan dari media bisnis Korea.

Baca Juga: https://duniafintech.com/penguatan-bursa-saham-asia-mengikuti-bursa-saham-amerika-serikat/

Bitcoin sempat menyentuh level $14,000, setelah sebelumnya turun dari level tertingginya $20.000 pada bulan Desember. Sejak awal tahun, kapitalisasi Bitcoin di pasar masih mengalami penurunan sekitar $60 miliar.

Saat ini harga Bitcoin beranjak naik 7% ke level $10.000, sementara ethereum juga mengalami kenaikan 2% menjadi $926, dan perdagangan litecoin beranjak naik kira-kira 1% ke level $211.

Source: Fortune

Writer: Romy Syawal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Lagi Loyo! Cek Harga Bitcoin Cs di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Jumat (2/12). Adapun mayoritas kripto jajaran teratas terpantau...

Berita Fintech Indonesia: Open Finance akan Jadi Masa Depan Fintech

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini mengulas soal open finance dan masa depan financial technology (fintech). Seperti diketahui, transformasi digital yang berjalan kian...

Cek Resi Standard Express Shopee dari Korea, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Cek resi Standard Express Shopee dari Korea sangat penting diketahui dan dipahami oleh para pengguna Shopee. Sebagai informasi, Standard Express merupakan layanan...

Cara Investasi Emas di Shopee Plus Kelebihan & Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas di Shopee bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang yang mudah, praktis, dan aman. Saat ini di Shopee memang...

Cara Menggunakan NFC: Cek Saldo ATM hingga Top Up e-Money

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menggunakan NFC tentu penting diketahui oleh para pengguna smartphone yang memiliki fitur canggih ini. Merupakan singkatan dari Near-field Communication, NFC adalah...
LANGUAGE