26.2 C
Jakarta
Jumat, 19 Agustus, 2022

Mata Uang Digital Tiongkok di Klaim Mirip Libra

duniafintech.com – Tiongkok tengah menyiapkan mata uang digital baru berbasis teknologi blockchain yang dibuat oleh Bank Central Tiongkok (Central Bank Digital Currency) yang dapat digunakan diberbagai platform pembayaran utama seperti WeChat dan AliPay. Belum resmi dikeluarkan, Mata Uang Digital baru yang akan dibuat Tiongkok diklaim seorang pejabat senior Bank Sentral Tiongkok akan memiliki sejumlah kesamaan dengan Kripto Libra besutan Facebook.

Dilansir dari laman Reuters, Mu Changchun Wakil Direktur Departemen Pembayaran Bank Sentral Tiongkok, mengatakan pengembangan mata uang digital akan dapat membantu melindungi kedaulatan devisa negara ketika mata uang digital berkembang dan penerapan komersil mata uang tersebut diperluas.

Baca Juga : Gopay Raih Penghargaan BAZNAS Kategori Mitra Fintech

Selain itu Mu menjelaskan Bank sentral harus tetap membuat mata uang digital meskipun metode pembayaran elektronik tengah berkembang. Dalam hal ini negara pun harus melindungi kedaulatan moneter agar status mata uang Tiongkok legal. Oleh karena itu perlunya antisipasi penanganan yang tepat dari saat ini.

Mata uang digital baru yang akan dikembangkan oleh Tiongkok didesain supaya aman layaknya uang kertas yang diterbitkan oleh Bank Sentral serta dapat digunakan bahkan tanpa koneksi internet sekalipun. Mata uang ini dapat digunakan sebagai alat bayar pada WeChat milik Tencent dan AliPay yang didukung oleh Alibaba.

Kabar dari sumber Forbes menyatakan Bank Sentral Tiongkok sejak tahun 2014 sudah menugaskan tim riset untuk mengkaji kemungkinan penerbitan mata uang digital. Langkah itu dipelajari untuk memangkas biaya cetak uang kertas serta mempermudah pengambil kebijakan untuk mengendalikan jumlah uang beredar. Selain itu, ada 7 entitas dipastikan akan terlibat dalam pengembangan uang kripto itu. Serta akan ada 8 entitas lainnya akan masuk dalam tahapan pertama distribusi.

Baca Juga : Apakah Indonesia Perlu Kementerian Digital?

Sumber lain menyebutkan sebenarnya sistem uang elektronik baru itu sudah siap beroprasi pada tahun lalu dan siap diluncurkan paling cepat pada 11 November 2019 mendatang. Di Tiongkok, tanggal itu dikenal sebagai hari belanja nasional yang dijuluki sebagai Single Day.

Dari beberapa kabar yang mencuat kepermukaan, belum ada tanggapan pasti dari pihak Bank Sentral perihal kepastian uang digital ini kapan akan diberlakukan di Tiongkok.

-Vidia Hapsari-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Penarikan Uang di Indodax, Gampang Banget!

JAKARTA, duniafintech.com - Setelah meraih untung dalam trading kripto, cara penarikan uang di Indodax tentunya sangat penting untuk diketahui.  Ini tentunya akan bermanfaat untuk menarik...

Alasan Token ASIX tak Lolos Izin, Bappebti Beberkan Hal Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Token ASIX milik pesohor tanah air, Anang Hermansyah tak lolos izin dari Badan Pengawas Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti). Hal ini lantas...

Bisa Dicoba! Inilah Pilihan Platform untuk Mining Ethereum

JAKARTA, duniafintech.com - Platform untuk mining Ethereum (ETH) penting diketahui, guna mendukung proses mining atau penambangan tersebut. Selain trading, cara mudah untuk mendapatkan kripto jenis...

Penambahan Modal BUMN, Erick: Jangan Dibilang Utang Lagi 

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan penjelasan gamblang mengenai rencana penambahan modal sejumlah BUMN  seperti PT Bank Tabungan...

Cara Top Up OVO lewat ATM Permata hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat ATM Permata dan beberapa metode lainnya berikut ini perlu disimak oleh pengguna layanan ini. Kalau kamu sering...
LANGUAGE