25 C
Jakarta
Sabtu, 21 Mei, 2022

Menakar Tren Investasi di 2021! Akankah Cuan di Tahun Depan?

DuniaFintech.com – Tren pemulihan ekonomi dan keuangan yang mulai berkembang di Indonesia diprediksi akan membawa sentimen positif untuk iklim investasi Indonesia di tahun 2021. Menurut ekonom dari Core Indonesia, pada tahun 2021, investasi di Indonesia diperkirakan akan kembali tumbuh positif di kisaran 3-4%.

Hal ini pun sejalan dengan optimisme para pelaku pasar akan kondisi investasi di tahun 2021. Tahun ini berpotensi menguat dengan instrumen investasi seperti saham yang akan kembali menjanjikan. Mulai emas, obligasi negara juga diversifikasi aset melalui P2P Lending sebagai pilihan yang menjanjikan.

KoinWorks sebagai platform digital untuk keuangan melihat hal yang sama. Mereka mengimbau para kaum millennial untuk diversifikasi aset pribadinya serta strategi manajemen potfolio investasi. Jonathan Bryant, CMO KoinWorks menjelaskan pentingnya hal tersebut.

“Mempersiapkan resolusi finansial setiap awal tahun penting, namun kerap dilupakan. Padahal, dengan memiliki perencanaan investasi sesuai dengan kebutuhan, target, serta profil risiko, millennials dapat lebih mudah memilih diversifikasi instrumen,”

Baca juga:

Tren Investasi dan Keuangan di 2021

Dari hasil analisa KoinWorks, pendana yang mendiversifikasi pendanaan pinjamannya ke lebih dari 50 pinjaman pada produk KoinP2P dapat memperoleh imbal hasil hingga 17% p.a di periode sebelum pandemi. Capaian tersebut lebih tinggi hampir 3% dibandingkan yang hanya mendiversifikasi ke kurang dari 50 pinjaman.

Bahkan di tengah pandemi, pendana dengan diversifikasi ke lebih dari 50 pinjaman pun masih dapat menerima imbal hasil menarik hingga 13.8%, dengan porsi resiko pinjaman yang terkendala restrukturisasi lebih rendah 3%. Data tersebut menunjukan bagaimana diversifikasi pendanaan pinjaman dapat memberikan kesempatan untuk memperoleh imbal hasil yang lebih maksimal, dan resiko yang minimal.

Ada pun data mengenai tren instrumen investasi yang direkomendasikan di tahun 2021, berdasarkan rekomendasi dari tim financial consultant KoinWorks, melalui diversifikasi produk ialah layanan P2P Lending seperti KoinP2P dan KoinRobo. Selain itu, investasi emas dan obligasi negara juga memperoleh total imbal hasil mulai dari 13 – 20%.

KoinWorks menimbang hal tersebut berdasarkan beberapa hal, seperti diversifikasi produk yang sesuai karakteristik, profil risiko serta jangka waktu dalam hal pengembangan portofolio aset.

“Peluang memperoleh keuntungan atau cuan seperti bahasa yang sering digunakan millennials di tahun 2021 cenderung menjanjikan, melihat tren pemulihan ekonomi dan keberadaan vaksin COVID-19 yang jadi harapan. Karenanya menyiapkan strategi untuk terus “cuan” di tahun baru harus juga dimulai lebih awal.”

DuniaFitech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Utang Luar Negeri RI dari Singapura Turun, Nambah Rp17 Triliun di China

JAKARTA, duniafintech.com - Berdasarkan Statistik utang luar negeri (ULN) Indonesia yang dirilis Bank Indonesia (BI), terdapat 21 negara yang saat ini memberikan pinjaman untuk...

Tips Sri Mulyani Untuk Pengusaha Supaya Ekspor Dijamin Makin Lancar

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para pelaku ekspor atau eksportir di Tanah Air, Indonesia, harus bisa mengembangkan produk sesuai dengan...

Negara Paling Bangkrut di Dunia, Indonesia Termasuk? Cek ini Faktanya..

JAKARTA, duniafintech.com - Ini dia negara paling bangkrut di dunia. Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan. Saat Indonesia...

Aturan Terbaru Mendag Lutfi Setelah Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, dan selanjutnya untuk menindaklanjuti hal ini,...

Miskin Sawah Ekspor Beras 19 Ton Arab Saudi, Anies: Ini Bersejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan ekspor 1 kontainer produk beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi. Ekspor 19 ton...
LANGUAGE