26.5 C
Jakarta
Kamis, 18 Juli, 2024

Mengenal Pinjaman Online Pribadi untuk Bantu Modal Usaha Para Nelayan

DuniaFintech.com – Permodalan kerap kali menjadi kendala bagi para nelayan. Sulitnya akses, persyaratan yang berbelit-belit hingga ketidaktahuan masyarakat tentang lembaga pendanaan menjadi beberapa faktor nelayan enggan mengurus kredit bergulir. Ketergantungan nelayan terhadap permodalan mandiri, penyisihan keuntungan usaha, meminjam dari anggota keluarga bahkan dari pinjaman online pribadi masih sangat tinggi terjadi di Indonesia.

Disamping itu, Indonesia adalah negara kepulauan yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Dengan garis pantainya yang panjang tak heran nelayan ada di sepanjang garis pantai itu. Hasil dari sektor perikanan menjadi salah satu komoditi yang paling besar di Indonesia. Namun kemajuan nelayan seakan terlupakan. Padahal tahun lalu sektor perikanan laut sendiri mencapai hasil hampir 5 juta ton. Tentu saja ini menjadi penyumbang pendapatan yang besar bagi negara.

Regulasi Fasilitas Pendanaan Bagi Nelayan

Pinjaman online pribadi bagi nelayan kini hadir untuk menjawab dan memberikan solusi mudah permodalan bagi masyarakat nelayan. Fasilitasi bantuan pendanaan bagi nelayan kecil ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

Secara global, perikanan tuna memiliki nilai tahunan lebih dari USD 40 miliar (GBP 31 miliar), membuat peningkatan konservasi spesies ini penting untuk mempertahankan ekosistem laut dan masyarakat pesisir yang mengandalkan industri untuk makanan dan pendapatan. Indonesia menghasilkan lebih banyak tuna daripada negara lain di dunia dengan pendaratan total lebih dari 620.000 metrik ton pada tahun 2014, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Pew Charitable Trusts.

Melihat kenyataan itu, seharusnya nelayan di Indonesia hidup di kelas menengah atas, namun kenyataan di lapangan berbeda. Masih sangat banyak nelayan Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kementerian Kelautan dan Perikanan selalu mengajak untuk gemar makan ikan. Indonesia memiliki hasil laut yang sangat banyak tapi tingkat konsumsinya malahan rendah.

Peningkatan konsumsi masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan para nelayan serta UKM yang mengolah hasil laut. Karena nelayan dan UKM masih banyak yang kekurangan modal untuk berkembang muncullah Dana Laut, yaitu pinjaman untuk nelayan.

Baca Juga:

Dana Laut adalah salah satu pinjaman online pribadi yang mempertemukan pemberi dana dan peminjam dana. Platform ini khusus memberikan pinjaman pada sektor ekonomi kelautan kepada para pelaku usaha mikro serta masyarakat pengolah hasil laut yang membutuhkan tambahan modal tapi belum tersentuh oleh bank.

Produk pinjaman Dana Laut memang unik karena berhubungan langsung dengan ekonomi kelautan atau berhubungan dengan kelautan seperti nelayan, budidaya hasil laut, perdagangan hasil laut dan pengolahan hasil laut.Dana laut tidak membebankan biaya bunga untuk pinjaman, melainkan imbal hasil atau bagi hasil jadi termasuk pinjaman syariah, bagi hasil untuk setiap peminjam berbeda-beda tergantung dari nilai kredit skor yang di dapat peminjam.

Itulah salah satu penyedia pinjaman online pribadi untuk nelayan. Dengan berbagi informasi seperti ini semoga banyak nelayan yang semakin tahu manfaat dari Dana Laut. Peningkatan kesejahteraan para nelayan dan pelaku UKM ini bisa berasal dari mana saja. Pinjaman modal usaha seperti ini salah satunya. Untuk melihat profil perusahaan lengkap dari Dana Laut bisa diklik disini.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU