30.4 C
Jakarta
Minggu, 3 Maret, 2024

Menteri Erick Ungkap Jurus Jitu Pemerintah Hadapi Pandemi Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan keberhasilan Indonesia keluar dari pandemi covid-19 tak lepas dari keputusan tepat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Erick menilai policy atau kebijakan yang diambil Jokowi terbukti efektif dalam menangani covid-19.

“Bagaimana policy Pak Jokowi sejak awal itu gas dan rem, yang mana beliau sangat yakin dan mempertahankan itu,” ujar Menteri Erick terkait penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Kasus Covid-19 Landai, Siap-siap Pandemi Menuju Endemi?

Erick menambahkan Presiden Jokowi juga sejak awal menekankan pentingnya mendapatkan akses vaksin lebih cepat. Kehadiran vaksin pada awal tahun dan juga booster menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam meredam tingginya kasus covid-19. 

“Sekarang kita sudah punya yang namanya vaksin IndoVac, buatan kita sendiri, jadi tidak impor lagi, belum lagi harga-harga kesehatan yang kita sudah mulai bisa membuat sendiri,” kata Erick.

Erick menyebut keseriusan Jokowi dalam membangun kemandirian sektor kesehatan dalam negeri berdampak besar dalam peningkatan akses dan layanan kesehatan. Kendati demikian, Erick tetap mengajak masyarakat untuk waspada untuk mencegah timbulnya kembali covid-19 dengan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan.

“Saya sepakat yang namanya kebijakan memakai masker harus dipertahankan, terutama untuk kendaraan umum ataupun individu-individu yang merasa dia pada kondisi tidak prima, sebaiknya ini menjadi kesadaran kita dalam mendidik masyarakat agar tetap memakai masker dengan kondisi tertentu,” kata Erick.

Baca juga: Asuransi yang Cover Covid-19: Daftar Perusahaan & Manfaatnya

Sebelumnya, Pemerintah memperkirakan bulan Februari tahun depan, Indonesia bisa lepas dari kondisi pandemi Covid-19 apabila kasus suspect covid bertahan dalam kondisi relatif rendah. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan dalam waktu 6 bulan terakhir perkembangan kasus harian Covid-19 sudah mulai melandai berada di angka 1.195 kasus sehingga masih tergolong rendah. Kemudian, pada tanggal 10 Agustus 2022, real time Indonesia sudah mencapai kurang dari 1. Dia mengharapkan angka realtime covid dapat bertahan dalam waktu 3 bulan. 

“Sehingga Indonesia dapat mengambil langkah untuk mencabut aturan wajib masker sebagai langkah menuju endemi,” kata Airlangga. 

Kemudian, dia mengatakan PPKM juga akan dievaluasi hingga akhir bulan depan lalu pemerintah akan menentukan pelaksanaan PPKM kedepannya disertai catatan bahwa vaksinasi booster ekstensifikasi di bulan November, Desember dan Januari. 

“Kalau kita bisa jaga di bulan Februari kasusnya landai, maka kita bisa lepas dari pandemi Covid-19 ini,” kata Airlangga. 

Baca juga: Tingkat Kesejahteraan Finansial Karyawan Menurun, Dampak COVID-19?

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE