26.9 C
Jakarta
Selasa, 18 Januari, 2022

Minta Dana Kembali, Korban Asuransi Unit Link Datangi Kantor OJK 

JAKARTA, duniafintech.com – Merasa dirugikan puluhan orang dari Komunitas Korban Asuransi unit link mendatangi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan meminta dananya dikembalikan secara utuh.

Para korban tersebut mendatangi kantor OJK di Gedung Wisma Mulia untuk mencari keadilan dari korban tiga perusahaan asuransi produk unit link yaitu PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), PT AIA Financial (AIA), dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia).

Selain itu para korban juga mendesak  OJK agar dapat menunjukkan keberpihakannya untuk dapat membantu dan melindungi masyarakat yang telah menjadi korban produk unit link.

“Kami tidak akan pulang sampai OJK bisa mendesak ketiga perusahaan asuransi itu mengembalikan dana kami secara utuh,” kata koordinator Komunitas Korban Asuransi, Maria Trihartati, dalam keterangannya, Selasa (11/1/2022).

Maria mengatakan bahwa aksinya ini setelah dilakukan pertemuan mediasi yang difasilitasi oleh OJK pada Selasa siang. Namun, pertemuan tersebut tidak menemukan hasil yang diinginkan.

Dalam hal ini, menurut Maria OJK harus menjalankan fungsinya yaitu melindungi masyarakat atas kerugian yang terjadi pada produk unit link dari ketiga perusahaan asuransi tersebut.

Maria mengaku, dalam kesempatan yang berbeda ia pernah mendapatkan kuasa pengaduan dari ratusan korban dari ketiga asuransi tersebut di seluruh Indonesia dan dipertemukan oleh OJK Lampung. Dalam pertemuan itu, Maria bilang bahwa proses yang dilakukan tidak seperti yang diinginkan.

“Saya tidak mau hal serupa terjadi dan saya suda membawa surat pernyataan yang saya buat rangkap untuk dibagikan kepada OJK dan perwakilan perusahaan asuransi tersebut,” ujar Maria.

Tak hanya itu, Maria meminta untuk  semua perwakilan asuransi dan OJK mewajibkan membawa berkas secara tertulis yang nantinya akan diberikan kepada perwakilan korban asuransi unit link.

Ia juga meminta agar berkas yang disediakan sudah dalam bentuk salinan fisik dari ketiga perusahaan asuransi dan dari OJK untuk dapat dibaca dan dipelajari.

“OJK dalam hal ini fungsinya tidak hanya sebagai mediator tetapi memiliki kewenangan dalam menjalankan pembelaan secara hukum untuk dapat melindungi para nasabah,”ucap Maria.

Adapun aksi yang dilakukan di kantor OJK dihadiri oleh 52 orang. Para korban yang datang itu berasal dari beberapa daerah seperti Sukabumi, Blitar, Palembang, Riau, Jambi, Medan, Bandung, Madiun, Surabaya, Tangerang, Yogyakarta, dan Papua.

Menurut Maria, para korban ini juga sudah menyampaikan pengaduannya ke DPR, Ombudsman RI, dan melaporkannya ke Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. Maria juga berharap Presiden Joko Widodo dan pimpinan lembaga tinggi negara bisa melihat aksi ini sebagai cara untuk mencari keadilan.

Mediasi korban unit link masih buntu 

OJK telah berikhtiar untuk memfasilitasi pertemuan dengan para pemegang polis asuransi unit link yang merasa dirugikan dengan perusahaan asuransi terkait.

Pertemuan yang digelar di Wisma Mulia, pada Selasa siang (11/1/2022), belum mencapai kesepakatan karena suasana pertemuan saat itu tidak kondusif.

“Pada kesempatan itu pihak asuransi belum sempat menyampaikan opsi penyelesaian,” kata Juru Bicara OJK, Sekar Putih Jarot.

Oleh karena itu, OJK kembali menawarkan kedua belah pihak untuk melanjutkan mediasi di kantor OJK pada Rabu (12/1/2022).

Dalam mediasi tersebut, akan melibatkan pihak penyidik OJK dari unsur kepolisian. Keterlibatan penyidik OJK ini diharapkan memberikan pandangan hukum terkait kasus ini.

Sekar juga berharap agar mediasi tersebut adanya kesepakatan antara kedua belah pihak didasari oleh perjanjian yang telah disepakati.

“Mediasi ini niat baik dari OJK dalam menjalankan tahapan prosedural dalam menangani pengaduan konsumen,” ucap Sekar.

 

Penulis: Kontributor / Achamad Ghifari

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ingin Mendapatkan Kartu GPN di Berbagai Bank? Simak Caranya Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu GPN adalah salah satu jenis kartu debit atau yang biasa dikenal dengan kartu ATM. Sebagaimana diketahui, kartu ATM akan memberikan...

Ulasan Lengkap soal e-Money Mandiri: Cara Buat hingga Panduan Top Up

JAKARTA, duniafintech.com – E-money Mandiri adalah uang elektronik yang banyak digunakan oleh orang-orang lantaran kemudahan dalam penggunaannya. Diterbitkan oleh Bank Mandiri, uang elektronik yang...

Besaran Gaji Tukang Parkir Pesawat dan Biaya Pendidikannya

JAKARTA, duniafintech.com - Gaji tukang parkir pesawat atau marshaller dengan tanggung jawabnya memarkirkan pesawat terbang yang berukuran besar ternyata memiliki gaji yang menjanjikan.  Mungkin saja...

Mau Side Job? Ini 7 Situs Penghasil Uang Terpercaya 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Situs penghasil uang terpercaya 2022 sekarang ini sudah banyak beredar di internet yang bisa diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Akan...

Alasan Penting Menyimpan Slip Gaji bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Alasan menyimpan slip gaji bagi semua karyawan di perusahaan manapun tentu saja sangat penting. Menerima gaji adalah sebuah tujuan utama bagi...
LANGUAGE