24.1 C
Jakarta
Senin, 6 Desember, 2021

Mulai Investasi Emas di Tengah Pandemi? Simak Tips Berikut Ini!

DuniaFintech.com – Bagi Anda yang baru mulai investasi emas saat pandemi ini, jangan membeli dulu. Simak beberapa tips dan trik sebelum mulai investasi emas!

Pandemi yang berlangsung membuat banyak aset mengalami kenaikan harga. Tidak hanya Bitcoin, emas yang dianggap sebagai safe haven juga menjadi pilihan bagi para investor untuk ‘melarikan’ uangnya di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dengan harganya yang terus melonjak, emas menjadi incaran banyak orang, termasuk mereka yang belum pernah investasi emas sebelumnya.

Mau mulai investasi emas? Ini yang perlu dilakukan!

  1. Cek Harga Emas Hari Ini

Sebelum membeli emas, penting bagi calon investor untuk mengetahui pergerakan harga emas. Pakar investasi menyarankan untuk membeli emas ketika harganya cenderung turun dan menjualnya saat harganya sedang naik. Dengan melihat harga emas hari ini dan hari-hari selanjutnya, Anda bisa membaca tren pergerakannya.

Jika tren masih cenderung bergerak naik, ada baiknya tahan dulu uang Anda sampai harga emas kembali turun. Jika sudah turun, saatnya untuk mulai berinvestasi.

Baca Juga:

  1. Perhatikan Nilai Buy Back

Perlu diketahui bahwa harga jual dan harga beli emas tidak akan pernah sama nilanya. Jika Anda melihat harga emas hari ini, harga tersebut biasanya merupakan harga yang harus Anda bayar jika ingin membeli emas.

Tapi jika Anda ingin menjual, yang harus dilihat adalah harga buy back-nya. Perbedaan harga jual dengan harga beli ini biasanya cukup besar dan kerap mengecoh investor baru.

Jika Anda ingin menjual emas, pastikan nilai buy back hari ini lebih tinggi ketimbang harga ketika Anda membelinya. Dengan begitu, Anda akan memperoleh keuntungan yang diharapkan. 

  1. Lakukan Satu atau Dua Tahun Lagi

Meski harga emas sedang naik, pakar investasi justru tidak menyarankan Anda memulai investasi emas saat ini. Perencana Keuangan Andi Nugroho menyebut bahwa investasi emas sebaiknya dilakukan satu atau dua tahun dari sekarang.

Hal ini demi menghindari kerugian karena Anda membeli emas pada titik ketika harga sedang tinggi-tingginya.

Pada dasarnya, harga emas akan mengalami kenaikan dalam jangka panjang. Karena itu, pastikan Anda menjadikan instrumen ini untuk memenuhi kebutuhan keuangan jangka panjang Anda. Dengan begitu, keuntungan investasi yang diharapkan pun bisa tercapai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Target Tahun Ini Hampir Tercapai, Akseleran Pasang Target Baru: Rp4 Triliun di 2022 

JAKARTA, duniafintech.com - Fintech pembiayaan bersama atau peer to peer (P2P) lending, Akseleran, terus menggenjot kinerjanya hingga tutup tahun ini. Platform penyedia layanan pinjaman...

Mengenal Private Equity dan Venture Capital di Dunia Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Private Equity dan Venture Capital merupakan istilah populer dalam dunia permodalan yang mungkin asing bagi para investor pemula. Namun, kedua istilah...

Mengenal Biaya Asuransi JNE dan Syarat Pengiriman Paketnya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi JNE adalah produk pertanggungan dari JNE, sebuah perusahaan ekspedisi yang dalam beberapa tahun terakhir ini melayani jasa antar barang bagi...

Ini Cara Memahami Sentimen Pasar bagi Investor di Dunia Trading dan Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Sentimen pasar atau market sentiment merupakan konsensus atau sikap secara keseluruhan dari pelaku pasar atau investor terhadap pergerakan harga suatu pasar....

Biaya Asuransi: Pengertian dan Jenis-jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya asuransi pada dasarnya terdiri dari berbagai macam. Umumnya, ketika memiliki asuransi, pemegang polis diwajibkan untuk tahu apa saja jenis biaya...
LANGUAGE