25 C
Jakarta
Sabtu, 21 Mei, 2022

Paychant Memungkinkan Bisnis di Nigeria Terima Pembayaran Bitcoin

duniafintech.com – Paychant, sebuah layanan pembayaran memungkinkan perusahaan di Nigeria menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin dan kripto aset lainnya. Layanan ini mengubah cara orang-orang melakukan pembayaran di negara tersebut.

Perusahaan mengatakan mereka akan menyediakan layanan untuk bisnis online dan offline dengan cara mudah untuk menerima pembayaran mata uang kripto, memberikan mereka akses ke semakin banyak konsumen yang ingin membayar menggunakan mata uang digital.

Baca juga:

Menurut Paychant, semua pembayaran diproses secara real-time, memberi pedagang kenyamanan biaya transaksi yang rendah yang tidak dapat dibandingkan dengan gerbang  pembayaran tradisional/traditional payment gateway (pemroses kartu kredit).

“Meskipun pasar kripto tidak pernah begitu stabil dalam hal nilainya, itu sebabnya kami telah menetapkan sistem yang secara instan mengubah kripto menjadi fiat,” perusahaan menjelaskan.

Bagian penting dari penawaran Paychant adalah memastikan bahwa proses penerimaan pembayaran kripto aset mudah dan tidak diperlukan pengalaman teknologi kripto atau Blockchain sebelumnya. 

Sistem Lebih Mudah Digunakan

Pedagang yang menggunakan platform Paychant tidak memerlukan instruksi apa pun tentang cara menggunakan metode pembayaran, karena sistem dirancang dengan cara yang familier.

Pada platform, pedagang dapat memilih untuk menerima pembayaran mereka dalam mata uang lokal (NGN) yaitu transfer bank atau lewat pembayaran dalam kripto aset.

Untuk pedagang yang pembayaran dilakukan lewat bank, Paychant memproses pembayaran ke semua 22 bank komersial yang tersedia di Nigeria, transfer dimulai sesuai permintaan penarikan pedagang.

“Manfaat besar pembayaran kripto adalah membuat uang dalam jumlah besar menjadi murah, dan semua ini mengarah ke masa depan komunitas tanpa uang tunai yang menggunakan mata uang digital,” perusahaan menjelaskan.

Paychant memungkinkan pengguna untuk membuat:

  • Halaman Pembayaran: Pengguna di Paychant dapat dengan mudah membuat Halaman Pembayaran untuk menerima pembayaran kripto aset
  • Toko E-commerce: Pedagang dapat membuat toko e-commerce kustomisasi gratis terintegrasi dengan gerbang pembayaran cryptocurrency terintegrasi, tanpa memerlukan tenaga pengembang
  • Point-of-Sale (POS): Paychant menyediakan aplikasi Point-of-Sale (POS) yang mendukung pembayaran Bitcoin dan Ethereum, yang memungkinkan pedagang menerima pembayaran kripto langsung di toko online atau toko fisik mereka. Aplikasi ini tersedia di Apple Store dan Google Playstore
  • Halaman Donasi: Halaman donasi yang memungkinkan individu dan organisasi amal menerima/mengumpulkan dana dalam cryptocurrency
  • Integrasi API: Integrasi sederhana bagi bisnis untuk menerima Bitcoin dan kripto aset lainnya lewat situs mereka.

Paychant memulai tren yang unik dari perspektif Nigeria dan visi mereka adalah untuk menjadi perusahaan ternama yang mampu menyediakan kebutuhan pembayaran harian penduduk setempat.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Utang Luar Negeri RI dari Singapura Turun, Nambah Rp17 Triliun di China

JAKARTA, duniafintech.com - Berdasarkan Statistik utang luar negeri (ULN) Indonesia yang dirilis Bank Indonesia (BI), terdapat 21 negara yang saat ini memberikan pinjaman untuk...

Tips Sri Mulyani Untuk Pengusaha Supaya Ekspor Dijamin Makin Lancar

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para pelaku ekspor atau eksportir di Tanah Air, Indonesia, harus bisa mengembangkan produk sesuai dengan...

Negara Paling Bangkrut di Dunia, Indonesia Termasuk? Cek ini Faktanya..

JAKARTA, duniafintech.com - Ini dia negara paling bangkrut di dunia. Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan. Saat Indonesia...

Aturan Terbaru Mendag Lutfi Setelah Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, dan selanjutnya untuk menindaklanjuti hal ini,...

Miskin Sawah Ekspor Beras 19 Ton Arab Saudi, Anies: Ini Bersejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan ekspor 1 kontainer produk beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi. Ekspor 19 ton...
LANGUAGE