24.7 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

Peluang Investasi Pakai THR di Era Digital

duniafintech.com – Lebaran hampir tiba. Seperti tahun-tahun sebelumnya, THR alias Tunjangan Hari Raya menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Uang bonus Lebaran ini biasanya banyak dihabiskan untuk keperluan Idul Fitri, seperti berbelanja pakaian, membeli kue, dll buat merayakan Hari Kemenangan bersama keluarga.

Bagi Anda yang tidak memiliki banyak keperluan seperti di atas, THR mungkin akan berakhir tanpa jejak alias tidak diketahui ke mana habisnya. Karena itu, pengelolaan keuangan yang bijak sangat Anda butuhkan. Menabung di bank saja kadangkala bisa membuat Anda hilang kendali dan akhirnya menghabiskan uang THR begitu saja untuk hal-hal yang sama sekali tidak penting.

Baca juga: BITGO RILIS KUSTODIAN ASET DIGITAL SENDIRI

Daripada uang Anda tidak menghasilkan apa-apa, Anda bisa menginvestasikannya ke berbagai bidang karena era digital ini memudahkan Anda melakukan apa pun termasuk menanamkan modal untuk masa depan. Jika Anda masih bingung, beberapa cara investasi di bawah ini bisa Anda pertimbangkan!

  1. Membeli Emas

Tidak seperti dulu, membeli emas saat ini bisa Anda lakukan tanpa takut risiko kehilangan atau kerusakan barang. Pegadaian misalnya, sebagai salah satu BUMN penyedia jasa tabungan emas memberikan layanan penyimpanan untuk Anda yang ingin menabung emas. Selain harganya cenderung stabil, emas juga lebih mudah dijual jika sewaktu-waktu Anda memerlukan dana mendadak.

  1. Deposito

Deposito sejak lama sudah menjadi pilihan untuk investasi. Berbeda dengan emas, investasi deposito adalah simpanan berjangka. Jika Anda tidak khawatir akan memerlukan dana mendadak dalam waktu dekat, deposito bisa menjadi pilihan menyimpan uang THR Anda.

  1. Membeli Reksadana dan Saham

Saham selama ini dianggap sebagai investasi yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya. Padahal saat ini banyak sekali perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek menjual saham mereka dengan harga cukup terjangkau perlembarnya. Anda bisa mencari informasi ini langsung di BEI atau melalui orang-orang yang ahli di bidang saham. Pemantauan perkembangan harganya pun sangat mudah karena bisa dilakukan melalui PC atau ponsel Anda.

Baca juga: LINE INDONESIA RILIS FITUR DAN KONTEN RAMADHAN

Reksadana sebenarnya memiliki cara kerja yang mirip dengan saham namun dengan reksadana Anda seperti menabung. Uang Anda akan dikelola oleh lembaga tempat Anda membeli reksadana dan Anda berhak menerima keuntungan pasif dari perusahaan tersebut sesuai jumlah presentase dana yang Anda berikan.

  1. Membeli Aset Digital

Aset digital saat ini tengah hangat diperbincangkan dan digunakan orang sebagai salah satu cara menyimpan aset secara online. Aset digital memiliki banyak sekali jenis mulai dari token yang dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan start up yang melakukan ICO hingga aset digital dalam bentuk file foto, audio, video dan lain sebagainya.

Aset digital lain yang bisa Anda jadikan alat investasi adalah cryptocurrency alias mata uang digital. Meski statusnya adalah mata uang, di Indonesia sendiri kripto tidak diakui sebagai alat pembayaran melainkan hanya merupakan aset digital. Anda bisa secara aktif melakukan trading dan mendapatkan keuntungan dari mata investasi ini. Saat ini Bitcoin dan Ethereum masih menjadi dua pilihan terbaik untuk investasi kripto

Tertarik untuk berinvestasi mata uang virtual? Silakan mendaftar di Indodax.com dan dapatkan kemudahan berinvestasi yang aman dan nyaman!

Written: Dita Safitri

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli...

Like It, Dorong Literasi Keuangan Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar...

Sebanyak 66% Konsumen di Asia Tenggara Tertarik dengan Bank Digital

Survey Visa menungkapkan bahwa 66% konsumen di Asia Tenggara tertarik pada bank digital. Dua negara tertinggi adalah Thailand 83% dan Filipina 81%. Laporan dari...

Survey Visa : 85% Konsumen di Asia Tenggara Cashless, Indonesia Bagaimana?

Survey Visa mengungkapkan bahwa sebanyak 85% konsumen di Asia Tenggara mengadopsi pembayaran tanpa uang tunai atau cashless. Dari hasil survey Singapura (98%), Malaysia (96%)...

FinAccel, Perusahaan Induk Kredivo Siap Melantai di Bursa Nasdaq

FinAccel, perusahaan induk dari platform fintect P2P Lending Kredivo, berencana untuk go public di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat. FinAccel akan akuisisi dengan...
LANGUAGE