28.6 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Pemerintah Hapuskan Pengecer Salurkan LPG Gas Melon 3 Kg

JAKARTA, duniafintech.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan penyaluran LPG 3 Kg nantinya tidak melalui pengecer melainkan melalui sub penyalur. Langkah tersebut agar penyaluran LPG 3 Kg menjadi lebih tepat sasaran.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menjelaskan terdapat beberapa proses agar penyaluran gas melon tersebut menjadi tepat sasaran.

Baca juga: Mekanisme Beli LPG Tahun 2023 Harus lewat MyPertamina, Begini Caranya

Kendati demikian, hal yang menjadi kesulitan adalah bagian pendataan konsumen. Sebab, data yang dimiliki oleh Kementerian ESDM acuannya berasal dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). 

“Data itu (P3KE) itu kan sumbernya data BKKBN dan selalu diupdate sehingga harapannya akurat,” kata Tutuka. 

Dia mengungkapkan pihaknya pernah melakukan uji coba penggunaan merchant apps lite di sub penyalur dalam rangka pendataan konsumen pada Oktober 2022.

Uji coba tersebut dilakukan di masing-masing satu kecamatan di Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Batam, Semarang dan Batam. 

Menurutnya saat uji coba tersebut, konsumen hanya menyebutkan NIK pada saat pembelian LPG subsidi tersebut. Kemudian, bagi konsumen yang terdaftar dalam data tersebut dapat langsung bertransaksi.

Sedangkan konsumen yang belum tercatat dapat mengisi data pada aplikasi MAP lite dengan bantuan pangkalan.

Baca juga: Duh! Harga LPG Nonsubsidi Ikutan Naik Bareng BBM, Ini Rinciannya

Dia menambahkan proses ini hanya perlu dilakukan satu kali dan selanjutnya konsumen dapat bertransaksi seperti biasa. Bahkan selama masa uji coba semua konsumen yang terdata dapat membeli gas melon tersebut. 

“Tidak ada pembatasan untuk rumah tangga dan usaha mikro yang menggunakan LPG untuk memasak,” kata Tutuka. 

Selain itu, Tutuka mengungkapkan pemerintah meminta kepada Pertamina untuk melakukan pengawasan di lapangan dari tingkat agen hingga pangkalan.

Lalu, Pertamina akan menambah sub penyalur agar tidak ada lagi pengecer karena masyarakat langsung membeli LPG 3 Kg ke sub penyalur. 

Baca juga: YLKI Tolak Rencana Kenaikan Tarif Listrik hingga Harga LPG 3 Kg, Ini Alasannya

“Kita bisa mengatakan sistem itu lebih baik karena bisa sampai langsung ke konsumen,” kata Tutuka. 

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE