29.7 C
Jakarta
Sabtu, 4 Februari, 2023

Pemerintah Lelang Surat Utang Negara Kantongi Rp19,2 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com – Pemerintah lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) hari ini, Selasa, 3 Januari 2023. Pelaksanaan lelang dimulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Hasil dari lelang Surat Utang Negara oleh pemerintah ini nantinya akan digunakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2023.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rilis di laman resmi Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pemerintah memasang target indikatif senilai Rp23 triliun dalam lelang ini. Sedangkan target maksimalnya Rp34,5 triliun.

“Pemerintah melaksanakan lelang SUN (Surat Utang Negara) pada 3 Januari 2023 untuk seri SPN03230405 (new issuance), SPN12240104 (new issuance), FR0095 (reopening), FR0096 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0089 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia,” bunyi keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Rabu (4/1).

Baca juga2023 Tahun Berat bagi yang Punya Hutang, Benarkah? Simak di Sini!

Rinciannya seri SPN03230405 mendapatkan penawaran masuk Rp4,37 triliun dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp1 triliun. Seri ini memiliki tingkat kupon diskonto dan tanggal jatuh temponya adalah 5 April 2023.

Pemenang lelang Surat Utang Negara pemerintah yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif atau competitive bids akan membayar sesuai dengan yield yang dijakukan.

Sedangkan pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif atau non-competitive bids akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Baca jugaUtang PLN Turun dengan Pembentukan Holding dan Subholding 

Pemerintah memiliki hak untuk menjual ketujuh seri Surat Utang Negara tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. Surat Utang Negara yang akan dilelang pemerintah mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta.

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang surat utang negara tersebut.

“Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur dalam PMK No. 168/PMK.08/2019 dan PMK No. 38/PMK.02/2020,” dikutip dari keterangan DJPPR.

Baca jugaIni Sektor Penyumbang Utang Luar Negeri Indonesia 

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tutorial Investasi Crypto yang Menguntungkan, Intip di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Tutorial investasi crypto yang menguntungkan akan sangat diperlukan oleh para trader di dunia investasi kripto. Saat ini, cryptocurrency atau kripto menjadi salah...

Perkuat Kebutuhan BBM Nelayan, Kementerian Perikanan dan Kelautan Gandeng Kementerian BUMN

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) murah bagi...

Pemerintah Targetkan Penciptaan 500 Perusahaan Startup di Tahun 2024

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan di tengah upaya penguatan berbagai indikator perekonomian nasional saat ini, termasuk penciptaan 500 perusahaan...

Tutorial Investasi Bitcoin dengan Mudah, Cek Yuk!

JAKARTA, duniafintech.com – Tutorial investasi Bitcoin dengan mudah akan sangat penting diketahui dan dipahami oleh para trader kripto. Saat ini, aset kripto, termasuk Bitcoin, memang...

Cara Trading Crypto Harian bagi Pemula, Simak Tipsnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara trading crypto harian sangat penting dipelajari oleh trader, terutama trader pemula di dunia investasi kripto. Dalam hal ini, memperhatikan exchange perdagangan...
LANGUAGE