30.9 C
Jakarta
Minggu, 25 Februari, 2024

Pinjaman untuk UMKM dari Pemerintah: Jenis Program dan Syarat Dokumennya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjaman untuk UMKM dari pemerintah merupakan program yang ditujukan untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dalam mengembangkan bisnis mereka. 

Program tersebut disediakan oleh pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Nah, untuk mengetahui apa saja pinjaman untuk UMKM dari pemerintah hingga syarat dokumen agar lolos pengajuannya, simak ulasannya berikut ini.

Jenis Program Pinjaman untuk UMKM dari Pemerintah 

Pemerintah Indonesia punya sejumlah program bantuan modal untuk UMKM sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Inilah sejumlah program tersebut:

Baca juga: Daftar Pinjaman Online Syariah Langsung Cair dan Makin Berkah

ISFF 2023 INDODAX

1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR merupakan program kredit yang disediakan oleh Pemerintah melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Himbara, dan bank umum lainnya. Program ini diberikan untuk membantu UMKM dalam memperoleh pembiayaan modal usaha. KUR tersedia dalam beberapa jenis kredit, termasuk KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Agro, dan KUR Multiguna.

  1. Program Pembiayaan UMKM

Program Pembiayaan UMKM merupakan program kredit yang disediakan oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan bank umum. Program ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas.

3. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)

PKBL adalah program yang disediakan oleh bank-bank umum untuk membantu UMKM dalam mengembangkan usahanya. Program ini memberikan bantuan berupa modal usaha, pelatihan, dan akses pasar.

  1. Hibah Produktif Usaha Mikro (HPUM)

HPUM adalah program hibah yang disediakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM kepada UMKM yang sudah memiliki usaha yang produktif. Program ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan produksi dan kualitas produknya.

  1. Program Peduli UMKM

Program Peduli UMKM adalah program bantuan modal usaha yang disediakan oleh Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Program ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam memulihkan usahanya yang terdampak pandemi COVID-19.

Syarat Dokumen untuk Pinjaman untuk UMKM dari Pemerintah 

  1. KTP

Umumnya, salah satu syarat utama saat akan mengajukan pinjaman modal usaha di bank adalah memiliki identitas diri seperti KTP. Kartu Tanda Penduduk atau KTP merupakan identitas diri kamu yang menyatakan kamu benar tinggal di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saat mengajukan pinjaman modal usaha UMKM, biasanya KTP harus sesuai dengan alamat tinggal saat ini. Namun, jangan khawatir jika berbeda. Kamu bisa mencantumkan surat keterangan tinggal dari kelurahan tempat kamu tinggal saat ini. Selain itu, jika kamu sudah menikah, kamu juga harus menyertakan KTP suami atau istri kamu sehingga pihak bank mengetahui tanggungan kamu.

Baca juga: Pinjaman tanpa Jaminan BCA, Cek Keunggulan dan Syarat Pengajuannya

Pinjaman untuk UMKM dari Pemerintah

  1. Akta Pernikahan

Kamu ingin mengajukan pinjaman modal usaha namun sudah menikah? Eits, tidak apa-apa. Cukup sertakan fotokopi akta nikah. Hal ini dibutuhkan agar kedua belah pihak baik istri maupun suami sudah paham bahwa harta yang dimiliki saat ini adalah harta bersama.

Selain itu, jika nantinya terjadi kendala seperti kredit macet ataupun peminjam meninggal, pihak bank bisa langsung mengkomunikasikan kepada pasangan kamu dan membangun komunikasi yang lancar antara pihak bank dan peminjam.

  1. Fotokopi KK atau Kartu Keluarga

Syarat lain yang harus dipenuhi adalah mencantumkan fotokopi kartu keluarga (KK). Hal ini dimaksudkan agar pihak bank mengetahui seberapa banyak anggota keluarga yang menjadi tanggungan kamu. Sehingga pihak bank bisa memperkirakan kesanggupan kamu dalam membayar tagihan pinjaman.

Jika tanggungan kamu terlampau banyak, pihak bank mungkin akan mempertimbangkan untuk menyetujui pinjaman modal usaha UMKM kamu. Sebab, ada kemungkinan dalam masa peminjaman terjadi kredit macet.

  1. Rekening Koran

Kondisi keuangan kamu tercermin dari rekening koran atau buku tabungan kamu. Apakah pengeluaran bulanan kamu besar atau kecil. Saat mengajukan pinjaman, ada baiknya kamu membawa mutasi rekening kamu dalam kurun waktu 3 hingga 6 bulan ke belakang. Dari laporan buku tabungan kemampuan finansial keluarga kamu bisa tercermin dari buku tabungan.

Jumlah pemasukan dan pengeluaran serta besaran saldo yang ada dalam rekening tabungan bisa menjadi proyeksi bank akan kesanggupan kamu dalam membayar pinjaman modal usaha tersebut. Oleh sebab itu, pastikan saldo yang ada pada buku tabungan kamu mencukupi.

  1. Slip Gaji

Sebagai calon peminjam modal usaha UMKM, slip gaji merupakan salah satu persyaratan penting bagi bank untuk menerima ajuan peminjaman modal usaha kamu. Adanya slip gaji memperjelas aliran pemasukan yang kamu miliki sehingga bisa menjadi ukuran apakah pinjaman tersebut dapat kamu bayarkan.

Selain itu, kamu harus mengajukan pinjaman sesuai dengan kemampuan kamu. Tidak boleh melebihi pemasukan kamu. Sebab, jika pinjaman yang diajukan lebih besar dari dana pemasukkan kamu, kecil kemungkinan permohonan pinjaman modal usaha kamu akan diterima oleh bank.

Baca juga: Pinjam Uang di Traveloka Ternyata Bisa dan Mudah, Begini Caranya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE