27.8 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Presiden Jokowi Instruksikan Kemendag Bangun Ekonomi Digital di Sektor Perdagangan

JAKARTA, duniafintech.com – Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada Kementerian Perdagangan agar dapat memanfaatkan potensi ekonomi digital.

Hal itu dilakukan melalui akselerasi transformasi digital pada sektor perdagangan secara inklusif dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menjelaskan menanggapi arahan tersebut, Kementerian Perdagangan mengeluarkan kebijakan dengan meningkatkan kualitas ekosistem niaga elektronik sebagai bagian dari transformasi struktural perdagangan. 

Baca juga: Talenta Digital Indonesia Siap Bersaing Tingkatkan Ekonomi Digital

“Sejumlah rencana aksi telah disiapkan untuk mewujudkan visi tersebut. Pertama, digitalisasi pasar rakyat dan pemberdayaan usaha mikro kecil (UMK). Kedua, pembentukan tenaga fasilitator niaga elektronik. Ketiga, penataan dan penguatan regulasi niaga elektronik. Terakhir, fasilitasi promosi produk UMKM melalui internet yang dapat diakses di tautan https://portal-indonesia.id,” kata Jerry. 

Dia menjelaskan pemerintah perlu bekerjasama dalam menentukan arah kebijakan pengembangan, meningkatkan pertumbuhan dan membangun ekosistem niaga elektronik (e-commerce) yang kondusif. Hal itu disebabkan niaga elektronik adalah aktivitas lintas sektor. 

“Isu-isu seperti minimnya regulasi, pembinaan, isu keamanan siber, logistik, pembayaran serta penguatan kompetensi tenaga kerja, pelaku usaha dan produk lokal dapat diatasi melalui kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, namun juga melibatkan pelaku usaha, praktisi dan akademisi,” kata Jerry. 

Baca juga: Ekonomi Digital Indonesia Tetap Positif Harapan Mendag Zulhas

Dia mengungkapkan kontribusi ekonomi elektronik Indonesia masih relatif kecil terhadap perekonomian nasional, namun pertumbuhannya tergolong pesat. Ekonomi digital Indonesia pada 2021 mencapai Rp980 triliun (5,7 persen dari produk domestik bruto). Pada 2030, PDB Indonesia diproyeksikan mencapai Rp24.000 triliun. Sementara ekonomi elektronik Indonesia diproyeksikan menyumbang 18 persen dari PDB atau sekitar Rp4.531 triliun. 

Pada tahun 2030, Jerry menilai outlook ekonomi digital Asia Tenggara akan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Gross Merchandise Value (GMV) ekonomi digital Indonesia diproyeksikan akan meningkat lima kali lipat dan akan menjadi dua kali lipat nilai GMV se Asia Tenggara. 

Platform digital telah menjadi solusi bagi UMKM di Asia Tenggara untuk bertahan dari pandemi. Layanan keuangan digital muncul sebagai pendukung penting. 

“Pedagang yang telah onboarding pun saat ini telah merasakan dampak digitalisasi. Lebih dari 90 persen pedagang dari akan terus menggunakan teknologi digital dari sisi pembayaran, pemasaran dan hal-hal menunjang perdagangan lainnya,” kata Jerry. 

Baca juga: Pemerintah Optimis Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tembus US$146 Miliar di Tahun 2025

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE