35 C
Jakarta
Sabtu, 1 Oktober, 2022

Regulasi OJK: OJK Buka Kembali Perizinan Layanan Urun Dana

DuniaFintech.com – Terkait regulasi OJK terkini, Otoritas Jasa Keuangan tersebut pada 04 Desember 2020 mengumumkan dalam siaran persnya telah membuka kembali permohonan perizinan sebagai Penyelenggara Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham (Equity Crowdfunding/ECF).

Regulasi OJK terbaru terkait fintech equity crowdfunding ini diterbitkan setelah sempat dihentikan beberapa waktu untuk menunggu terbentuknya asosiasi yang menaungi Penyelenggara ECF.

Keputusan itu ditetapkan dalam surat nomor S-273/D.04/2020 tertanggal 17 November 2020 perihal Kelanjutan Permohonan Perizinan sebagai Penyelenggara Layanan Urun Dana, yang menyatakan bahwa proses Perizinan Penyelenggara Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham dapat dilanjutkan.

Dalam keputusan regulasi OJK tersebut, OJK meminta calon penyelenggara ECF untuk memperbaharui dokumen kelengkapan permohonan izin yang telah diajukan, antara lain terkait dengan bukti keanggotaan dalam asosiasi yang diakui OJK sebagaimana diatur dalam POJK nomor 37/POJK.04/2018 tentang Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi.

Baca juga:

LTGRB sebagai Asosiasi Penyelenggara Layanan Urun Dana

OJK juga telah menetapkan Perkumpulan Layanan Teknologi Gotong Royong Bersama (LTGRB) sebagai Asosiasi Penyelenggara Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi.

Melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Nomor KEP-60/D.04/2020 tanggal 11 November 2020, LTGRB akan bertindak sebagai asosiasi penyelenggara ECF.

ECF bertugas untuk membina, mengembangkan dan memajukan peranan penyelenggara layanan urun dana berbasis teknologi informasi agar berkontribusi terhadap pembangunan dan perekonomian nasional.

Keberadaan asosiasi tersebut akan berperan membantu OJK dalam memberikan pendapat atas setiap calon penyelenggara ECF yang mengajukan perizinan ke OJK.

Sebelumnya, pada 31 Desember 2018 OJK mengeluarkan POJK Nomor 37 /POJK.04/2018 Tentang Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding) untuk mendukung pelaku usaha pemula (start-up company) agar berkontribusi terhadap perekonomian nasional melalui penyediaan alternatif sumber pendanaan berbasis teknologi informasi.

Hingga Desember 2019, terdapat tiga start-up yang resmi mengantongi izin OJK yakni Santara, Bizhare dan CrowdDana.

Sumber: ojk.go,id

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cek Limit Asuransi Reliance Termudah, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Cek limit Asuransi Reliance termudah akan kamu temukan di ulasan ini. Jadi, simak hingga tuntas yuk artikelnya! Pada dasarnya, mengecek limit asuransi...

Cara Top Up ShopeePay via Aplikasi Line Bank, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up ShopeePay via aplikasi Line Bank berikut ini tentu perlu dipahami oleh para pengguna layanan ini. Seperti diketahui bersama, saat...

Cara Isi Saldo DANA via ATM BCA hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara isi saldo DANA via ATM BCA ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna layanan keuangan tersebut. Seperti diketahui bersama, dompet digital...

Cara Bayar Akulaku via Mandiri Online serta Persyaratannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Akulaku via Mandiri Online berikut persyaratannya perlu diketahui oleh para pengguna layanan ini. Seperti diketahui pula, hadirnya aplikasi kredit online...

Asuransi Kecelakaan Kerja: Manfaat hingga Rekomendasi Produk

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kecelakaan kerja adalah bentuk proteksi yang sangat diperlukan oleh seorang pekerja atau karyawan. Asuransi sendiri adalah bentuk perlindungan yang penting bagi...
LANGUAGE