25.6 C
Jakarta
Sabtu, 25 Juni, 2022

Rekeningku vs Indodax, Jumlah Member Pancarkan Kepercayaan Publik

JAKARTA, duniafintech.com – Buat para investor kripto, memilih exchanges atau pialang jual beli aset kripto merupakan hal mutlak. Sebelum memulai investasi pada aset yang tengah populer di dunia ini, ada baiknya memahami platform marketplace jual beli yang akan dituju. Artikel ini akan membahas antara Rekeningku vs Indodax.

Kali ini, kita akan membahas soal dua exchanges jual beli aset kripto yang populer di Indonesia, yaitu Indodax dan Rekeningku. Kedua platform ini tentunya memiliki keunggulan masing-masing, namun mana yang lebih baik?

Rekeningku vs Indodax

 

Indodax dan keunggulannya

Indodax adalah platform jual beli (marketplace) aset kripto terbesar di Indonesia. Mengutip situs resminya, Indodax memiliki 5.383.362 atau 5,3 jutaan member terverifikasi, kamu bisa melakukan jual beli aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, serta puluhan aset lainnya dengan mudah dan aman. 

Layanan Indodax

  1. Beli dan Jual Aset Kripto

Beli aset kripto dengan deposit melalui semua bank lokal Indonesia atau jual aset kripto dengan mengkonversikannya menjadi Rupiah secara instan

2. Biaya Trading dan Persentase Penarikan 0%

Nikmati keuntungan yang lebih banyak dengan biaya trading dan persentase penarikan mulai dari 0% di Indodax

Baca jugaCara Deposit di Indodax, Bisa Investasi Mulai dari Rp10 Ribu

3. Transaksi 24 Jam

Transaksi jual beli aset kripto 24 jam non stop di Indodax, bahkan pada hari libur. 

Fitur Unggulan

Indodax mengakomodasi kebutuhan kamu saat bertransaksi dengan fitur-fitur canggih

  1. Keamanan

Perlindungan Autentikasi Multi-faktor dengan kombinasi verifikasi via email dan SMS dari Google Authenticator menjamin setiap transaksi ditandatangani serta divalidasi oleh kamu sendiri.

2. Efisien

Setor dan tarik rupiah maupun aset kripto dengan cepat, tanpa penundaan, dalam waktu kurang dari satu hari.

3. Kemudahan

Pelacakan transaksi jual beli dapat diakses dengan mudah dalam satu akun lewat PC, tablet, maupun aplikasi smartphone kapan saja dan di mana saja.

4. Layanan Member

Indodax juga membuka call center bagi para member yang kesulitan mengakses informasi. Dalam situsnya, Indodax meminta jangan ragu untuk mengontak kami lewat live chat, Call Center di nomor telepon +6221-5052-5588, atau alamat email [email protected]

Baca jugaTransaksi Aset Kripto Meningkat Tajam, Maret 2022 Capai Rp130,2 Triliun

Rekeningku dan keunggulannya 

Dalam situs resminya, Rekeningku mengklaim sebagai patform jual beli dengan layanan terbaik. Berikut ini beberapa keunggulannya:

  1. Bebas biaya withdraw

Gratis biaya withdraw rupiah (hanya dikenakan biaya ADM antar bank Rp 6.500 flat) ke lebih dari 120 bank di Indonesia dalam hitungan menit.

2. Pusat Bantuan 24/7

Tim Customer Support kami selalu siap menjawab pertanyaan member 24/7 melalui live chat, bahkan dihari libur.

3. Aman

Perlindungan 2FA dengan adanya verifikasi via SMS, Email, dan Google Authenticator untuk menjaga keamanan transaksi anda.

4. Mudah

Transaksi dengan mudah hanya dengan mengakses website atau aplikasi mobile Rekeningku dimanapun dan kapanpun.

5. Verifikasi Cepat

Proses verifikasi yang cepat hanya dengan mengunggah Dokumen Pribadi (KTP/ SIM/ Passport) dan Foto Selfie. 

Rekeningku vs Indodax, mana yang lebih banyak membernya? 

Banyaknya member menjadi salah satu tolak ukur kepercayaan publik. Dalam hal dua platform jual beli aset kripto, Rekeningku vs Indodax, tentu memiliki jumlah member masing-masing. 

Baca jugaBursa Kripto Tak Kunjung Diluncurkan, Bappebti Ungkap Alasan Ini

Mengutip situs resminya, Indodax memiliki lebih dari 5,3 juta member yang terverifikasi. Sementara dalam situs resmi Rekeningku memiliki 500 lebih atau 500k+ pelanggan, namun tidak dijelaskan jumlah pastinya. 

Minat Masyarakat Indonesia yang Terus Bertambah

Minat masyarakat Indonesia terus bertambah tentang investasi aset kripto. Ini karena meningkatnya harga kripto secara fantastis dalam waktu singkat. Selain itu, teknologi baru seperti NFT dan metaverse juga menjadi daya tarik orang Indonesia untuk berinvestasi dan trading aset kripto. 

Jumlah investor aset kripto di sepanjang tahun 2021 mencapai 11,2 juta menurut Bappebti. Jumlah ini bahkan lebih tinggi dari pada investasi lain, misalnya saham. Investor pasar modal hanya meningkat 8,1 juta di tahun itu. 

Untuk membuat ekosistem aset kripto yang sehat, BAPPEBTI juga telah mengeluarkan tanda daftar legalitas kepada 13 perusahaan saja. Dua di antaranya adalah Indodax dan Rekeningku.

Mana yang lebih unggul? 

Kedua platform ini memiliki keunggulan masing-masing. Namun dari segi member, Rekeningku masih kalah jauh dari Indodax. Sehingga kepercayaan publik terhadap Indodax dinilai lebih meyakinkan.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Dari Kasus Penipuan Binomo, Segini Nilai Aset Kekayaan Indra Kenz yang sudah Disita Polisi

JAKARTA, duniafintech.com – Terkait kasus dugaan penipuan dan pencucian uang dalam kasus investasi bodong Binary Option (Binomo), semua aset atau harta kekayaan Indra Kenz...

Beragam Manfaat P2P Lending Syariah, Kamu Berminat?

JAKARTA, duniafintech - Beragam manfaat P2P Lending Syariah. Pasalnya sistem P2P lending Indonesia ini sangat mirip dengan konsep yang diterapkan pada marketplace secara online,...

Ide Usaha Makanan Online Terbaru, Bikin Ngiler!

JAKARTA, duniafintech.com - Ide usaha makanan online, nampaknya cukup menarik untuk dikupas. Memulai usaha makanan online memang cukup menantang, karena kompetitor dalam usaha tersebut...

Cara Kerja P2P Lending, Simak ya Guys!

JAKARTA, duniafintech.com - Cara kerja p2p lending atau Sistem P2P lending Indonesia ini sangat mirip dengan konsep yang diterapkan pada marketplace secara online, yakni menyediakan...

Aplikasi Kasir Pintar yang Berguna untuk Kebutuhan Bisnis

JAKARTA, duniafintech.com - Aplikasi kasir pintar atau biasa dikenal sebagai Point of Sales (POS) telah menjadi salah satu kebutuhan agar aktivitas bisnis menjadi lebih efektif...
LANGUAGE