26.7 C
Jakarta
Jumat, 30 September, 2022

Rekonstruksi Notre Dame Menerima Penggalangan Dana Dalam Crypto

duniafintech.com – BlockShow, acara blockchain internasional yang didukung oleh Cointelegraph, telah memulai kampanye dalam penggalangan dana cryptocurrency untuk rekonstruksi Notre Dame. Berita itu diumumkan di akun twitter resmi BlockShow pada 16 April.

Dalam tweet itu, tim di belakang BlockShow mengungkapkan bahwa mereka telah memulai kampanye penggalangan dana untuk rekonstruksi Notre Dame menyusul kebakaran dahsyat yang menelan katedral kemarin, 15 April.

Klik di sini

Tim BlockShow memposting dua alamat dompet mata uang digital di mana setiap orang yang tertarik dapat mentransfer donasi dalam bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH), serta tautan ke Foundations Du Patrimoine, yang mengumpulkan donasi dalam mata uang fiat.

National Public Radio (NPR) telah melaporkan tentang beberapa kampanye internasional lainnya yang mengumpulkan dana untuk pembangunan kembali katedral, termasuk GoFundMe dan La Fondation Avenir du Patrimoine à Paris. Per NPR, ratusan juta dolar telah disumbangkan oleh beberapa orang terkaya di Perancis, termasuk keluarga Bettencourt Meyers, Bernard Arnault dan François Pinault.

Berita tentang kebakaran Notre Dame telah menarik perhatian puluhan individu paling terkemuka di dunia. Mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama tweeted:

“Notre Dame adalah salah satu harta karun terbesar di dunia, dan kami memikirkan orang-orang Prancis di saat kesedihan Anda. Sudah menjadi sifat kita untuk berduka ketika kita melihat sejarah hilang – tetapi juga sifat kita untuk membangun kembali untuk besok, sekuat yang kita bisa. “

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan:

“Saya ingin mengatakan kata-kata penghiburan dan solidaritas dengan negara Prancis, juga sebagai warga negara Gdańsk, 90% hancur dan terbakar, kemudian dibangun kembali. Anda juga akan membangun kembali katedral Anda! Dari Strasbourg, ibukota Prancis di Uni Eropa, saya meminta semua 28 Negara untuk mengambil bagian dalam tugas ini. “

Baca juga

Cryptocurrency dan blockchain telah secara bertahap memasuki sektor amal, konon memberikan lebih banyak transparansi dan kepercayaan kepada industri. Baru-baru ini, prosesor pembayaran crypto AS BitPay dan organisasi nirlaba dan amal yang mengoperasikan Wikipedia, Wikimedia Foundation, bermitra untuk menerima donasi crypto.

Desember lalu, startup yang bermarkas di Dublin dijuluki AID: Tech bekerja sama dengan Palang Merah Irlandia untuk menggunakan teknologi blockchain dalam aplikasi baru yang meningkatkan transparansi untuk amal.

picture: pixabay.com

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Butuh Integrasi Pertumbuhan Hijau

JAKARTA, duniafintech.com - UOB Indonesia berpandangan bahwa proses integrasi pertumbuhan hijau ke dalam strategi pembangunan nasional akan menjadi kunci dari pertumbuhan ekonomi berkelanjutan jangka...

Potensi Resesi di Negara Maju Tahun 2023

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai negara penggerak perekonomian dunia, diprediksi akan memiliki...

Harga BBM Indonesia Masih Lebih Murah Dibanding Negara Lain

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Jokowi...

Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Timpang, Timbulkan Korban

JAKARTA, duniafintech.com - Literasi keuangan dan inklusi keuangan yang timpang, menjadi sorotan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo menyatakan indeks...

Pinjol Cepat Cair: Prosedur Pengajuan & Daftar Aplikasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana yang cepat. Saat ini, pinjol yang berizin...
LANGUAGE