26.7 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Rudy Salim Ngaku Tak Kenal Indra Kenz, Bagaimana Mereka Jual-Beli 2 Mobil Mewah?

JAKARTA—Pengusaha Rudy Salim memenuhi panggilan penyidik Mabes Polri 18 Maret 2022. Rudy Salim mengaku tidak mengenal tersangka Indra Kenz. Lalu, bagaimana keduanya bisa transaksi jual-beli mobil sampai 2 kali?

Saat diwawancarai wartawan usai pemeriksaan,  Rudy Salim mengaku memang tidak mengenal Indra Kenz. Dia hanya mengetahui kalau Indra Kenz hanya seorang youtuber keren, bukan afiliator binomo.

“Sebelumnya enggak kenal (dengan Indra Kenz). Saya enggak pernah komunikasi langsung, komunikasi lewat sales, pembelian atau segala macam,” tutur Rudy usai menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jumat, 18 Maret 2022.

Kuasa Hukum Rudy Salim, Frank Hutapea mengungkapkan soal pemeriksaan penyidik. “Yang ditanyakan intinya tentang pernah beli mobil dan itu memang mobil yang sudah di sita,” kata Frank.

Indra Kenz membeli mobil yang dijual Rudy Salim. Pertama ada Lamborghini Huracan seharga Rp9 Miliar dan Tesla seharga Rp1,3 miliar. “Lupa angka jualnya, intinya ini penjual, dan Indra nya sudah beli dan mobilnya sudah disita, itu aja,” tutur Frank.

Indra Kenz adalah salah seorang afiliator binary option yaitu Binomo. Semakin banyak Indra merekrut orang, maka semakin banyak pula dia mendapatkan uang. Salah satu cara Indra menggoda korban adalah dengan memamerkan kekayaannya di media sosial.

Pria dengan nama asli Indra Kesuma itu memang dikenal kerap menunjukkan kehidupan glamornya seperti membeli mobil-mobil mewah dan mengenakan pakaian mewah. Salah satu mobil yang pernah dipamerkan Indra adalah mobil Tesla Model 3 yang dibelinya dari showroom Prestige Motor milik Rudy Salim.

Pengusutan atas kasus dugaan penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) kasus Binomo, dengan tersangka Indra Kenz, terus bergulir. Terbaru, ada kecurigaan dari Bareskrim Polri bahwa sebelum rekeningnya disita, tersangka Indra Kenz sudah memindahkan uangnya terlebih dahulu.

“Pada saat kami mau sita, dia kan rekeningnya sudah sedikit. Sudah ada yang ajarin tuh. Cuma Rp1,8 miliar rekeningnya tuh. Sudah dipindahin,” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan, dikutip dari Detik.com, Jumat (18/3/2022).

Diterangkan Whisnu, pihaknya dalam hal ini sudah meminta bantuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengecek aliran transaksi rekening Indra Kenz. Dirinya kini masih menunggu laporan dari PPATK.

“Nah, ini kami lagi minta bantuan PPATK buat melacak rekeningnya ke mana aja. Kami enggak bisa buka rekening kan, yang bisa PPATK. Nanti dari PPATK, kami dapat tuh transaksinya ke mana, ke mana, ke mana? Lalu kami cek, gitu,” jelasnya.

Penulis : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE