31 C
Jakarta
Sabtu, 20 Agustus, 2022

Setelah TikTok, India Kembali Blokir Aplikasi Buatan Tiongkok Lainnya

DuniaFintech.com – Negara India telah memblokir sebanyak 47 aplikasi buatan Tiongkok. Tindakan ini juga merupakan kelanjutan dari pemblokiran masif 58 aplikasi pengembang negeri Tirai Bambu yang diduga mengganggu keamanan nasional dan privasi.

Sejak bulan Juni lalu ketegangan antara India dan Tiongkok memuncak. Hal ini berawal dari terjadinya bentrok di perbatasan Himalaya yang mengakibatkan 20 tentara India meninggal dunia. Sementara itu, korban dari pihak Tiongkok dengan jumlah yang tidak diketahui.

Pemblokiran pemerintah India kepada 47 aplikasi mobile asal Tiongkok diceritakan oleh salah satu pejabat yang dirahasiakan namanya. Pemerintah India dinilai menganggap gangguan keamanan nasional dan privasi merupakan hal yang serius.

Keputusan ini disampaikan pada Jumat lalu, dengan mengatas-namakan alasan yang sama dengan 59 aplikasi sebelumnya, 47 aplikasi ini resmi masuk daftar blokir. Beberapa di antaranya juga termasuk versi lite dari aplikasi yang sebelumnya telah diblokir.

Baca juga:

India Blokir Aplikasi Tiongkok

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah India terkait larangan pengunaan aplikasi pengembang Tiongkok. Meski demikian, kabar ini makin besar setelah bentrokan dan kekerasan pada Juni lalu. Pengembang asal Tiongkok yang masuk ke dalam aplikasi yang baru saja diblokir meliputi TikTok Lite, Helo Lite, SHAREit Lite, BIGO LIVE Lite dan VFY.

Dengan mencuatnya kabar tersebut, masyarakat India pun bereaksi dengan melakukan demonstrasi ke jalan. Dalam demonstrasi, masyarakat pun menginginkan boikot produk perdagangan Tiongkok. Senin lalu, media setempat menyebut 275 aplikasi Tiongkok lain juga akan diblokir atas dasar alasan yang sama.

Boikot ini juga akan menyeret aplikasi game PUBG Mobile karya pengembang asal Tiongkok, Tencent. Perlu diketahui, Tiongkok mengekspor lebih dari 3000 produk ke India, dari mainan, kosmetik hingga tas tangan dan peralatan rumah tangga, pharma, komponen otomotif, serta baja.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Harga Anjlok Jangan Risau! Ini Strategi Trading Kripto yang Top

JAKARTA, duniafintech.com - Saat harga aset kripto sedang anjlok/mengalami penurunan, janganlah risau. Ada strategi trading kripto yang mesti Anda terapkan.  Trading kripto saat menjadi salah...

Harga BBM Pertalite Akan Naik, Dampaknya Mengerikan!

JAKARTA, duniafintech.com – Harga BBM Pertalite dan solar yang merupakan bahan bakar subsidi pemerintah akan dinaikkan pada minggu depan. Hal itu dilakukan karena subsidi yang...

Rekomended! Ini Aplikasi Faucet Bitcoin yang Terpercaya di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Pemain industri kripto tentu gak asing lagi dengan istilah faucet. Ada rekomendasi aplikasi faucet Bitcoin terpercaya dan bisa dicoba.  Faucet kripto atau...

Project NFT Asal Indonesia Terpopuler, Bukan Cuma Ghozali Lho!

JAKARTA, duniafintech.com - Masih ingat dengan Ghozali? Karyanya merupakan salah satu project NFT asal Indonesia yang populer dan mendunia.  Tapi siapa sangka, bukan cuma Ghozali...

Mengenal Koisan, Game NFT Indonesia yang Pantas Diperhitungkan

JAKARTA, duniafintech.com - Game NFT Koisan yang merupakan produk asli dalam negeri telah hadir meramaikan jagat industri non-fungible token.  Dalam perkembangan teknologi NFT yang kian...
LANGUAGE