27.8 C
Jakarta
Rabu, 6 Juli, 2022

Skema Pendanaan P2P Lending Syariah Seperti Apa, Begini Guys!

JAKARTA, duniafintech.com – Skema pendanaan P2P lending syariah seperti apa? Berinvestasi kini bisa lebih mudah hanya melalui aplikasi fintech. Salah satu pilihannya, anda bisa menanamkan modal di P2P lending syariah. Lantar bagaimana mekanisme pendanaan P2P Lending Syariah? Mari kita simak.

P2P lending syariah berperan untuk mempertemukan lender dengan borrower untuk melakukan transaksi pendanaan dan pembiayaan untuk berbagai kebutuhan.

Skema Pendanaan P2P Lending Syariah

Skema Pendanaan P2P Lending Syariah?

Apabila anda tertarik untuk mendanai borrower dalam memenuhi kebutuhannya, anda perlu melakukan sejumlah tahapan. Pastikan jika anda memilih P2P lending syariah yang resmi terdaftar OJK. Untuk lebih jelasnya, simak mekanisme pendanaan P2P lending syariah berikut ini.

1. Lender Melakukan Registrasi Akun P2P Lending Syariah

Langkah pertama yang perlu anda lakukan untuk memulai pendanaan adalah mengunduh aplikasi P2P lending syariah. Kemudian lakukan registrasi data diri, memverifikasi E-KYC, dan pembuatan rekening dana lender.

Baca jugaMemahami Manfaat P2P Lending Syariah

2. Mulai Mencari Objek Pendanaan Melalui Marketplace P2P

Apabila anda sudah melewati proses registrasi akun dan verifikasi, anda bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya. Anda bisa mencari objek untuk didanai. Misal anda hendak mendanai untuk modal UMKM, konstruksi, pembiayaan haji atau lainnya. Untuk menemukannya, anda bisa membuka fitur marketplace yang tersedia di aplikasi P2P lending syariah.

3. Pilih Pendanaan yang Sesuai

Dalam fitur marketplace biasanya akan muncul berbagai pilihan pendanaan. Anda bisa menganalisis mulai dari tenor pembiayaan, imbal hasil, akad yang digunakan hingga tingkat risiko pendanaan. Jika sudah menemukan yang sesuai, anda bisa lanjutkan untuk ke proses transfer pendanaan ke target pendanaan.

4. Menerima Imbal Hasil

Anda akan memperoleh imbal hasil dari proses pendanaan sesuai dengan jatuh tempo. Biasanya imbal hasil P2P lending syariah bisa mencapai 20% per tahunnya. Hal ini sesuai dengan perhitungan berprinsip pada akad muamalah yang halal. Jadi anda tak perlu khawatir akan riba, karena di P2P lending syariah tidak menerapkan sistem bunga.

Rekomendasi Fintech P2P Lending Syariah Terbaik

P2P lending syariah yang dikembangkan fintech bisa dalam bentuk website resmi atau aplikasi smartphone. Jadi anda bisa mendanai atau mengajukan pembiayaan mudah dalam genggaman. Untuk mengetahui apa saja P2P lending syariah terbaik, simak selengkapnya berikut ini.

1. Peer To Peer Lending Syariah Ethis

Ethis merupakan P2P lending syariah yang bertujuan untuk memberikan pembiayaan untuk konstruksi properti dan sejenisnya. Selain pembiayaan, Ethis juga memiliki produk pendanaan bagi seluruh kalangan. Imbal hasil yang akan diperoleh lender antara 18% – 24% per tahunnya.

2. Peer To Peer Lending Syariah Alami Sharia

Pilihan peer to peer lending syariah lainnya datang dari Alami Sharia yang sudah dipercaya masyarakat sebagai P2P lending syariah amanah. Alami Sharia tercatat telah menyalurkan hingga 2,27 triliun rupiah dengan 100% pembiayaan lancar. Alami Sharia juga menawarkan produk pendanaan, dimana anda bisa membantu para borrower untuk pembiayaannya.

3. Peer To Peer Lending Syariah Investree

Investree yang dikenal masyarakat bukan hanya sebagai P2P lending konvensional, melainkan memiliki produk syariahnya juga. Baik mendanai maupun mengajukan pembiayaan, keduanya bisa diakses dengan mudah melalui website investree.id atau melalui aplikasi smartphone.

Baca jugaCara Menghitung Compound Interest dan Rumusnya dalam P2P Lending

4. Peer To Peer Lending Syariah Ammana

Ammana merupakan P2P lending syariah yang membantu mempertemukan para lender dengan borrower untuk kebutuhan pengembangan modal usaha. Sebagai fintech P2P lending syariah pertama di Indonesia, Ammana telah menyalurkan pendanaan hingga 331 miliar rupiah dengan total pemberi dana 4215 orang dan penerima dana 2185 orang.

Sudah banyak berdiri peer to peer lending syariah terbaik di Indonesia dengan produk-produk pendanaan yang kompetitif. Dengan berprinsipkan syariat islam, P2P lending syariah terbaik memiliki tujuan utama memajukan kesejahteraan masyarakat. Sebagai masyarakat melek digital, jangan salah dalam memilih P2P lending syariah yang resmi dan terpercaya.

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Disesuaikan Gaji, Nasib Pekerja Informal Gimana?

Itulah beberapa mekanisme pendanaan P2P lending syariah yang mudah dilakukan. Menjadi lender atau investor P2P lending syariah tidak banyak berkas yang harus dipersiapkan. Jika anda memenuhi kriteria yang ditetapkan P2P lending syariah, maka anda sudah bisa memulai pendanaan dengan target yang bisa anda tentukan sendiri.

Editor: Rahmat Fitranto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Mengaktifkan Flexi Cash Jenius, Ini Panduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan Flexi Cash Jenius, sulit enggak ya? Tentu saja tidak sebab di sini kamu akan menemukan panduannya. Sebagai informasi, Flexi Cash...

Biaya Klaim Asuransi Mobil, Begini Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Adakalanya biaya klaim asuransi mobil akan membuat para pemilik asuransi terkejut saat mengetahui besarannya. Sejatinya, biaya ini ada di polis asuransi, tetapi...

Cara Main Crypto Dengan Mudah dan Aman, Pastinya Cuan

JAKARTA, duniafintech.com - Cara main crypto dapat dimulai dengan membuka rekening di Pedagang Komoditi Aset Kripto. Setelah akun dibuat, pelanggan dapat melakukan transaksi crypto...

Pinjaman Online Resmi OJK 2022, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Pinjaman Online resmi OJK 2022 tentunya lebih terjamin dan terpercaya. Izin dari otoritas jasa keuangan (OJK) sebagai lembaga yang menaunginya menjadi...

Biaya Kartu Kredit BCA di Semua Jenis Kartu

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya kartu Kartu Kredit BCA tentunya sangat penting untuk diketahui, utamanya oleh para pengguna kartu kredit BCA. Hal itu karena ada sejumlah...
LANGUAGE