25.6 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

S&P GLOBAL PLATTS MELUNCURKAN JARINGAN BLOCKHAIN UNTUK MELACAK DATA MINYAK DI UAE

duniafintech.com – Salah satu layanan provider terkemuka di dunia S&P Global Platts baru-baru ini meluncurkan jaringan Blockchain, yang mana jaringan Blockchain ini nantinya akan digunakan untuk mempermudah pelacakan persediaan data minyak di UAE.

Sebagai layanan provider independen terkemuka saat ini yang bergerak di bidang energi, harga dan juga pasar komoditas, S&P Global Platts menyakini bahwa dengan adanya jaringan Blockchain di negara UAE sangat membantu para pelaku industri perminyakan di negara tersebut.

Apalagi jaringan Blockchain menawarkan keamanan dan juga transparansinya, hal ini menjadi sebuah keunggulan dari sistem Blockchain yang diterapkan dalam dunia bisnis seperti perminyakan di negara timur tengah, UAE.

Dimana setelah diluncurkannya jaringan Blockchain ini, para pelaku industri akan mendapatkan kemudahan ketika akan mengirimkan data penyimpanan persediaan minyak mingguan ke zona industri minyak Fujairah (FOIZ) dan juga regulator, FEED.com.

Jaringan Blockchain Membantu Mengurangi Kesalahan Validasi Data Secara Manual yang Biasanya Dilakukan Oleh Operator

Bahkan menurut pihak S&P Global Platts, penerapan jaringan Blockchain pada bidang energi seperti minyak akan membuat proses pendataan dan pengiriman data persediaan minyak mingguan menjadi lebih cepat dan aman.

Bukan hanya itu saja, penerapan jaringan Blockchain ini juga akan mengurangi kesalahan data yang sering terjadi pada regulator FEED.com dikarenakan sebelumnya masih menggunakan cara konvensional atau manual dalam hal validasi data.

Tentu dengan adanya sistem jaringan Blockchain ini kesalahan-kesalahan dalam validasi data, perhitungan, dll bisa diminimalisir sekecil mungkin dikarenakan sudah dibantu dengan teknologi Blockchain yang memungkinkan menghasilkan kualitas data yang lebih baik ketimbang menggunakan cara manual.

Peluncuran proyek jaringan Blockchain yang diluncurkan oleh S&P Global Platts yang berkolaborasi dengan Fujairah merupakan proyek Blockchain komersial pertama yang diterapkan pada bidang energi khususnya perminyakan.

Tentu saja proyek jaringan Blockchain ini barulah awal dari penetrasi penggunaan teknologi Blockchain pada bidang energi dan tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada pengembangan lebih lanjut untuk sektor-sektor energi lainnya.

Sebagai pasar yang terbilang potensial, banyak para pelaku industri minyak kelas kakap, sebut saja Shell, BP, dll yang mulai membentuk konsorsium pada November 2017 dan  mengembangkan platform berbasis Blockchain yang nantinya direncanakan akan digunakan untuk perdagangan komoditas energi dan juga untuk menstabilkan harga minyak di pasaran pada akhir tahun 2018 nanti.

Source: cointelegraph.com

Written by: Febrian Surya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...

Jelang Akhir Tahun, Modalku Catat Pertumbuhan Positif Fasilitas Finansial Bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Modalku mencatatkan pertumbuhan positif dari berbagai fasilitas finansial karyawan antara lain fasilitas Modal Karyawan dan Modal Kasbon. Dalam menyediakan fasilitas finansial bagi...

Berita Kripto Hari Ini: Mantan CEO FTX Siap-siap Dipenjara?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini terkait sosok mantan CEO pertukaran kripto yang bangkrut, yaitu FTX, Sam Bankman-Fried. Menjadi salah satu sosok berpengaruh di...
LANGUAGE