33 C
Jakarta
Rabu, 24 Juli, 2024

Raih Total Pendanaan Seri-A US$65 Juta, Startup Aruna Bidik Pasar Global

JAKARTA, duniafintech.comStartup perikanan dan kelautan Aruna mengumumkan pendanaan lanjutan Seri A senilai US$30 juta yang dipimpin oleh Vertex Ventures Southeast Asia & India. Dengan demikian, total pendanaan Seri A yang berhasil dikumpulkan menjadi US$65 juta atau sekitar Rp1 triliun.

Putaran ini juga didukung partisipasi dari investor lama yaitu, Prosus Ventures, AC Ventures, East Ventures (Growth Fund), Indogen Capital, SMDV dan SIG Venture Capital.  

CEO Aruna Farid Naufal Aslam mengatakan, dana ini akan digunakan untuk memperluas jangkauannya ke wilayah berbagai wilayah di Indonesia sembari memperbesar pangsa pasarnya di tingkat global.

Pendanaan juga akan digunakan untuk berinvestasi dan meningkatkan perekrutan untuk mendukung tujuannya membangun infrastruktur teknologi end to end dan praktik perikanan berkelanjutan.

“Putaran pendanaan lanjutan menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi Indonesia sebagai negara maritim terbesar dan memvalidasi Aruna sebagai startup terkemuka di sektor ini,” katanya dalam keterangannya Kamis (27/1).

Dia pun menuturkan, Aruna tetap berkomitmen untuk terus membangun dampak yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat pesisir. Ini sejalan dengan fokus pemerintah untuk memperkuat ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dengan mempercepat adopsi teknologi di seluruh negeri. 

“Kami memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi maritim dunia dan kami berharap dapat mencapainya dengan merevolusi rantai industri kelautan dan perikanan, mendorong inklusi keuangan, dan mempromosikan praktik industri perikanan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Didirikan pada tahun 2016, Aruna bertindak sebagai agregator rantai pasokan satu atap dan ujung ke ujung yang menyederhanakan proses bagi nelayan Indonesia untuk mengakses jaringan global.  

Perusahaan telah menorehkan kesuksesan luar biasa selama lima tahun terakhir, di mana mampu tumbuh hingga 400 kali dari 2017 hingga 2021, dan permintaan pasokan yang ada dari platform Aruna melampaui pasokan saat ini lebih dari lima kali lipat.

Pendanaan lanjutan yang cukup besar ini menandakan kepercayaan investor terhadap potensi pertumbuhan perusahaan dan fundamental bisnis yang kuat di tengah pandemi.  

Menanggapi hal itu, Managing Partner Vertex Ventures Southeast Asia & India Chua Joo Hock mengatakan, pihaknya bangga dapat mendukung Aruna, yang mengubah kehidupan banyak nelayan dan pembudidaya ikan di Indonesia serta kawasan ini. 

Menurutnya, Aruna telah berkembang sangat baik selama setahun terakhir dan pihaknya senang dapat bermitra dengan Aruna dalam perjalanan yang berarti ini.  

“Kami tidak hanya mendorong dampak positif di kalangan nelayan, tetapi juga memenuhi permintaan global yang terus meningkat akan produk perikanan berkelanjutan,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Utari Octavianty selaku Chief Sustainability Officer Aruna. Dia bilang, pihaknya memiliki misi untuk menjadikan laut sebagai mata pencaharian yang lebih baik untuk semua dengan mempromosikan kampanye Sea For All. 

“Kami akan berinvestasi dalam membangun infrastruktur untuk mendukung praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan karena kami percaya bahwa profitabilitas harus dicapai dengan menyeimbangkan kebutuhan manusia dan planet ini,” tuturnya.

Adapun, pada tahun 2021, Aruna mengembangkan 100 komunitas nelayan dengan lebih dari 26.000 nelayan terdaftar. Perusahaan juga menciptakan 5.000 kesempatan kerja di daerah pedesaan Indonesia untuk mendukung operasi mereka, dan mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa.  

Tahun lalu, Aruna menjual 44 juta kilogram seafood ke lebih dari 8 negara. Saat ini, perusahaan beroperasi di 27 provinsi di Indonesia, mewakili 70% dari luasan negara.

 

 

Penulis: Nanda Aria

Editor: Anju Mahendra

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU