28.1 C
Jakarta
Selasa, 30 November, 2021

Startup Blockchain Asuransi B3i Meningkatkan $ 16 Juta

duniafintech.com – Startup blockchain asuransi yang berbasis di Zurich B3i Service AG telah meningkatkan modalnya sebesar $ 16 juta pada bulan Februari, menurut pengajuan yang baru-baru ini diterbitkan dari register komersial Swiss.

Startup blockchain asuransi B3i Service AG dibentuk oleh “Blockchain Insurance Industry Initiative” B3i pada tahun 2018 dan dijalankan oleh beberapa perusahaan asuransi internasional termasuk Munich Re dan Swiss Re. Perusahaan ini telah mengumpulkan sekitar $ 16 juta, setelah memaksimalkan modalnya menjadi 22.475.945 franc Swiss ($ 22.6 juta).

Baca juga

Perkembangan  Startup Blockchain Asuransi B3i

Menurut pengajuan, perusahaan mengumpulkan 8,27 juta franc Swiss ($ 8,34 juta) dalam bentuk uang tunai, sedangkan bagian sisanya dari jumlah tersebut, 7,9 juta franc Swiss ($ 7,9 juta) datang sebagai utang konversi.

Konsorsium konon bermaksud untuk mengembangkan platform perdagangan blockchain untuk rantai nilai tambah dari seluruh industri asuransi, di mana B3i Services AG diatur untuk mengimplementasikan hasil dalam sistem perdagangan berbasis blok.

Ruang blockchain telah menjadi teknologi utama dalam pembentukan konsorsium terkait asuransi lainnya. Pada bulan Januari, raksasa asuransi kesehatan yang berbasis di Amerika Serikat, Aetna, bermitra dengan IBM untuk menciptakan jaringan blockchain yang disesuaikan dengan industri perawatan kesehatan.

Proyek ini diatur untuk merampingkan pemrosesan dan pembayaran klaim asuransi, serta mengelola direktori. Anggota selanjutnya dari sektor kesehatan dan teknologi dilaporkan diperkirakan akan bergabung dengan proyek dalam beberapa bulan mendatang, menurut pernyataan itu.

Sebelumnya, perusahaan perangkat lunak perusahaan berfokus pada teknologi database terdistribusi, R3, dimana memperluas mandatnya untuk memasukkan perusahaan asuransi. Desember lalu, 26 perusahaan keuangan, perusahaan asuransi Prancis dan lima bank besar menyelesaikan tes Know Your Customer (KYC) berdasarkan platform blockchain R3 Corda.

Pada pertengahan Desember 2018, Dewan Federal Swiss membuat laporan tentang kerangka hukum untuk blockchain di sektor keuangan, yang menyatakan bahwa hukum keuangan yang ada di negara tersebut cocok untuk industri blockchain, tetapi membutuhkan beberapa penyesuaian khusus. Otoritas menganjurkan kejelasan hukum yang lebih baik bagi pemegang hak di jaringan blockchain dan memastikan bahwa platform perdagangan terdesentralisasi tunduk pada Undang-Undang Anti Pencucian Uang (AML) negara.

-Kamlet Rosse-

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pengertian e-Polis Asuransi dan Contohnya

JAKARTA, duniafintech.com - E-polis asuransi adalah versi digital atau elektronik (polis digital) dari polis asuransi, termasuk asuransi kesehatan, yang kini mulai diterapkan oleh sejumlah...

Jadi Trending Twitter, Apa Itu Binance Coin (BNB)?

JAKARTA, duniafintech.com - Binance Coin (BNB) sedang trending di Twitter pada hari ini, Selasa (30/11), dan masih cukup hype sampai sekarang. Popularitas aset crypto...

Manfaat Asuransi Proyek hingga Daftar Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com - Asuransi proyek adalah proteksi yang diberikan terhadap sektor proyek konstruksi yang diketahui punya risiko tinggi. Polis pertanggungan ini bakal memberikan perlindungan...

Cara Ikut Lelang Mobil Asuransi, Siapkan Persyaratan Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Lelang mobil asuransi adalah salah satu cara saat mengatasi ganti rugi. Sebagaimana jamak diketahui, di antara risiko yang dijamin dalam asuransi...

Varian Covid-19 Omicron Gagal Menjegal Bitcoin Cs

JAKARTA, duniafintech.com – Pada hari ini, Selasa (30/11) pagi waktu Indonesia, mayoritas harga kripto berkapitalisasi pasar besar (big cap) kembali diperdagangkan di zona positif. Hal...
LANGUAGE