32.9 C
Jakarta
Kamis, 21 Oktober, 2021

5 Startup Fintech Vietnam Diprediksi Terpopuler 2019

duniafintech.com – Industri startup fintech Vietnam saat ini berkembang pesat, didukung oleh lembaga keuangan, startup, dan pemerintah yang bekerja untuk mengembangkan lingkungan yang menguntungkan bagi keuangan digital dan inovasi fintech, meski pada 2017 sekitar 70 perusahaan fintech hanya mengumpulkan US $ 3 juta.

Ekosistem startup fintech Vietnam pada saat itu terbilang relatif kecil dan masih dalam tahap awal jika dibandingkan dengan pasar ASEAN lainnya seperti Singapura atau Indonesia.

Sejumlah perusahaan fintech berusaha untuk menempatkan Vietnam di peta fintech global. 5 perusahaan startup fintech Vietnam berikut menujukkan pertumbuhan yang signifikan tahun ini dan diprediksi akan berkembang pesat pada tahun 2019:

1. MoMo

Fintech yang didanai Top Vietnam MomoMoMo adalah aplikasi pembayaran e-wallet dan seluler yang dikembangkan oleh perusahaan Vietnam M_Service. MoMo memungkinkan pengguna membayar online, melakukan transfer peer-to-peer, membeli kredit game, top-up, serta membayar tagihan utilitas. MoMo saat ini mendukung pembayaran ke hampir 100 penyedia layanan dan bisnis online dan terintegrasi dengan 24 bank domestik, serta jaringan pembayaran internasional termasuk Visa, MasterCard dan JCB. Pada Oktober 2018 lalu, layanan ini memiliki hampir 10 juta pengguna di iOS dan Android. MoMo dinobatkan sebagai salah satu dari Inovasi Global Fintech 100 memimpin 2018 oleh H2 Ventures dan KPMG.

2. Moca

Didirikan pada tahun 2013, Moca menyediakan aplikasi pembayaran mobile gratis untuk konsumen Vietnam. Perusahaan ini diberikan lisensi untuk layanan pembayaran oleh Bank Negara Vietnam (SBV) pada tahun 2016 dan memiliki jaringan 11 bank lokal sebagai mitra. Pada bulan September 2018, Moca menandatangani kemitraan dengan Grab untuk meluncurkan GrabPay oleh Moca, dompet seluler yang terintegrasi ke dalam aplikasi Grab di Vietnam. Kesepakatan itu berupaya memanfaatkan kekuatan kedua perusahaan: Grab memilih Moca untuk pengetahuan lokal mereka dan akses ke lisensi, sementara Moca akan mendapatkan daya tarik melalui integrasinya dengan Grab. Grab adalah investor di Moca.

3. Finhay

Finhay adalah platform investasi mikro yang ditargetkan untuk generasi millennial. Platform ini memungkinkan pelanggan untuk mulai berinvestasi dengan VND 50.000, atau sedikit lebih dari US $ 2, dalam reksa dana di Vietnam. Setelah terdaftar, pengguna baru menyelesaikan survei singkat yang menanyakan usia, karier, tujuan investasi, dll., Sehingga Finhay dapat memberikan portofolio investasi yang disarankan dan penilaian risiko terkait. Robo-advisor saat ini memiliki sekitar 3.000 pengguna reguler dengan total komitmen modal sebesar VND 3,7 miliar (US $ 158.000), dan didukung oleh H2 Ventures yang berbasis di Australia.

4. Tima

Didirikan pada 2015, Tima adalah pasar keuangan konsumen dan platform pinjaman peer-to-peer (P2P). Perusahaan mengklaim saat ini memiliki lebih dari 23.000 pemberi pinjaman dan 2,1 juta peminjam di platform, dan telah menjalin kemitraan dengan unit asuransi Vietinbank, Vietinbank Insurance Corporation. Tima mengklaim telah mengumpulkan putaran pendanaan Seri B sebesar US $ 3 juta pada bulan Oktober dengan nilai mendekati US $ 20 juta. Perusahaan mengatakan akan menggunakan suntikan modal untuk mendukung ekspansi ke 63 kota di Vietnam serta untuk berinvestasi lebih banyak dalam pengembangan teknologi dan akuisisi bakat.

5. OnOnPay

Didirikan pada 2015, OnOnPay menawarkan platform web dan aplikasi seluler yang memungkinkan pengguna untuk mengisi ulang ponsel prabayar mereka dan memenangkan hadiah seperti kredit dan kupon tambahan, serta mengajukan pinjaman. Solusi ini ditargetkan untuk populasi Vietnam yang belum memiliki rekening bank. OnOnPay bergantung pada jaringan bisnis bata-dan-mortir bermitra yang bertindak sebagai “cabang.” Ketika konsumen perlu menambah akun pembayaran mobile mereka, mereka memberi pemilik toko jumlah yang sama secara tunai. Ononpay memiliki sekitar 3.000 poin transaksi tersebut. Pada bulan Oktober, perusahaan baru ini memulai investasi yang tidak diungkapkan oleh dana Silicon Valley, Fenox Venture Capital pada bulan Oktober.

-Kamlet Rosse-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Bitcoin Pecah Rekor Sepanjang Masa, Analis Berharap Lewati US$100.000

Reli terbaru Bitcoin ke harga tertinggi sepanjang masa di atas US$66.000 sudah memunculkan gelombang prediksi bullish baru, dengan harga cryptocurrency sudah lebih dari dua...

Komite Senat Australia Buat 12 Rekomendasi untuk Regulasi Crypto

Komite Terpilih Senat Australia sudah menyerahkan laporan terakhirnya tentang tinjauan selama setahun terhadap pendekatan negara ini terhadap peraturan kripto dan blockchain. Seperti dikutip dari...

Bitcoin Lewati Rp932 Juta Setelah Peluncuran ETF di NYSE

Harga Bitcoin (BTC) terus naik. Harga Bitcoin sempat dijual Rp932 juta di marketplace Indodax, Kamis (21 Oktober 2021) dini hari. Hal ini terjadi semenjak...

Keuntungan dan Daftar Produk Asuransi Rawat Inap Terbaik di Indonesia

Produk asuransi kesehatan dengan manfaat asuransi rawat inap sangat berperan untuk membebaskan dari kekhawatiran dan kegelisahan terkait kondisi keuangan yang terganggu akibat tidak adanya...

Kasus Pinjaman Online: Contoh dan Cara Melaporkan

Belakangan ini marak terjadi kasus pinjaman online, mulai dari penipuan yang mengatasnamakan pinjaman online terpercaya, pinjaman online ilegal, kasus pinjaman online tidak dibayar, hingga...
LANGUAGE