25 C
Jakarta
Jumat, 7 Oktober, 2022

Tarif Damri Menyusul Naik Setelah Kenaikan Harga BBM

Jakarta, duniafintech.com – Tarif tiket Damri Jakarta – Surabaya mengalami kenaikan setelah naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) belum lama ini.

Tarif Damri Jakarta – Surabaya terbaru kini lebih mahal dari sebelumnya. Kenaikan harga tiket bus Damri Surabaya – Jakarta ini berlaku di semua kelas.

Layanan Damri Jakarta – Surabaya memiliki dua jenis kelas, yaitu Eksekutif dan Royal. Seperti sebelumnya, Damri Royal Class Jakarta – Surabaya mematok tarif lebih tinggi ketimbang eksekutif.

Baca juga: Harga BBM Naik, Kinerja Penjualan Eceran Tetap Tumbuh 5,4 Persen

DAMRI menaikkan harga tiket layanan Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) rute Jakarta-Surabaya sebesar Rp55.000-70.000. Kebijakan itu diambil menyusul kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah berlaku sejak 3 September 2022.
Corporate Secretary DAMRI Akhmad Zulfikri mengatakan adanya penyesuaian tarif baru tidak akan mengurangi pelayanan dari segi fasilitas maupun operasional. Pihaknya memastikan layanannya akan selalu beroperasi secara optimal.

“Untuk tarif, terdapat penyesuaian pasca naiknya BBM serta biaya operasional bus. Dari segi fasilitas, DAMRI berupaya untuk selalu menjaga kenyamanan dan keamanan saat perjalanan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di setiap armada maupun terminal,” kata Fikri.

Baca jugaMeski Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Belum Bisa Turunkan Harga BBM

DAMRI rute Jakarta-Surabaya memiliki dua jenis kelas layanan yaitu Eksekutif dan Royal. Berikut besaran tarif sebelum dan setelah mengalami kenaikan:

1. Kelas Eksekutif sebelumnya Rp285.000, menjadi Rp340.000 setelah penyesuaian

2. Kelas Royal sebelumnya Rp350.000, menjadi Rp420.000 setelah penyesuaian

Jadwal dan Titik Keberangkatan

1. Jakarta-Surabaya (Via Pool DAMRI Kemayoran pukul 14.00, 17.00, dan 19.00 WIB)

2. Jakarta-Surabaya (Via Pool DAMRI Pulogebang pukul 15.00, 17.00, 18.00, 19.00, dan 20.00 WIB)

Fikri menjelaskan rute Jakarta-Surabaya menjadi salah satu tujuan favorit bagi pelanggan. Hal ini dibuktikan dengan adanya jumlah penumpang DAMRI periode Januari-Agustus 2022 mencapai lebih dari 50 ribu penumpang dengan dominasi tujuan untuk keperluan bisnis dan pariwisata.

“Kami berharap pelanggan yang hendak melakukan perjalanan Jakarta-Surabaya dapat menikmati layanan DAMRI secara aman, nyaman, dan selamat karena kami selaku operator memastikan pelayanan yang diberikan selalu prima dan tetap memberlakukan protokol kesehatan di dalam bus maupun di terminal,” tutup Fikri.

Baca jugaPremi Asuransi Mobil Sinarmas & Cara Klaimnya Terlengkap

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ancaman Resesi Ekonomi Global 2023, Tetap Yakin Ingin Cicil Rumah?

JAKARTA, duniafintech.com - Ekonomi global diprediksi akan menghadapi resesi ekonomi global. Hal itu terlihat dari beberapa kebijakan bank-bank sentral di berbagai negara dengan mengeluarkan...

Pinjol Cepat Cair 2022 Limit Besar Resmi, Ini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana cepat. Saat ini, pinjol yang berizin Otoritas...

Berita Kripto Hari Ini: Apa Kabar Bursa Kripto Indonesia?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini akan mengulas soal perkembangan bursa kripto Indonesia yang masih belum diluncurkan. Adapun sebelumnya, bursa kripto pun sempat molor—sebagai...

Berita Bitcoin Hari Ini: Sempat Menguat, Bitcoin Melemah!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas soal harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya dengan pergerakan yang beragam. Pada perdagangan pagi ini, mayoritas...

Kerangka Kerja Inklusi Keuangan Fokus Digitalisasi dalam Presidensi G20 Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Presidensi G20 Indonesia menyusun Kerangka Kerja Inklusi Keuangan sebagai panduan bagi setiap negara untuk mendorong digitalisasi guna menciptakan ekonomi yang inklusif...
LANGUAGE