29.6 C
Jakarta
Selasa, 16 April, 2024

Ternyata, Yusuf Mansur Sedang di Yaman saat Rumahnya Digeruduk Massa Korban Kasus Investasi

JAKARTA, duniafintech.com – Yusuf Mansur diketahui sedang tidak berada di rumahnya saat para massa korban dugaan kasus investasi menggeruduk kediaman sang dai pada Senin (20/6) lalu. Menurut pengakuan salah seorang jemaah, Yusuf Mansur sedang di luar negeri.

“Beliau berangkat tanggal 10 Juni,” kata salah seorang jemaah bernama Dwi Ma’mun, dikutip dari detikcom, Rabu (22/6).

“Beliau belajar di Dar-al Musthafa, Yaman,” imbuhnya.

Ia menerangkan, kegiatan Yusuf Mansur ini telah diagendakan sejak jauh hari. Yusuf Mansur disebut akan pulang paling lambat pada akhir Juni nanti.

Baca juga: Ustadz Yusuf Mansur Digugat Investor Hongkong: Mana Bagi Hasilnya?!

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan orang yang datang ke rumah Yusuf Mansur itu mengaku sebagai investor batu bara yang melibatkan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur.

Puluhan orang ini menggeruduk kediaman Yusuf Mansur dengan difasilitasi oleh Yayasan Pelita Lima Pilar. Menurut Sekretaris Pelita Lima Pilar, Herry Joesoef, investasi tersebut dilakukan pada sekitar akhir tahun 2009 dan terkumpul hingga Rp46 miliar. Akan tetapi, investasi ini tidak diakui oleh Yusuf Mansur.

“Kan tidak semua orang yang punya kaitan dengan Yusuf Mansur secara fisik berani menghadapinya. Premannya aja banyak tadi di sana. Tuntutan, pasti yang enggak selesai-selesai itu, yang dia (Yusuf Mansur) bohong terus. Misalnya batu bara, yang melibatkan jamaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur, itu 250 orang,” kata Herry Joesoef, Senin (20/6) lalu.

“Padahal, dia menjadi Komisaris Utama PT Padi Partner Perkasa, PT di mana tambang batu bara itu bernaung. Ternyata kan produknya nggak ada. Itu sudah 12 tahun sejak investasi,” paparnya.

Sementara itu, Ketua RW di lingkungan rumah Yusuf Mansur di Kampung Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang, Munir (50), menyebut bahwa massa yang datang kemarin bukan warganya.

Kata dia, massa berjumlah sekitar 20 orang tersebut datang pada sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian itu pun baru pertama kali terjadi di rumah Yusuf Mansur.

“Saya sih kurang tahu juga ya masalah apa urusan apa mereka. Bukan (warga sini). Saya juga tidak tahu warga mana. Tidak ada warga sini. Enggak izin, datang saja tanpa izin sama saya,” jelas Munir.

Namun, imbuhnya, aksi puluhan orang korban itu juga tidak sampai mengganggu aktivitas warganya. Diterangkannya, Yusuf Mansur sedang tidak ada di rumahnya, tetapi ia sendiri tidak mengetahui di mana sang ustaz kini berada.

“Dia kan berangkat subuh, pulang malam, jadi saya juga jarang lihat beliau. Kadang-kadang dia hari Jumat suka salat ketemu dia. Begitu saja ketemunya,” tuturnya.

“Udah lama sih. Bisa dihitung sebulan paling sekali ketemu, sebulan dah. Paling juga ketemu pulang naik mobil nyapa saya. Baik dia orangnya. Kalau di sini, dia tidak ada masalah,” tandasnya.

Baca juga: Digeruduk Puluhan Korban Penipuan Investasi, Yusuf Mansur Diduga sudah Kabur

Puluhan orang ini menggeruduk kediaman Yusuf Mansur dengan difasilitasi oleh Yayasan Pelita Lima Pilar. Menurut Sekretaris Pelita Lima Pilar, Herry Joesoef, investasi tersebut dilakukan pada sekitar akhir tahun 2009 dan terkumpul hingga Rp46 miliar. Akan tetapi, investasi ini tidak diakui oleh Yusuf Mansur.

“Kan tidak semua orang yang punya kaitan dengan Yusuf Mansur secara fisik berani menghadapinya. Premannya aja banyak tadi di sana. Tuntutan, pasti yang enggak selesai-selesai itu, yang dia (Yusuf Mansur) bohong terus. Misalnya batu bara, yang melibatkan jamaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur, itu 250 orang,” kata Herry Joesoef, Senin
(20/6) lalu.

“Padahal, dia menjadi Komisaris Utama PT Padi Partner Perkasa, PT di mana tambang batu bara itu bernaung. Ternyata kan produknya nggak ada. Itu sudah 12 tahun sejak investasi,” paparnya.

Baca juga: Bukan 1 Triliun! Yusuf Mansur Ngaku Butuh Rp200 T untuk PayTren, Ini Alasannya

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Editor: Rahmat Fitranto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE