26 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember, 2021

Tidak Punya Modal tapi Ingin Memulai Bisnis? Simak Tips Berikut

duniafintech.com – Memiliki bisnis sukses adalah impian setiap orang. Namun, tidak semua orang memiliki akses modal usaha yang mudah. Modal usaha adalah kunci pengembangan usaha kecil atau menengah untuk setiap orang yang ingin memulai bisnis. Tanpa modal, bisa dipastikan usaha akan sulit tumbuh, meskipun modal bukan satu-satunya kunci kesuksesan usaha. Mayoritas milenial yang ingin memulai bisnisnya kesulitan mendapatkan pinjaman modal dari bank. Persyaratan yang sulit dan jaminan yang besarpun menjadi kendala utama dalam mengajukan pinjaman.

Kini dengan hanya bermodalkan smartphone atau laptop, Anda dapat menemukan daftar pinjaman modal usaha dari berbagai fintech dan lembaga keuangan lainnya untuk memulai bisnis anda. Selain itu, kredit tinggi, jangka waktu pembayaran yang relatif fleksibel, dan suku bunga rendah dapat membawa bisnis Anda ke tahap sukses berikutnya. Ada berbagai jenis modal usaha yang dapat diajukan para milenial.

Baca Juga:

Salah satu pemberi pinjaman online modal usaha adalah Koinworks, Modalku, atau Kredit Pintar. Pengajuan pinjaman yang cepat dan mudah di P2P Lending adalah solusi untuk mendapatkan modal usaha selain dari bank. Sebagai penyedia pinjaman, perusahaan tersebut juga sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK sehingga akan mematuhi regulasi yang ada. Ada berbagai macam tenor dan metode pengembalian yang bisa dipilih peminjam modal, sehingga generasi milenial bisa memilih sendiri risiko yang akan ditanggungnya.

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dibedakan dengan mengacu besaran kekayaan bersihnya dari mulai paling banyak Rp50 juta untuk Usaha Mikro, kemudian Rp50 juta sampai Rp500 juta untuk Usaha Kecil, dan Rp500 juta sampai Rp10 miliar untuk Usaha Menengah.

Selain itu, untuk mendapatkan modal usaha memulai bisnis, investasi di P2P Lending bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Dengan berinvestasi di P2P Lending, generasi milenial bisa mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun atau lebih sesuai dengan ketentuan dari masing-masing perusahaan penyedia P2P Lending. Tidak perlu khawatir memerlukan uang yang banyak, investasi di peer to peer lending bisa dilakukan dengan modal yang kecil.

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Polis, Premi, dan Cara Klaim Asuransi Mobil Adira

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi mobil Adira adalah proteksi kendaraan yang ditawarkan melalui produk bernama Adira Autocillin. Adapun produk ini termasuk ke dalam salah satu...

Rekomendasi Produk Asuransi Motor Honda Terbaik 2021

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi Motor Honda adalah hal yang penting untuk diketahui, utamanya kalau Anda membeli motor merek Honda secara tunai. Namun, jika Anda...

Terkait Erupsi Gunung Semeru, Ini Pentingnya Asuransi Bencana di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnnya, asuransi bencana adalah program mitigasi atas potensi kerugian yang mungkin timbul disebabkan oleh adanya bencana alam, misalnya gempa bumi,...

Pembebasan Membayar Premi, Ini Manfaat dan Pentingnya Payor Asuransi

JAKARTA, duniafintech.com – Payor asuransi adalah salah satu istilah yang ada pada dunia perasuransian. Untuk memahaminya, Anda pun harus paham terlebih dahulu mengenai prinsip...

6 Tips Jitu untuk Raih Profit Konsisten di Forex Trading

JAKARTA, duniafintech.com – Tips profit konsisten di forex trading adalah hal penting yang perlu Anda ketahui sebagai trader sekalipun Anda adalah pemula di bidang...
LANGUAGE