28.4 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Mengenal Tipe-tipe Trader Saham di Pasar Modal

Isitilah investasi dan trading adalah dua terminologi yang dikenal dalam dunia saham. Adapun bagi mereka yang berinvestasi dijuluki investor, sementara yang suka trading disebut sebagai tipe trader saham. 

Trading artinya adalah jual beli sehinga dipastikan bahwa seorang trader lebih suka mengambil keuntungan (profit taking) dalam jangka waktu pendek melalui capital gain.

Boleh pula disebut bahwa aktivitas trading ini memang sangat berisiko. Pasalnya, saat saham yang mereka beli ternyata anjlok maka ia harus melakukan cut loss demi menyelamatkan modalnya.

Terkait soal trader, meski mereka semua adalah “para pengabdi cuan,” tetapi gaya trading mereka tentu berbeda-beda. Trader saham adalah seseorang yang melakukan jual beli saham dan menempatkan dananya dalam jangka pendek.

Ada 5 tipe trader dalam proses trading yang biasa dijumpai. Masing-masing tipe ini punya kelebihan dan kelemahan serta porsi risiko yang berbeda.

Di sisi lain, untuk menempatkan diri dalam gaya trader ini, Anda harus menyesuaikannya dengan kemampuan dan profil risiko yang dapat Anda tanggung.

Tujuannya adalah agar Anda dapat mendapatkan keuntungan yang maksimal, tetapi dengan risiko seminimal mungkin. Apalagi, saham adalah investasi high risk yang memerlukan trading plan yang matang.

Tipe-tipe Trader Saham

  1. The Flash

Superhero dari DC Comic ini barangkali sudah familiar Anda dengar. Flash sendiri memiliki keahlian berlari secepat kilat. Saking cepatnya, Anda bahkan sama sekali tidak bisa melihat penampakannya saat berlari sehingga tahu-tahu ia sudah sampai di tujuan. 

Adapun trader saham tipe Flash ini benar-benar melakukan transaksi dalam jangka waktu super singkat dan mungkin dalam waktu beberapa jam atau bahkan beberapa “menit” saja.

Untuk analisis yang digunakannya tentu saja analisa teknikal, tanpa fundamental. Mereka biasanya bakal melakukan analisis dari minute chart atau hourly chart. Di samping itu, sekuritas yang mereka gunakan, yakni sekuritas yang biaya transaksinya paling kecil.

Saat untung satu atau dua persen, mereka langsung menjual dan terima cuan. Adapun keuntungan jadi Flash di trading saham adalah saat harus cut loss, tentu saja nilainya tidak akan besar. Namun, aktivitas jadi Flash tentu membuat Anda tidak bisa santai sebab harus selalu menghadapi monitor.

  1. The Godfather

Sejalan dengan namanya, tipe trader ini adalah seorang yang luar biasa kaya dan punya banyak pasukan serta disegani orang. Adapun sumber kekayaan Godfather sendiri memang misterius. Intinya, publik hanya tahu bahwa dia punya “bisnis.”

Godfather juga memiliki banyak modal untuk membeli saham. Saa ia melakukan transaksi, harga saham itu juga dapat mengalami perubahan secara signifikan.

Kalau ia memutuskan untuk beli, harga saham bisa naik. Demikian sebaliknya, saat ia memutuskan untuk jual, besar kemungkinan harganya juga mengalami koreksi sehingga seolah-olah diobral.

Adapun trader saham yang satu ini pun tahu saham mana yang akan naik atau turun. Namun, saat ditanya sumbernya dari mana, trader ini akan merahasiakannya. 

  1. Hachiko

Trader saham yang satu ini boleh disebut mirip karakter anjing Hachiko yang setia dan sabar menunggu. Bagi Anda yang tidak tahu siapa itu Hachiko, Anda sebaiknya lekas membaca ceritanya di media.

Hachiko dalam kenyatannya adalah seekor anjing di Jepang yang selalu menunggu majikannya di luar stasiun setiap hari hingga pemiliknya, Professor Hidesaburō Ueno, pulang.

Namun, suatu hari, Professor Ueno meninggal dunia setelah menghadiri rapat di kampus. Meski begitu, setiap harinya Hachi masih mendatangi stasiun itu demi menunggu majikannya. Kisah ini berkahir menyedihkan karena anjing itu sama sekali tidak tahu bahwa  majikannya sudah wafat.

Dalalam hal ini, trader tipe Hachiko ini akan sabar menunggu dalam waktu sebulan jika keuntungan alias cuan dari saham yang dibelinya dinggap belum signifikan. Namun, saat saham itu valuasinya turun, trader yang satu ini juga tidak lantas cut loss.

  1. Pasukan beruang

Anda pasti mengenal logo banteng (bull) atau beruang (bear) dalam investasi saham. Bull sendiri diibaratkan sebagai simbol penguatan harga saham sebab banteng akan menyeruduk mulai dari nunduk hingga mendongak.

Di sisi lain, beruang merupakan simbol pelemahan harga saham sebab akan mengayunkan cakar dari atas ke bawah ketika harus bertarung. Dalam trading saham, pasukan beruang ini kerap disebut sebagai pasukan serok. 

Pasalnya, saat harga saham sedang melemah, tipe tarader saham ini justru senang sebab mereka dapat memborongnya dengan jumlah banyak. Lantas, saat harganya sudah normal, mereka akan melakukan aksi jual alias profit taking demi keuntungan yang berlimpah.

  1. The Sultan

Ini adalah tipe trader saham yang sebenarnya tidak boleh ditiru. Pasalnya, ia biasanya beli mahal, tetapi jual murah. Hal ini disebabkan oleh dua kemungkinan. Pertama, ia memang tidak sabaran dan masih belum cukup mental untuk main saham.

Kedua adalah lantaran kebanyakan uang. Adapun saat seseorang hanya ikut-ikutan membeli saham dengan iming-iminga bakal cepat kaya, tanpa riset pun hal itu akan dilakukan.

Setelah melihat portofolionya minus, ia langsung panik dan saham dijual semua. Yang kedua, bisa jadi saat sedang banyak uang sehingga ia pun beli saham pada hari yang kurang tepat dengan harga mahal.

Saat melihat adanya kerugian, trader ini akan main buang saja, padahal besok masih ada kemungkinan naik.

Demikianlah lima tipe trader saham di pasar modal berdasarkan gaya beli dan jualnya. Apakah ada tipe Anda?

Penulis : Kontributor

Edtiro : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...
LANGUAGE