27.2 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com – Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas memilih saham mana yang menguntungkan atau perusahaan yang menjanjikan kinerja positif.

Cara memilih saham yang potensial biasanya cukup sulit dilakukan terutama bagi investor pemula. Hasilnya, banyak yang enggan membuka rekening saham dan mulai berinvestasi. Ada banyak cara berinvestasi saham bagi pemula agar tetap mendulang keuntungan sebagai langkah awal dalam mewujudkan stabilitas finansial melalui investasi.

Chisty Maryani Financial Expert Ajaib Sekuritas menjelaskan sebelum melakukan investasi saham maka setiap investor sebaiknya membekali diri dengan pengetahuan dasar dalam berinvestasi di pasar modal. 

Baca juga: Lika Liku Tekanan Saham GoTo Setelah Masa Lock Up

“Seorang investor saham akan memperoleh keuntungan dengan dua cara berbeda yakni dividen dan capital gain,” kata Chisty.

Tahap pertama untuk melakukan investasi saham adalah memilih dan membuka rekening di sekuritas. Perusahaan sekuritas atau broker menjadi jembatan investor dan bursa efek di mana saham itu dibeli dan dijual. 

“Pilihlah perusahaan sekuritas yang telah mendapat izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” kata Chisty.

Perusahaan sekuritas saat ini menawarkan berbagai kemudahan dan kenyamanan untuk investor pasar modal. Ajaib Sekuritas melalui aplikasi Ajaib membuat investor dapat membuka rekening saham secara online dan bertransaksi tanpa kendala kapan dan di mana saja.

Melalui aplikasi Ajaib, kamu bisa memulai investasi saham dengan modal awal mulai dari Rp100 ribu dan memberikan berbagai riset dan informasi berbagai kondisi pasar terkini, sehingga sangat cocok bagi investor saham untuk pemula.

Selain itu, Ajaib Sekuritas juga telah terdaftar Otoritas Jasa Keuangan yang menjadi salah satu kunci keamanan yang membantu kamu menjamin dana yang kamu investasikan jangka panjang.

Setelah memiliki rekening di sekuritas, kamu sudah siap untuk melakukan investasi. Berikut ini adalah tips dari Financial Expert Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani, untuk kamu yang baru memulai investasi saham:

 

  1. Memilih Saham di Indeks Saham Terbaik

Setelah kamu memiliki rekening Efek, kini saatnya kamu memilih saham yang ingin kamu beli. Kamu bisa memilih berbagai jenis saham, namun kamu bisa memilih saham-saham yang masuk ke dalam Indeks saham terbaik seperti Indeks LQ-45, IDX-30, IDXG-30, IDXV-30 serta saham blue chip potensial lainnya.

Baca juga: Simulasi Saham Online Terbaik, Coba di 7 Platform Ini!

Merujuk pada data BEI, sejak awal tahun hingga minggu keempat November (25/11/2022), indeks LQ-45 kinerjanya naik 7,55%, IDX-30 terangkat 5,95%, IDXG-30 terbang 14,16%, sedangkan IDXV- 30 meroket 20,76%.

Bursa Efek Indonesia (BEI) senantiasa menghimpun dan melakukan update saham unggulan berdasarkan masing-masing kategori biasa nya setiap enam bulan sekali. Saham unggulan merupakan saham dengan kapitalisasi pasar besar serta memiliki fundamental yang baik dari sisi kinerja dibandingkan seluruh saham yang ada di BEI.

  1. Konsultasi Saham dan Portofolio dengan Ahlinya

Untuk membeli saham dan melakukan transaksi saham, pastikan kamu tidak berhenti untuk terus belajar dari ahli. Kamu bisa belajar dari buku ekonomi yang mengulas dunia pasar modal, berdiskusi dengan sang ahli di seminar, atau bertukar pengalaman dengan teman sesama investor.

Ajaib Sekuritas baru saja menghadirkan inovasi terbaru lewat Ajaib Prime, sebuah layanan prioritas investasi digital bagi generasi muda. Investor Ajaib Prime akan mendapatkan layanan eksklusif berupa dedicated Relationship Manager yang akan membantu investor dalam melakukan konsultasi saham dan portofolio saham.

  1. Lakukan Analisis Sebelum Membeli Saham

Untuk mendapatkan hasil optimal dalam investasi saham, pastikan setiap investor untuk melakukan analisis teknikal dan fundamental.

Analisis teknikal lebih banyak digunakan untuk investor yang aktif bertransaksi di pasar modal atau untuk investasi dalam jangka pendek, di mana analisa membutuhkan data historis pergerakan harga saham, volume perdagangan, dan indikator pasar sebagai bahan pertimbangan membeli dan menjual saham.

Sedangkan analisis fundamental akan memperhatikan kondisi ekonomi, industri secara keseluruhan, dan kondisi perusahaan. Teknik ini cenderung mempertimbangkan kinerja dan proyeksi perusahaan dalam memperkirakan harga saham.

“Investor saham yang memakai analisis fundamental cocok bagi yang ingin berinvestasi secara jangka panjang, ” kata Chisty.

Baca juga: Saham GOTO Masih Betah di Zona Merah, Laju IHSG Terdampak

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE