26.8 C
Jakarta
Jumat, 1 Maret, 2024

Tips Menjadi Sandwich Generation: Komunikasi Terbuka hingga Pendidikan

JAKARTA, duniafintech.com – Tips menjadi sandwich generation penting untuk diketahui, utamanya oleh generasi muda saat ini. “Generasi Sandwich” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan generasi orang dewasa yang merawat orang tua mereka yang lebih tua, sambil juga mendukung anak-anak mereka yang masih bergantung pada mereka. 

Dalam istilah ini, mereka berada di antara “dua irisan roti”, yaitu tanggung jawab merawat orang tua di satu sisi dan tanggung jawab merawat anak-anak di sisi lain. 

Situasi ini menjadi semakin umum dalam masyarakat modern karena beberapa faktor, termasuk peningkatan umur harapan hidup yang menyebabkan orang tua hidup lebih lama dan membutuhkan perawatan jangka panjang, serta perubahan dinamika keluarga seperti penundaan pernikahan dan peran perempuan di pasar kerja. 

Generasi ini seringkali menghadapi tekanan finansial, emosional, dan fisik karena harus memenuhi kebutuhan finansial, kesehatan, dan emosional dari dua generasi yang berbeda.

Nah, untuk mengetahui bagaimana tips menjadi generasi sandwich, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Generasi Sandwich: Ciri-ciri dan Cara Memutus Rantainya

ISFF 2023 INDODAX

Penyebab Terciptanya Sandwich Generation— Tips Menjadi Sandwich Generation 

Fenomena generasi sandwich, di mana seseorang harus merawat orang tua yang lebih tua dan mendukung anak-anak yang lebih muda secara finansial atau emosional, terjadi karena beberapa faktor kompleks dalam dinamika sosial dan ekonomi modern:

1. Peningkatan Umur Harapan Hidup

Orang Tua Hidup Lebih Lama: Kemajuan dalam bidang perawatan kesehatan dan kondisi sosial telah meningkatkan umur harapan hidup, yang berarti orang tua hidup lebih lama dan membutuhkan dukungan jangka panjang.

2. Pendidikan yang Lebih Lama dan Biaya Hidup yang Meningkat

  • Pendidikan Tinggi yang Lama: Anak-anak muda saat ini sering membutuhkan pendidikan tinggi dan pelatihan lebih lama sebelum mereka mandiri secara finansial.
  • Biaya Hidup yang Meningkat: Biaya hidup yang terus meningkat, termasuk biaya pendidikan, kesehatan, dan perumahan, membuat anak-anak membutuhkan dukungan finansial dari orang tua mereka bahkan setelah mereka mencapai usia dewasa.

3. Perubahan Dinamika Keluarga

  • Tren Pernikahan dan Perceraian: Perubahan tren pernikahan dan perceraian bisa berarti bahwa orang dewasa muda membutuhkan dukungan finansial dari orang tua mereka dalam situasi kehidupan yang kompleks.
  • Pertumbuhan Keluarga yang Lambat: Orang dewasa muda saat ini cenderung menunda memiliki anak, tetapi ketika mereka melakukannya, mereka mungkin memiliki jumlah anak yang lebih banyak, meningkatkan tekanan finansial pada orang tua mereka.
  1. Perubahan Peran Gender

Peran Perempuan di Pasar Kerja: Perubahan dalam peran perempuan di pasar kerja berarti bahwa lebih banyak perempuan sekarang memiliki karier dan kesibukan di luar rumah, tetapi mereka juga masih diharapkan untuk mengambil peran tradisional dalam merawat keluarga.

  1. Krisis Ekonomi dan Pengangguran

Pengangguran dan Tidak Pastinya Pekerjaan: Krisis ekonomi, pengangguran, dan ketidakpastian pekerjaan bisa membuat orang dewasa muda sulit untuk mandiri secara finansial dan memerlukan dukungan finansial dari orang tua mereka.

  1. Peningkatan Ketergantungan pada Teknologi

Meningkatnya Ketergantungan pada Orang Tua: Dengan kemajuan teknologi, orang tua mungkin memerlukan bantuan anak-anak mereka untuk mengatasi teknologi dan aplikasi yang diperlukan untuk berkomunikasi, membeli barang, atau mendapatkan layanan medis.

Tips Menjadi Sandwich Generation 

Menjadi bagian dari generasi sandwich, yaitu generasi yang harus merawat orang tua dan anak-anak sekaligus, bisa menjadi tantangan besar. Ini bisa mengharuskan Anda untuk mengatasi tekanan finansial, waktu, dan emosional. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda mengelola peran ini dengan lebih efektif:

  1. Komunikasi Terbuka

Dengarkan Keluhan dan Kebutuhan: Berbicaralah secara terbuka dengan orang tua dan anak-anak Anda. Dengarkan keluhan dan kebutuhan mereka untuk memahami cara terbaik membantu mereka.

  1. Buat Rencana Keuangan
  • Rencanakan Anggaran: Buat anggaran yang mempertimbangkan kebutuhan finansial orang tua, anak-anak, dan Anda sendiri. Pertimbangkan tabungan untuk pendidikan anak-anak, biaya perawatan orang tua, dan tabungan pensiun Anda.
  • Konsultasikan dengan Penasihat Keuangan: Jika memungkinkan, dapatkan nasihat dari penasihat keuangan untuk mengelola keuangan Anda dengan lebih baik.

Baca juga: Cara Mengumpulkan Modal Usaha Kafe Kopi, Pasti Laku!

Tips Menjadi Sandwich Generation

  1. Prioritaskan Kesehatan Mental dan Fisik
  • Temukan Dukungan Emosional: Cari dukungan dari teman, keluarga, atau kelompok dukungan yang memahami situasi Anda.
  • Jaga Kesehatan Anda: Prioritaskan tidur cukup, olahraga, dan waktu luang untuk menjaga kesehatan mental dan fisik Anda.
  1. Delegasikan Tugas

Beri Tugas pada Anggota Keluarga: Bagi tugas-tugas dengan anggota keluarga yang lain, termasuk orang tua dan anak-anak yang cukup dewasa untuk membantu.

  1. Manfaatkan Teknologi
  • Gunakan Aplikasi Keuangan: Manfaatkan aplikasi keuangan untuk melacak anggaran dan pengeluaran keluarga dengan lebih mudah.
  • Komunikasi Jarak Jauh: Gunakan aplikasi panggilan video dan pesan instan untuk tetap terhubung dengan anggota keluarga yang mungkin tidak tinggal bersama Anda.
  1. Pertimbangkan Bantuan Profesional
  • Pertimbangkan Layanan Perawatan: Jika memungkinkan, pertimbangkan menggunakan layanan perawatan atau bantuan rumah tangga untuk membantu dalam merawat orang tua atau anak-anak Anda.
  • Dapatkan Bantuan Konseling: Bicarakan dengan konselor atau terapis untuk mendapatkan panduan tentang cara mengelola tekanan dan stres yang mungkin Anda alami.
  1. Jaga Keseimbangan
  • Pentingnya Waktu Pribadi: Temukan waktu untuk diri sendiri. Jangan lupakan kebutuhan dan keinginan pribadi Anda dalam proses merawat orang tua dan anak-anak.
  • Atur Batasan: Tentukan batasan-batasan yang realistis mengenai sejauh mana Anda dapat membantu. Jangan ragu untuk mengatakan tidak jika Anda merasa terlalu ditekan.
  1. Pendidikan dan Informasi
  • Pendidikan untuk Semua Anggota Keluarga: Berbicaralah tentang tanggung jawab dan ekspektasi dengan semua anggota keluarga. Ajari anak-anak Anda tentang pentingnya merawat orang tua saat mereka tumbuh dewasa.
  • Pelajari tentang Dukungan yang Tersedia: Cari tahu tentang program dukungan dan bantuan keuangan yang mungkin tersedia untuk Anda dari pemerintah atau lembaga nirlaba.

Baca juga: Tips Kelola Keuangan yang Sehat dan Seimbang, Wajib Tahu Nih!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE